Tampilkan postingan dengan label Madina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madina. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juli 2015

Objek Wisata Pulau Karo di Kabupaten Madina

uasana Pulau Karo menjelang matahari terbenam, Minggu (19/7). Hamparan pasir putih dengan karang-karang kecil di sepanjang pantai menjadi daya tarik pulau ini bagi wisatawan.

INFO TABAGSEL.com-
Daerah pesisir Pantai Barat, Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terkenal menyimpan potensi wisata bahari.

Selain pemandangan hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantainya, daerah ini juga memiliki gugusan pulau-pulau nan indah. Salah satu tempat berwisata pulau yang akhir-akhir ini mulai digandrungi masyarakat adalah gugus Pulau Karo yang terletak di Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal. Jaraknya sekitar 30 kilometer (km) dari pusat ibu kota Kecamatan Natal.

Gugus pulau-pulau kecil ini terdiri dari beberapa pulau dengan lingkaran bebatuan karang, ditumbuhi kelapa, dan pohon-pohon rindang nan asri. Pengunjung juga dapat menikmati hamparan pasir putih dengan karang-karang kecil memenuhi bibir pantai. Uniknya, pulau-pulau ini mudah dijangkau karena terletak hanya 300 meter dari jalan raya lintas Pantai Barat Natal.

Selain menggunakan perahu nelayan untuk berkeliling pulau, pada saat pasang surut, pengunjung bisa berjalan kaki menuju pulau-pulau itu. Salah seorang warga, Syariful Ahmad, 32, yang ditemui KORAN SINDO MEDAN, Minggu (19/7), di lokasi mengatakan, daerah tersebut dikatakan Pulau Karo karena dulu di pulaupulau itu banyak terdapat kera yang dalam bahasa daerah setempat disebut Karo.

Syariful menjelaskan, daerah Pulau Karo memiliki banyak gugusan pulau di antaranya yang mudah dijangkau, yakni Pulau Gadang (besar), Pulau Ingawan, Pulau Ketek (kecil), Pulau Kadewi, dan Pulau Buayo (Buaya). “Daerah ini mulai banyak dikunjungi karena memang keindahan pasir putih dan pulau-pulaunya. Saat ini warga berupaya menambah fasilitas berwisata seperti jembatan penghubung antarpulau,” ujarnya.

Dulu, kata Syariful, warga setempat menjadikan pulau sebagai pusat ekonomi masyarakat di antaranya Pulau Ingawan. Pulau ini menjadi tempat persinggahan kapal-kapal nelayan dari berbagai daerah di pesisir barat Madina, khususnya saat cuaca buruk.

“Penduduk daerah ini dulunya banyak tinggal di Pulau Ingawan. Di sana banyak nelayan singgah saat cuaca buruk, jadi ada banyak transaksi jual beli di sana. Bisa dikatakan penduduk menggantungkan hidup di pulau tersebut,” tuturnya.

Namun, kata Syaiful, saat ini Pulau Ingawan tidak lagi berpenghuni karena tidak menjadi tempat persinggahan para nelayan. Warga memilih keluar dari pulau dan menetap di daratan di Desa Sundutan Tigo.

Salah seorang nelayan, Akhwan, 35, yang menyewakan perahu miliknya kepada pengunjung untuk berkeliling pulau mengatakan, tertarik mengangkut pengunjung berkeliling pulau karena mulai banyak pengunjung yang datang ke Pulau Karo. Pada musim liburan Lebaran tahun ini, Akhwan mengaku dapat meraup keuntungan hingga Rp600.000 setiap hari.

Setiap pengunjung hanya dikenakan ongkos sebesar Rp10.000 untuk berkeliling pulau selama 20 menit. Salah seorang pengunjung dari wilayah Sumatera Barat, Nita Mawarni, 29, mengaku sengaja datang ke tempat ini karena ia dan keluarga ingin merasakan sensasi berwisata dengan perahu nelayan sambil mengunjungi pulau-pulau di gugusan Pulau Karo.

“Saya ingin tahu bagaimana rasanya menginjakkan kaki di pulau tak berpenghuni, berenang sambil merasakan pasir putih dan keindahan pulau-pulau yang ada di tempat ini,” ujar Nita. Nita mengaku puas setelah berkeliling di gugusan Pulau Karo. Dia berharap daerah ini bisa dikelola lebih maksimal agar gugusan Pulau Karo bisa menjadi destinasi wisata unggulan.

“Saya yakin tempat ini semakin diminati, asal ada penambahan fasilitas seperti jembatan kayu penghubung antarpulau yang jaraknya cukup dekat antara satu pulau dengan pulau lainnya. Selain itu, saya berharap ada penginapan di daerah ini sehingga semakin memudahkan setiap pengunjung,” ujarnya.(Sindo)

Selasa, 14 Juli 2015

NasDem Usung Dahlan Nasution di Madina dan Mhd Yusuf Siregar di Tapsel



INFO TABAGSEL.com-Partai NasDem kembali mendeklarasikan 10 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sumut untuk maju di Pilkada 2015. Bakal calon tersebut yaitu di Kabupaten Mandailing Natal, Labuhanbatu Utara, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Nias Utara, Tapanuli Selatan, Asahan, Karo, Kota Tanjung Balai dan Kota Binjai.

"Mereka merupakan calon yang direkomendasikan oleh NasDem berdasarkan tahapan penjaringan yang sudah selesai dilakukan," kata Ketua DPW Nasdem Sumut, T Erry Nuradi, Rabu (8/7/), seperti dilaporkan MedanBagus.com.

Ke-10 nama itu adalah H. Dahlan Nasution-HM Ja'far Sujhairi Nasution (Mandailing Natal), Kharuddin Syah-Dwi Prantara (Labuhan Batu Utara), Remigo Yolanda Berutu-H Maju Ilyas Padang (Pakpak Bharat), Soekirman-Darma Jaya (Serdang Bedagai), Edward Zega (Nias Utara), Mhd Yusuf Siregar-H Mahmuddin Nasution (Tapanuli Selatan), Taufan Gama Simatupang-H Surya (Asahan), Sudarto Sitepu-Ferianta Purba (Karo), Rolel Harahap (Kota Tanjung Balai), dan Saleh Bangun-H Dhani Setiawan Isma (Kota Binjai).

