Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juli 2015

2016, Kemdikbud Gelar 3 Ujian Nasional

INFO TABAGSEL.com-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyelenggarakan tiga ujian nasional (UN) pada 2016 mendatang. UN pertama merupakan ujian perbaikan bagi peserta periode 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran.

UN kedua merupakan ujian utama 2016 dengan kisi-kisi baru. Sementara itu UN ketiga merupakan perbaikan bagi peserta 2016.

"Tahun depan, peserta UN 2015 yang ingin melakukan perbaikan disilakan ikut. Jadi UN tahun depan bukan hanya untuk peserta UN 2016," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno, Selasa (14/7)m

Nantinya, UN pertama akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. Untuk UN utama 2016 akan dilaksanakan mulai 4 April. Sementara, UN perbaikan 2016 akan dilaksanakan awal Juni atau September.

Materi ujian disesuaikan dengan jenis UN. Materi UN perbaikan 2015 sesuai dengan kisi-kisi 2015. UN utama 2016 materi ujiannya ada tiga. Yaitu irisan kurikulum KTSP dan K13, Kisi-kisi UN yang dikeluarkan BSNP (bersifat makro), dan sesuai dengan ketuntasan kurikulum. Sementara, materi untuk UN perbaikan 2016 sama dengan UN utama 2016.

"UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke dinas provinsi,” tambah Totok. Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi," tegas Totok.

Selasa, 30 Juni 2015

21 PTK Berprestasi Duta Sumut ke Tingkat Nasional



INFO TABAGSEL.com-Sebanyak 21 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) berprestasi terpilih sebagai duta Sumatera Utara untuk mengikuti lomba ke tingkat nasional pada Agustus 2015 mendatang. Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, Suwardi mengatakan, penetapan ke 21 PTK berprestasi tersebut setelah melalui penjaringan (seleksi) pada tingkat provinsi yang diikuti sekitar 650 peserta terdiri guru, kepala sekolah, pengawas dan tutor.

"Ke 21 PTK berprestasi yang berhasil tampil sebagai juara I tersebut selanjutnya akan mendapatkan pembekalan selama 10 hari pada 1-10 Juli mendatang," kata Suwardi didampingi Imran di kantor Disdiksu Jalan T Cik Ditiro Medan, Sabtu (27/6).

Menurut Suwardi mereka akan mendapat pembekalan oleh para narasumber dari pusat 2 orang dan 3 dari provinsi.

Para pemenang PTK berprestasi tingkat provinsi 2015 untuk kelompok kepala sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yakni Yusnani (TK) Tebingtinggi, Julita Darmawati (SD) Binjai, Bambang Sudewo (SMP) Medan, Syahruddin Lubis (SMA) Kisaran, Hafrida Hanum (SMK) Patumbak.

Untuk kelompok guru berdedikasi di daerah khusus yakni guru SD laki-laki Yasman Hulu (Nias Utara), guru SD perempuan Masniari (Serdangbedagai), dan guru SMA/SMK Bambang Hariyono (Serdangbedagai). Selain itu kelompok guru mulai TK, SD, SMP, SMA dan SMK yakni Jamilah (TK) Deliserdang, Endarwani (SD) Mandailing Natal, Armen (SMP) Medan, Suprayitno (SMA) Medan, Saidi Antonius (SMK) Deliserdang dan Dasmiati (SLB) Medan.

Sedangkan untuk kelompok pengawas yakni Maljumadi (pengawas SD) Binjai, Siti Zukhroh (pengawas SMP) Asahan, Abdul Azis Rambe (pengawas SMA) Asahan, Ermidawati (pengawas SMK) Medan. Untuk kelompok tutor paket A, Sri Binawati (Binjai), kelompok tutor paket B Abdullah (Langkat), dan kelompok tutor paket C Tumbur Harianja (Taput).