Dengan adanya deklarasi kedua ini, Partai Nasdem sudah menetapkan bakal calon kepala daerah di 17 dari total 23 kabupaten/kota se-Sumut yang menggelar Pilkada serentak 2015.

Sebelumnya pada 23 Juni 2015 lalu, partai besutan Surya Paloh ini sudah mendeklarasi dan merekomendasi bakal calon pada 7 kabupaten/kota lainnya. Yaitu Teddy Robinson Siahaan-Zainal Purba (Kota Pematang Siantar), Drs. Raun Sitanggang MM-Ir. Pardamean Gultom (Samosir), Drs. Marganti Manullang-Drs. Ramses Purba (Humbahas), Ir. Darwin Siagian MM-Hulman Sitorus (Toba Samosir), Drs. Idealisman Dachi-Sio Gaho (Nias Selatan), Drs. Martinus Lase, MSi (Kota Gunung Sitoli) dan Drs. Syarfii Hutauruk (Sibolga).

Minggu, 05 Juli 2015

Bupati Madina Bantu Pembangunan Rumah Warga

INFO TABAGSEL.com-Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution melalui Asisten Tata Praja Zulkarnaen Siregar menyerahkan bantuan dana pembelian dua pertapakan untuk pembangunan rumah warga Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan.

Bantuan dana pembelian dua lahan pertapakan sebesar sekitar Rp30 Juta diserahkan secara simbolis kepada Kusmin (70) didampingi Kasrin (40) turut dihadiri para ulama serta tokoh masyarakat Kelurahan Dalan Lidang.

Dalam kesempatan itu asyarakat Dalan Lidang juga melakukan gotong royong membersihkan lahan pertapakan sekaligus peletakan batu pertama pemasangan pondasi pembangunan rumah semi permanen tepatnya di Lingkungan Lubuk Sibegu. Lokasi lahan pertapakan tidak jauh dari lokasi penggusuran dengan ukuran rumah untuk Kusmin (5 Meter x 4 Meter) dan Kasrin (4 Meter x 6 Meter) sesuai dengan ukuran rumah sebelumnya.

Sementara Kusmin didampingi Kasrin mengatakan terimakasih kepada Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution yang telah peduli kepada rakyatnya sehingga langsung memberikan bantuan pribadi untuk pembelian pertapakan rumah meskipun penyerahannya melalui perwakilan.

Menurutnya bantuan yang diberikan sangatlah membantu karena jika tidak mendapat lahan pengganti rumah, mereka mengaku, tidak akan dapat berbuat banyak bahkan tidak tahu lagi akan tinggal dimana setelah digusur. Keduanya adalah korban penggusuran yang dilakukan seorang pengusaha yang mengaku, selaku pemilik tanah, tepatnya lapangan bola kaki, Kelurahan Dalan Lidang.

Sebagai masyarakat miskin, Kusmin mengaku, tidak bisa berbuat banyak dan hanya pasrah dengan kenyataan meskipun pihaknya memilki surat jual beli tempat tinggal sejak 50 Tahun yang silam. Selain Dua Unit Rumah, Musholla serta Madrasah terpaksa dipindahkan karena masuk dalam lokasi yang diaku milik pengusaha.

“Pastinya masyarakat Kelurahan Dalan Lidang sangat menyesali semua kejadian tersebut apalagi saat ini Umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Mudah-mudahan semua ini ada hikmahnya,” tandasnya.

Sabtu, 04 Juli 2015

Pemkab Madina Peringati Nuzul Quran

INFO TABAGSEL.com-Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal memperingati Nuzul Quran 17 Ramadhan 1436H di Masjid Agung Nur Alanur Panyabungan, Jumat.

Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution melalui Sekda Drs H M Yusuf Nasution, Msi, mengatakan peringatan Nuzul Quran merupakan refleksi melihat kembali tentang sejarah turunnya Alquran sebagai pedoman hidup dan petunjuk dalam beragama berbangsa dan bernegara.

“Mudah-mudahan kegiatan ini juga akan dapat mengintropeksi diri sejauh mana dalam mengetahui dan mengamalkan isi kandungan Alquran sebenarnya menuju Mandailing Natal sejatera Lahir dan Batin,” katanya.

Dia berharap, kegiatan ini dapat ditingkatkan kedepan.

“Kiranya agar seluruh Jemaah dapat mengikuti peringatan dengan baik serta mengambil hikmah dan manfaat,” katanya pada pada Nuzul Quran yang dihadiri para Asisten, Pimpinan Skpd, Ketua PC NU, Alim Ulama serta Tokoh Masyarakat Kab Madina.

Kamis, 02 Juli 2015

Ketua PKK Madina Launching Pendataan KB

Ketua TP-PKK Madina Ny Ika Desika Dahlan Hasan didampingi Kepala BKKBN Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Madina Dra Rinawati saat launching Pendataan Keluarga Berencana Tahun 2015 di rumah dinas Bupati Madina Panyabungan Sumatera Utara Selasa. (Antara Sumut) Mansur Lubis


INFO TABAGSEL.com-Launching pendataan keluarga berencana Tahun 2015 Kabupaten Madina ditandai dengan pengisian data pertama oleh Ketua TP-PKK Madina Ny Ika Desika Dahlan Hasan Nasution yang dihadiri langsung Kakan BKKBN Madina di Rumah Dinas Bupati, Selasa.

Kakan BKKBN dan Peranan Wanita Perlindungan Anak Madina Dra Rinawati mengatakan, pendataan ini merupakan launching pendataan keluarga Tahun 2015 di seluruh wilayah Mandailing Natal dan akan dilakukan kunjungan dari rumah kerumah (by name by adrdress).

“Dimana program ini merupakan Program Nasional sesuai dengan surat edaran Mendagri yang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga,” katanya.

Ia menjelaskan hal itu dilaksanakan dengan memperhatikan surat Kepala Bkkbn Nomor 3180/LP.001/G4/2014 Tanggal 20 November 2014 dalam permohonan dukungan pelaksanaan pendataan keluarga Tahun 2015 yang telah ditujukan kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Wali kota se-Indonesia katanya.

“Pendatan di Madina secara langsung dilaksanakan dari 19 PPL Bkkbn Kabupaten yang dibagi ke-23 Kecamatan dan dibantu Dua petugas PPL setiap Desa. Sesuai dengan permohonan penerbitan intruksi pendatan keluarga Tahun 2015 yang dikeluarkan oleh Kepala Perwakilan Bkkbn Sumatera Utara, kata Rina.

Rina menambahkan hal ini bertujuan untuk meliputi data kependudukan Keluarga Berencanan dan pembangunan Keluarga berguna dalam terwujudnya penetapan sasaran optimilasi operasional program pembangunan kependudukan KB dan pembangunan keluarga serta pembangunan lainnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang singkat pendataan ini akan dapat diselesaikan usai Launching pendataan ini akan dilanjutkan pendataan kepada Ketua DPRD, Wakil Bupati dan Sekda hingga keseluruh Masyarakat Mandailing Natal,”kata Rina.

Selasa, 30 Juni 2015

21 PTK Berprestasi Duta Sumut ke Tingkat Nasional



INFO TABAGSEL.com-Sebanyak 21 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) berprestasi terpilih sebagai duta Sumatera Utara untuk mengikuti lomba ke tingkat nasional pada Agustus 2015 mendatang. Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, Suwardi mengatakan, penetapan ke 21 PTK berprestasi tersebut setelah melalui penjaringan (seleksi) pada tingkat provinsi yang diikuti sekitar 650 peserta terdiri guru, kepala sekolah, pengawas dan tutor.

"Ke 21 PTK berprestasi yang berhasil tampil sebagai juara I tersebut selanjutnya akan mendapatkan pembekalan selama 10 hari pada 1-10 Juli mendatang," kata Suwardi didampingi Imran di kantor Disdiksu Jalan T Cik Ditiro Medan, Sabtu (27/6).

Menurut Suwardi mereka akan mendapat pembekalan oleh para narasumber dari pusat 2 orang dan 3 dari provinsi.

Para pemenang PTK berprestasi tingkat provinsi 2015 untuk kelompok kepala sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yakni Yusnani (TK) Tebingtinggi, Julita Darmawati (SD) Binjai, Bambang Sudewo (SMP) Medan, Syahruddin Lubis (SMA) Kisaran, Hafrida Hanum (SMK) Patumbak.

Untuk kelompok guru berdedikasi di daerah khusus yakni guru SD laki-laki Yasman Hulu (Nias Utara), guru SD perempuan Masniari (Serdangbedagai), dan guru SMA/SMK Bambang Hariyono (Serdangbedagai). Selain itu kelompok guru mulai TK, SD, SMP, SMA dan SMK yakni Jamilah (TK) Deliserdang, Endarwani (SD) Mandailing Natal, Armen (SMP) Medan, Suprayitno (SMA) Medan, Saidi Antonius (SMK) Deliserdang dan Dasmiati (SLB) Medan.

Sedangkan untuk kelompok pengawas yakni Maljumadi (pengawas SD) Binjai, Siti Zukhroh (pengawas SMP) Asahan, Abdul Azis Rambe (pengawas SMA) Asahan, Ermidawati (pengawas SMK) Medan. Untuk kelompok tutor paket A, Sri Binawati (Binjai), kelompok tutor paket B Abdullah (Langkat), dan kelompok tutor paket C Tumbur Harianja (Taput).

Diharapkan ke 21 duta Sumut ini bisa membawa nama baik daerah dengan meraih prestasi sebagai juara pertama. Keinginan itu dinilai Suwardi sangat diharapkan sebab pada kelompok guru berdedikasi di daerah khusus tahun lalu, Sahara Ardani, pengajar di SMA Negeri Tanjung Beringin meraih juara 2 tingkat nasional 2014.

"Tahun lalu ada satu wakil Sumut yang berprestasi. Kita harapkan tahun ini tentu dapat prestasi lebih baik lagi," tuturnya.

Jadi Bandar Sabu, Oknum Polisi Madina Terancam Dipecat

Sidang kode etik profesi polri yang di gelar petugas Kepolisian Resort Mandailing Natal, di Aula Polsek Medan Helvetia, Senin (29/6/2015).


INFO TABAGSEL.com-Seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Mandailing Natal terancam dipecat dengan tidak hormat setelah di tangkap dan terbukti menjadi bandar narkotika jenis sabu.

Hal tersebut terungkap dalam sidang kode etik profesi polri yang di gelar petugas Kepolisian Resort Mandailing Natal, di Aula Polsek Medan Helvetia, Senin (29/6/2015).

Dalam sidang kode etik ini, hadir terdakwa Brigadir Kepala Zul, anggota satuan Sabhara Polres Mandailing Natal, yang ditangkap karena menjadi bandar narkotika.

Bripka Zul di tangkap petugas Polres Madina pada Januari 2012, di Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, atas kepemilikan sabu sebanyak 1 gram. Ia kemudian diserahkan ke petugas Propam Polres Mandailing Natal, untuk di periksa.

Dalam persidangan, Bripka Zul divonis penjara selama 6 tahun 4 bulan oleh Pengadilan Tinggi Mandailing Natal. Dan sudah menjalani hukuman penjara selama 2 tahun di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Ketua Komisi Kode Etik Profesi Polri, yang juga menjabat sebagai Wakapolres Mandailing Natal, Komisaris Polisi Nurhakim menuntut agar Bripka Zul diberhentikan tidak dengan hormat dari institusi kepolisian karena telah mencoreng nama baik Polri. “Pemecatan dengan tidak hormat terhadap anggota polri akan di lakukan sesuai dengan atensi Kapolri, apabila ada anggota polri yang terlibat kasus dan terancam hukuman penjara lebih dari tiga bulan, sesuai putusan pengadilan setempat” kata Nurhakim.

Senin, 29 Juni 2015

Toge Panyabungan Diburu Semua Etnis

Toge Panyabungan merupakan minuman khas yang berupa racikan beberapa bahan seperti lupis, cendil, pulut hitam, pukut tape putih, cendol, yang disiram dengan santan dan gula aren

INFO TABAGSEL.com-Mendengar namanya, banyak yang menyangka Toge Panyabungan merupakan sejenis sayuran. Padahal ini adalah minuman segar berupa racikan bahan lupis, candil, pulut hitam, tapai, cendol, yang disiram santan dan gula aren. Meski berasal dari Mandailing Natal (Madina) namun minuman ini menjadi pilihan berbuka bagi banyak suku di Medan.

Minuman khas ini banyak ditemukan saat Ramadan. Pedagang Toge Panyabungan, bisa Anda temukan, salah satunya di depan Masjid Perjuangan 45, Jalan HM Yamin, Jumat (26/6). Dari banyaknya pedagang makanan dan berbuka puasa di sini, sebagian menjual Toge Panyabungan. Biasanya, mereka berjualan sejak pukul 14.00 WIB hingga waktu berbuka.

Salah satu pedagang Toge Panyabungan, Nita Nasution mengungkapkan, ia telah berjualan Toge Panyabungan sejak 10 tahun lalu setiap bulan Ramadan. Ia memastikan Toge Panyabungan miliknya dibuat dari bahan berkualitas. Toge dibanderol Rp 10.000 per porsi.

"Toge Panyabungan itu gula arennya harus asli, santannya kental, candilnya jangan kebanyakan, pulut lupisnya juga berkualitas. Ya, kalau kakak, kualitas harus diutamakanlah, Dek. Orang juga bakalan tau mana yang enak, mana yang sekadar jualan bulan Ramadan," katanya.

Jika dilihat sepintas, minuman ini mirip es campur atau es cendol. Yang membedakannya, ragam kandungan di dalamnya. Tak hanya santan, gula merah dan cendol, namun ada pulut hitam, tapai pulu, candil, dan lupis yang menambah nikmat.

Dalam penyajiannya, Toge bisa ditambahkan es bagi penyuka minuman dingin. Namun tanpa es pun, Toge Panyabungan juga tak kalah nikmat dijadikan menu santap berbuka.
Nita mengaku, berjualan Toge sangat membantunya dalam urusan ekonomi keluarga. Sedangkan di luar Ramadan, ia bekerja sebagai wiraswasta.

Seorang pembeli, Citra yang sejak sore datang membeli mengaku, setiap Ramadan selalu menyempatkan diri berburu Toge Panyabungan. Baginya, ada kenikmatan berbeda saat berbuka dengan Toge. "Kalau nyari Toge itu harus gula aren yang asli (kental) bukan gula tebu. Santan dan lupisnya juga yang berkualitaslah," jelas Citra. Meski namanya Toge Panyabungan, penikmatnya tak hanya dari etnis Mandailing, namun dari banyak etnis di Medan seperti Melayu, Jawa, Padang, Tionghoa, Batak, dan lainnya.

Minggu, 28 Juni 2015

Wagub: Jadikan Madina Kabupaten Religi

INFO TABAGSEL.com-Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau calon kepala daerah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus memiliki visi misi memperkuat Madina sebagai kabupaten religi di Sumut.

Harapan itu dikemukakan dalam acara roadshow berbuka puasa bersama tim Safari Ramadhan 1436 Hijriah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Madina, Jumat (26/6) malam.

Turut bersama rombongan, isteri Wagub Sumut Evi Diana Erry, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumut Amir Yanto SH MH MM, mewakili Polda Sumut AKBP Budiman, Kepala Kesbanglinmas Sumut Drs Eddy Syofian MSi, Kepala Bappeda Sumut DR Arsyad Lubis, Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olagraga Sumut Baharuddin Siagian dan perwakilan Kepala Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosial Sumut.

Sementara jajaran Pemkab Madina hadir Bupati Madina H Dahlan Hasan Nasution, SKPD, Muspida serta para alim ulama setempat.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan Kabupaten Madina merupakan Serambi Mekah di Sumut yang melahirkan banyak para ustadz dan kaum ulama. Selain itu, Madina merupakan daerah yang paling banyak memiliki lembaga pendidikan berbasis agama Islam, baik dalam tingkat ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah, pesantren hingga tingkat institut dan sekolah tinggi.

Salah satu pesantren terbaik yang dimiliki Madina adalah Pesantren Mustafawiyah Purba Baru, Kotanopan. Pesantren tersebut memiliki santri dan santriwati mencapai 10 ribu orang yang dating dari berbagai kota di Indonesia, bahkan beberapa santri berasal dari Negara tetangga.

“Kabupaten Mandailing Natal melahirkan banyak ustadz dan alim ulama. Citra membanggakan ini harus tetap dipertahankan. Untuk itu, tidak berlebihan jika calon Bupati yang nantinya ikut dalam Pilkada 9 Desember mendatang harus memiliki visi dan misi yang dapat menguatkan Madina sebagai kabupaten religi,” harap Erry.

Menurut Erry, Kabupaten Madina merupakan daerah strategis sebagai pusat pengembangan dan penelaahan Islam di Pulau Sumatera. Impian itu akan terealisasi jika Pemkab Madina dan Pemprov Sumut bersinergi dalam membangun Madina menjadi pusat pengembangan Islam.

“Tim Safari Ramadhan Pemmerintah Provinsi Jumat sore menyempatkan diri melihat kondisi asrama santri Pesantren Purba Baru. Kondisinya sangat memprihatinkan. Tidak ada sarana air bersih yang memadai. Santri terpaksa menggunakan air sungai. Lembaga pendidikan berbasis Islam di Madina layak mendapat perhatian. Dengan begitu, impian Kabupaten Madina sebagai pusat pengembangan Islam di Sumut akan terwujud, apalagi masyarakat Madina terkenal religius ” ujar Erry optimis.

Dalam kesempatan yang sama, Erry juga mengatakan, guna mendorong program swasembada pangan dan pertanian di Kabupaten Madina, Pemprov Sumut telah mengalokasikan APBD 2015 guna merealisasikan Rencana Kerja (Renja) bidang Pengembangan Sumber Daya Alam (PSDA) yakni rehabilitasi dan perbaikan sekaligus peningkatan infrastruktur irigasi primer di Pakantan sepanjang 60 meter dan perbaikan irigasi Terusan sepanjang 65 km.

Selain itu Pemprov Sumut juga telah menyusun Renja 2015 untuk pembangunan ruas jembatan Merah menuju Muara Soma sepanjang 3 km, ruas Simpang Pulo Padang menuju Batahan hingga Batas Sumatera Barat (Sumbar), perbaikan jembatan Aek Batu Masoang, jembatan Aek Ranto Sore dan perbaikan jembatan Aek Simpang Banyak.

Khusus pemerintah pusat melalui dana APBN juga telah menyusun Renja tahun 2015 untuk pembangunan ruas jembatan Merah Ranjau Batu menuju batas Sumbar sepanjang 7 km, ruas jalan Batang Toru menuju Rianiate hingga Batu Mundom sepanjang 1 km, ruas jalan Singkuang Tabuyung menuju Natal 15,79 km, ruas jalan Batu Mundom Tabuyung menuju Natal sepanjang 10 km, ruas jalan Rianiate menuju Batu Mundom sepanjang 6,50 km dan perbaikan jembatan KM 192.

“Program Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat ini bertujuan mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal. Dengan adanya saluran irigasi yang memadai dan ketersediaan jalan raya yang baik, kita optimis tingkat perekonomian masyarakat akan ikut membaik,” harap Erry.

Sementara Bupati Madina H Dahlan Hasan Nasution mengatakan, Madina memiliki 23 pondok pesantren yang tersebar di sejumlah kecamatan. Khusus Pesantren Purba Baru tercatat memiliki santri dan santriwati mencapai 10 ribu orang.

“Salah satu kebanggaan Madina adalah memiliki Pompes terbanyak di Sumut dan telah melahirkan ribuan ulama. Setelah menyelesaikan pendidikan di Pompes, para santri kemudian melanjutkan pendidikan ke sejumlah negara, termasuk Timur Tengah, kemudian kembali lagi ke kampung halaman untuk mengabdikan ilmunya,” ujar Dahlan.

Dengan demikian, sebut Dahlan, kualitas dan mutu pendidikan Islam di Madina terus berkembang sesuai dengan tuntutan jaman.

“Perkembangan budaya Islam di Madina menciptakan masyarakat yang santun dan religius,” ucap Dahlan.

Usai acara buka puasa bersama, Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi secara simbolik menyerahkan bantuan kepada perwakilan 100 anak yatim dan 100 ulama serta bantuan kepada Masjid Al-Muhajirin Desa Perbaungan, Kecamatan Panyabungan. Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Madina juga menyerakan tali asih kepada sejumlah guru dari beberapa Pompes di Madina.

Wagub Safari Ramadhan di Mandailing Natal

Wagubsu Ir H Tengku Erry Nuradi MSi didampingi Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nst menyerahkan insentif guru TPQ, MDTA pesantren dan santunan anak yatim piatu di Kabupaten Madina pada Safari Ramadhan 1436H Pemprovsu di Masjid Agung Nur Alannur Panyabungan, Jum’at (antara sumut) Mansur Lubis


INFO TABAGSEL.com- Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi melakukan Safari Ramadhan ke Kabupaten Mandailing natal (Madina) yang diserta penyerahan insentif untuk guru madrasah, pesantren serta santunan 100 orang anak yatim-piatu di Masjid Agung Nur Alannur.

Tengku Erry di Panyabungan, Jum’at, mengatakan tim safari Ramadhan Pemvrov Sumut terdiri dari tiga tim, mulai dari Gubsu, Wagubsu dan Sekdaprovsu yang masing-masingnya mengunjugi lima kabupaten dan kota.

Ia merasa bersyukur dapat sampai di Mandailing Natal dalam kunjungan Safari Ramadhan, layaknya seperti pulang kampung dan membangun kampung sendiri seperti slogan Masipature Hutanabe (Martabe).

“Alhamdulillah saya juga merasa bangga atas pemberian gelar beberapa waktu lalu dengan gelar Baginda Mangaraja Longgom Banua Nasution. Demikian juga dengan istri Evi Diana Sitorus Pane dengan gelar namora rondang Diana Lumongga,” katanya.

Ia mengatakan Madina penuh dengan religius dengan lebih dari 23 pesantren, juga sesuai bila dijuluku “Kabupaten Ribuan Masjid” dan sangatlah tepat Mandailing Natal merupakan serambi ummat Islam di Sumatera Utara karena memiliki Ribuan Santri serta Ulama.

Sehingga sangatlan wajar Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan, begitu juga dengan calon-calon bupati nantinya yang ingin melanjutkan pembangunan di daerah itu harus memiliki visi religi.

Bupati Madina Sambut Wagubsu



INFO TABAGSEL.com-Bupati Mandailing Natal Drs H Dahlan Hasan Nst menyambut kedatangan Wagubsu Ir H Tengku Erry Nuradi Msi diadmpingi Istri Ny Evi Diana Tengku Erry bersama rombongan dalam rangka Safari Ramadhan 1436H Pemprovsu di Masjid Agung Nur Alannur Panyabungan Jum’at.

“Drs H Dahlan Hasan Nst mengatakan selamat datang kepada Wagubsu Istri bersama rombongan dalam kunjungan safari ramadhan 1436H di Bumi Gordang Sambilan dan juga serambi Mekahnya Sumatera Utara.

“Menurutnya Wagubsu merupakan bagian dari masyarakat Madina, kedatangan ini disambut dengan hati yang tulus sebagai putera terbaik Madina dalam pulang kampung.mudah-mudahan dengan kehadiran Wagubsu dapat membawa keberkahan di Mandailing Natal begitu juga dengan seluruh rombongan.

“Dia menegaskan dari Pemerintahan Tengku Erry merupakan Pimpinan sebagai Wagubsu namun dari silsilah keluarga sebagai Adik dan dari silsilah Mandailing telah diberi Gelar Baginda Mangaraja Longgom Banua Nst dan Ny Evi Diana digelar Namora Rondang Diana Lumongga katanya.

“Mudah-mudahan Wagubsu beserta Istri begitu juga seluruh rombongan kiranya diberikan kesehatan ,kesuksesan dan selamat dalam perjalanan sampai ketujuan bila usai melaksanakan safari Ramadhan dan meninggalkan Mandailing Natal.

“Harapannya pada Hari Raya Idul Adha nanti kiranya dapat berkumpul kembali dalam pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan asrama haji Mandailing Natal kata Dahlan Hasan

Ketua PKK Madina Sahur Bersama Masyarakat



INFO TABAGSEL.com-Ketua Tim Penggerak PKK Mandailing Natal (Madina) Ika Desika Dahlan Hasan beserta rombongan makan sahur bersama dengan 100 orang masyarakat tidak mampu sekaligus penyerahan santunan di Masjid Agung Nur Alannur.

Ketua TP-PKK Ika Desika Dahlan Hasan, di Panyabungan, Sabtu, mengatakan sahur bersama tersebut digelar demi menjalin kebersamaan dengan masyarakat, tanpa ada perbedaan dalam menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan.

Harapannya, masyarakat di daerah itu dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik sehingga nantinya akan mendapatkan keberkahan juga pahala yang setimpal dari Allah Swt.

“Mari kita saling bermaafan baik lahir maupun bathin dalam Ramadhan ini demi meraih kemenangan di Hari nan Fitri nantinya,” katanya usai sahur bersama dan pemberian santunan.

Sementara Kabag Kesra M Taupik Lubis mengatakan, masyarakat yang mengikuti makan sahur bersama sekitar lebih kurang 100 Orang yang berasal dari Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan.

“Kegiatan ini juga merupakan program dari Pemkab Madina selama bulan Ramadhan,” katanya.

Jumat, 26 Juni 2015

Satpol PP MadinaTertibkan PKL



INFO TABAGSEL.com-Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima, baik penjual petasan maupun warung nasi.

Kasatpol PP Madina Hendra di Panyabungan, Kamis, mengatakan penertiban pedagang kaki lima tersebut dilakukan sesuai dengan surat edaran bupati Nomor 331.1/1116/Satpol/2015 tentang himbauan selama bulan suci Ramadhan 1436H.

Menurut dia, para pkl menerima dan bersedia mematuhi himbauan yang sebelumnya sudah disampaikan terutama pedagang yang menggunakan trotoar badan jalan sebagai tempat berjualan mudah-mudahan dalam waktu dekat para pedagang tidak akan menggunakan badan jalan lagi katanya.

Dia menambahkan sebelum menertibkan pkl yang berada di Pasar Lama pemilik warung nasi juga sudah diberikan himbauan larangan berjualan makanan, minuman pada siang hari selama bulan suci Ramadhan tepatnya di Kelurahan Dalan Lidang yang juga turut didampingi Lurah serta tokoh masyarakat.

Pelaksanan Operasi akan terus laksanakan tiga kali dalam sepekan selama bulan Ramadhan dan juga dilakukan operasi keliling tentang larangan pengguna petasan pada malam hari selama pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih.

“Harapannya agar para pedagang kaki lima dan pemilik warung nasi serta minuman dapat mematuhi himbauan larangan yang telah dikeluarkan guna berjalannya pelaksanaan ibadah puasa dengan baik selama Ramadhan,” katanya.

Kamis, 25 Juni 2015

Pemkab Madina Gelar Safari Ramadhan 1436H



INFO TABAGSEL.com-Pemkab Madina melaksanakan safari Ramadhan sekaligus buka puasa bersama melalui Wakil Bupati H Imron Spd MM didampingi Ketua Pengadilan Agama, para Asisten, seluruh pimpinan Skpd, Camat beserta Alim Ulama dan tokoh masyarakat di Masjid Al-isnaiyah Kel Sipolu-polu Panyabungan.

“H Imron mengatakan safari Ramadhan merupakan program Pemerintah yang dilaksanakan setiap Tahunnya tepatnya pada Bulan Suci Ramadhan dibeberapa tempat diwilayah Mandailing Natal.

“Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan mewujudkan kebersaman pelaksanan ibadah puasa antara Pemerintah dengan masyarakat tanpa ada perbedaan sama sekali katanya.

“Harapannya melalui penyerahan bantuan dari Pemerintah kiranya dapat memberikan motipasi khususnya bagi masyarakat lemah dan mudah-mudahan bagi kita yang mampu dapat menyisihkan sebagian harta kepada masyarakat lemah terutama pada Ramadhan.

“Ramadhan adalah Bulan berbagi dengan masyarakat yang lemah sehingga melalui pelaksanaan safari Ramadhan akan selalu dapat meramaikan Masjid maupun pada hari biasa khususnya di Mandailing Natal sesuai dengan yang diharapkan Pemerintah kata Imron.

Rabu, 24 Juni 2015

Toge Sajian Buka Puasa Khas Madina

Nailah Hasibuan pedagang toge di Pasar Ramadhan Pasar Baru Panyabungan, sibuk melayani pembeli, Rabu (Antara Sumut) Mansur Lubis


INFO TABAGSEL.com-Toge merupakan salah satu masakan khas Mandailing Natal sebagai sajian setiap hari khususnya saat Bulan Suci Ramadhan yang bisa didapatkan di Pasar Ramadhan, tepatnya Pasar Baru Panyabungan.

Roilah Hsb (50) pedagang Toge kepada antarasumut, Rabu, mengatakan, sajian khas Madina ini harganya xukup terjangkau, hanya Rp4.000 setiap bungkusnya. Selama Ramadhan dia, mengaku dagangannya banyak diserbu pembeli.

“Alhamdulillah omset yang didapat pada Bulan Ramadhan ini lebih kurang Lima Juta Rupiah setiap hari,” katanya.

Toge merupakan paduan beberapa macam masakan lain seperti pulut hitam, pulut putih, tepung beras ,gula aren dan sebagai pewangi dan pewarna cendol ditambah beberapa helai daun pandan.

“Dia mengaku sudah cukup lama berjualan toge. bahkan sekitar 15 tahun silam masakan toge ini tampil mengikuti perlombaan kuliner khas daerah seluruh Indonesia yang diadakan di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Menurutnya, selain pelengkap sajian buka puasa toge juga sering dihidangkan pada acara pernikahan dan hari besar lainnya baik di Madina dan luar Madina sendiri. Masakan khas ini sudah berusia ratusan tahun.

Sementara Irma salah satu pembeli mengatakan buka puasa terasa kurang sempurna tanpa dilengkapi dengan “toge” .Bahkan hari biasa juga kerap mendapat pesanan dari saudara yang berada di luar Madina karena merindukan makanan khas masyarakat Mandailing Natal.

Selasa, 23 Juni 2015

Panggung Grup Musik Islami Ditonton Ribuan Jin Putih di Madina

 
Group musik Ki Ageng Ganjur saat manggung (Dody Handoko)

INFO TABAGSEL.com-Pada suatu ketika di kawasan Natal, Mandailing, Sumatera Utara, grup musik Ki Ageng Ganjur, pimpinan mantan asisten pribadi Gus Dur, Al Zastrouw Ngatawi, sedang pentas.

Seperti biasa, mereka malam itu memainkan musik etnis dengan lirik lagu Islami. Tak lupa juga diselingi pembacaan shalawat nabi bersama-sama.

Dari atas panggung, Zastrouw melihat puluhan ribu penonton berbaju putih-putih memadati tanah lapang itu. Suara shalawat nabi yang digemakan bebarengan terasa religius. Sampai bulu kuduknya meremang mendengarnya.

Ketika menyanyikan lagu islami seperti Ilir-Ilir dan Tombo Ati, mereka juga ikut bernyanyi. Suara puluhan ribu penonton yang melantunkan Tombo Ati menggetarkan hati Zastrouw.

Namun, ketika Ki Ageng Ganjur menyanyikan lagu dangdut, tiba-tiba suara menjadi senyap seperti kuburan. Hampir tidak ada satupun yang ikut menyanyikan bersama-sama. Seakan-akan tidak ada penontonnya. Padahal lagu dangdut yang dinyanyikan cukup rancak.

Setelah menggeber beberapa lagu lagi hampir tengah malam, pentas itu pun rampung. Zastrouw dan kru Ki Ageng Ganjur segera berbenah-benah menuju hotel. Penonton pun berangsur-angsur pulang, tanah lapang itu pun lengang kembali.

"Sampai di hotel, saya dan teman-teman baru merasa ada yang aneh dan janggal dengan penontonnya," kata Zastrouw ketika ditemui di rumahnya, kawasan Sawangan, Depok.

Ketika mereka bercakap-cakap, membicarakan pentas yang baru dijalani, mereka ternyata sama-sama memendam pertanyaan dalam hati.

Pertama, mereka heran melihat penonton yang jumlahnya hampir 50 ribu penonton. Kedua, penonton dalam jumlah besar itu memakai baju putih semua. Ketiga, ketika menyanyi lagu dangdut, tidak satupun penonton yang ikut menyanyikan, bahkan sunyi sepi.

Keempat, mereka kebingungan kendaraan untuk transportasi puluhan ribu penonton. Padahal tempat itu terletak di pinggir kota, angkutan kota jarang sampai ke sana. Kelima, mereka juga melihat mobil atau truk yang parkir tidak banyak. Sehingga tidak mungkin puluhan ribuan penonton akan terangkut.

“Saya juga heran, dalam waktu singkat, tahu-tahu tanah lapang kosong tak ada penonton lagi. Padahal dengan jumlah penonton puluhan ribu perlu berjam-jam untuk mengosongkannya. Kayaknya yang menonton tak cuma manusia tapi juga jin dari alam gaib”, katanya.(VIVA.CO.ID)

TNI Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Madina



INFO TABAGSEL.com-Danrem 0212 KS Kolonel Inf Fachry didampingi Dandim 0212 TS Letkol Inf Uyat bersama staf ahli Pemkab Madina dan Camat Panyabungan Timur menyerahkan bantuan sembako kepada warga di enam desa yang berada di lereng Torsihite, Panyabungan, Senin.

Kolonel Inf Fachry mengatakan rencana penyerahan bantuan sembako seharusnya dilaksanakan sebelum Bulan Puasa Ramadhan, yang merupakan tanda tali kasih kepada seluruh warga di lereng Torsihite.

“Kegiatan ini dilaksanakan berawal atas hubungan dan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan TNI dalam beberapa bulan yang lalu,”kata Inf Fachry di halaman Sekolah Madrasah Diniyah.Huta Bangun

“Mungkin warga selama itu merasa terganggu dengan kehadiran TNI saat melakukan operasi penyisiran ladang Ganja di wilayah Torsihite, maka untuk mengucapkan terimakasih dan secara ikhlas Korem 023 KS menyerahkan bantuan sembako.mudah-mudahan bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Dia menjelaskan atas nama Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi menyampaikan pesan permohonan maaf dan kiranya semua senantiasa mendapatkan kesabaran dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa.

Kolonel Inf Fachry menambahkan bantuan sembako diberikan melalui perwakilan enam kepala desa agar nantinya dapat menyerahkan bantuan tali kasih ini kepada masing-masing warganya dengan baik.

Senin, 22 Juni 2015

PDIP Dukung 11 Pasangan Pilkada

INFO TABAGSEL.com-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan 11 rekomendasi dukungan untuk bakal calon dalam pemilihan kepala daerah di Provinsi Sumatera Utara.

Sekretaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut Soetarto di Medan, Senin, mengatakan rekomendasi tersebut diberikan untuk pasangan Syahrul Pasaribu dan Aswin Siregar untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kemudian, untuk Syahminan Pasaribu dan Ferial Harianto untuk pilkada Labuhan Batu Utara, Sakhotoli Laoli dan Arosokhi Waruwu di Nias, Idealisman Dachi yang berpasangan dengan Siogaho di Nias Selatan, Taufan Gama Simatupang dan Surya di Asahan, Hamlet dan HR Surya di Kota Tanjung Balai, serta Lakhomizaro dan Sawa Laoli di Gunung Sitoli.

Setelah itu, Dahlan Nasution di Kabupaten Mandailing Natal, Wildan Aswan Tanjung di Labuhan Batu Selatan, Analisman Zalukhu di Nias Utara, dan Juliadi di Kota Binjai.

Surat keputusan berisi rekomendasi dukungan untuk bakal calon peserta pilkada tersebut telah diterima dari DPP PDIP di Jakarta pada Sabtu (19/6).

“Seluruh surat rekomendasi dukungan itu telah diserahkan kepada yang bersangkutan,” katanya.

PDIP Sumut masih menunggu 12 surat rekomendasi dukungan lainnya yakni untuk pilkada Kota Medan, Sibolga, Pematang Siantar, Kabupaten Serdang Bedagai, Toba Samosir, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Simalungun, Labuhan Batu, Karo, dan Nias Barat.

Wakil Ketua PDIP Sumut Budiman Pardamean Nadapdap mengatakan, bakal calon yang belum memiliki pasangan diinstruksikan untuk mencari pasangannya dalam pilkada.

Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, tokoh-tokoh yang didukung itu harus menjalin hubungan emosional dengan tim PDIP Sumut untuk memudahkan kerja sama dan koordinasi pemenangan.

“Jangan ada jarak lagi untuk memenangkan pilkada,” katanya. Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut mengungkapkan keyakinan penuh jika nama-nama yang tercantum dalam 11 rekomendasi itu akan menang di daerah masing-masing

Kamis, 18 Juni 2015

Bupati Madina Serahkan Bantuan Korban Kebakaran



INFO TABAGSEL.com-Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution menyerahkan bantuan berupa uang kepada Hj Aisiah Lubis korban kebakaran di Desa Sihepeng Dua Kecamatan Siabu, Rabu.

Kebakaran terjadi, Sabtu (13/6) sekitar pukul 05.00 Wib menghanguskan satu unit rumah yang juga merupakan sarana PAUD Az-Zahra, taman bacaan dan pengajian Majelis Taklim kaum Ibu.

Bantuan berupa uang yang diberikan kepada korban kebakaran tersebut merupakan hasil patungan yang dilakukan Bupati bersama pejabat SKPD.

“Alhamdulullah dari 37 SKPD terkumpul sekitar Rp74 juta dan dari bupati sendiri sekitar Rp26 juta sehingga total bantuan dana sekitar Rp100 juta. Mudah-mudahan dana yang terkumpul dari lingkungan Pemkab Madina dapat membantu pembangunan kembali bangunan yang terbakar,” jelas Bupati.

Sedangkan nasib taman bacaan dan Paud Az-Zahra nantinya akan dikoordinasikan dengan Disdik Madina.

Selasa, 16 Juni 2015

Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M untuk MANDAILING NATAL Sekitarnya

 

Kementerian Agama Republik Indonesia

Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M

Propinsi : SUMATERA UTARA
Untuk Daerah : MANDAILING NATAL
TanggalImsakSubuhTerbitDuhaZuhurAsarMagribIsya
1 Ramadan 1436 H04:4604:5606:1606:4412:2615:5118:3119:46
2 Ramadan 1436 H04:4704:5706:1606:4412:2715:5218:3119:46
3 Ramadan 1436 H04:4704:5706:1606:4412:2715:5218:3219:46
4 Ramadan 1436 H04:4704:5706:1606:4412:2715:5218:3219:46
5 Ramadan 1436 H04:4704:5706:1706:4512:2715:5218:3219:47
6 Ramadan 1436 H04:4704:5706:1706:4512:2815:5318:3219:47
7 Ramadan 1436 H04:4804:5806:1706:4512:2815:5318:3319:47
8 Ramadan 1436 H04:4804:5806:1706:4512:2815:5318:3319:47
9 Ramadan 1436 H04:4804:5806:1706:4512:2815:5318:3319:47
10 Ramadan 1436 H04:4804:5806:1806:4612:2815:5318:3319:48
11 Ramadan 1436 H04:4904:5906:1806:4612:2915:5418:3319:48
12 Ramadan 1436 H04:4904:5906:1806:4612:2915:5418:3419:48
13 Ramadan 1436 H04:4904:5906:1806:4612:2915:5418:3419:48
14 Ramadan 1436 H04:4904:5906:1806:4612:2915:5418:3419:48
15 Ramadan 1436 H04:5005:0006:1906:4712:2915:5418:3419:48
16 Ramadan 1436 H04:5005:0006:1906:4712:3015:5418:3419:49
17 Ramadan 1436 H04:5005:0006:1906:4712:3015:5518:3419:49
18 Ramadan 1436 H04:5005:0006:1906:4712:3015:5518:3519:49
19 Ramadan 1436 H04:5105:0106:1906:4712:3015:5518:3519:49
20 Ramadan 1436 H04:5105:0106:2006:4712:3015:5518:3519:49
21 Ramadan 1436 H04:5105:0106:2006:4812:3015:5518:3519:49
22 Ramadan 1436 H04:5105:0106:2006:4812:3115:5518:3519:49
23 Ramadan 1436 H04:5205:0206:2006:4812:3115:5518:3519:49
24 Ramadan 1436 H04:5205:0206:2006:4812:3115:5518:3619:49
25 Ramadan 1436 H04:5205:0206:2006:4812:3115:5518:3619:49
26 Ramadan 1436 H04:5205:0206:2106:4812:3115:5518:3619:49
27 Ramadan 1436 H04:5205:0206:2106:4812:3115:5618:3619:49
28 Ramadan 1436 H04:5305:0306:2106:4812:3115:5618:3619:49
29 Ramadan 1436 H04:5305:0306:2106:4912:3115:5618:3619:49
Sumber:Kemenag RI


Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M Wilayah Padangsidimpuan

Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M Untuk Daerah PADANG LAWAS

Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M Untuk Daerah PADANG LAWAS UTARA

Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M Untuk Daerah TAPANULI SELATAN