Diharapkan ke 21 duta Sumut ini bisa membawa nama baik daerah dengan meraih prestasi sebagai juara pertama. Keinginan itu dinilai Suwardi sangat diharapkan sebab pada kelompok guru berdedikasi di daerah khusus tahun lalu, Sahara Ardani, pengajar di SMA Negeri Tanjung Beringin meraih juara 2 tingkat nasional 2014.

"Tahun lalu ada satu wakil Sumut yang berprestasi. Kita harapkan tahun ini tentu dapat prestasi lebih baik lagi," tuturnya.

Senin, 29 Juni 2015

Disdik Tapsel Tutupi Informasi Blockgrand

INFO TABAGSEL.com-Disdik Kab.Tapanuli Selatan melalui Kabid sarana dan prasana terkesan tutup – tutupi informasi kucuran peruntukan dana pembangunan sekolah (Blockgrand), Sabtu (27/6).

Awalnya, wartawan mencoba menjumpai Kabid Sarana dan Prasarana Disdik Tapsel diruang kerjanya dijalan Sutan Soripada Mulia Sadabuan Rabu (24/6) ingin mencari kebenaran terhadap isu publik yang berkembang dimasyarakat tentang dana bantuan rehab sekolah (Blockgrand).

Saat dicoba dicari tahu informasi kebenaran berapa sekolah yang mendapatkan dana bantuan pembangunan sekolah (Blockgrand) di lingkup Pemerintahan Kab. Tapanuli Selatan, tiba - tiba tanpa sadar oknum kabid tersebut mengeluarkan nada suara yang tidak memberikan contoh seorang pejabat baik di Pemkab Tapsel.

" Siapa bilang dana bantuan Blockgrand sudah keluar, jangan tanya - tanya saya masalah itu, tanyakan yang memberikan informasi padamu, bila kau tanyakan masalah itu padaku akan jadi pertengkaran sama kita "ujarnya dengan nada suara lancang.

Menggapi sikap oknum Kabid tersebut, Kordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Transparansi Rakyat Indonesia (F-TRI) Sumut Makmur,MM sangat menyayangkan sikap oknum kabid di jajajaran Disdik Tapsel tersebut.

Menurutnya oknum tersebut harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat tentang pejabat diruang lingkup pemerintahan Tapsel," Bila seorang oknum pejabat bersikap arogan kepada masyarakat terus dipelihara menjalankan tugas pemerintahan Tapsel, lama - lama bisa nantinya akan mencemari nama baik pemerintahan Kab.Tapanuli Selatan,"ujarnya.

Ditambahkan Makmur, "Sebenarnya apa yang salah bila seorang wartawan menanyakan informasi kepada salah satu instansi, itu kan hal wajar saja dan sudah merupakan tugasnya selaku pencari imformasi, kalau memang tidak siap dikonfirmasi katakan saja terus terang, jangan bersikap arogan" tandasnya.(BS).

Daftar 12 PTS Miliki Izin di Padangsidempuan



INFO TABAGSEL.com-Memasuki tahun akademik 2015/2016, masyarakat diminta harus selektif dan jeli dalam memilih perguruan tinggi swasta (PTS) yang legal (sah), sehingga calon mahasiswa tidak dirugikan.
 

Menyikapi hal itu, Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD mengimbau masyarakat agar mewaspadai PTS yang tak berizin.
 
Menurut Dian Armanto, PTS yang dapat menyelenggarakan pendidikan adalah yang telah memiliki izin penyelenggaraan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, memiliki data dosen dan mahasiswa yang terdaftar dalam Pangkalan Data Perguruan Tinggi yang dapat dilihat pada laman www.kopertis1.or.id atau www.forlap.dikti.go.id.
 
“Jadi jika ada lembaga yang menyelenggarakan perkuliahan di luar PTS yang namanya tidak terdaftar di PDPT, maka dipastikan PTS tersebut ilegal,” tegasnya. Dian juga mengingatkan untuk tidak masuk di PTS yang menyelenggarakan pendidikan kelas jauh karena hal itu melanggar ketentuan penyelenggaraan pendidikan tinggi.
 
Dijelaskannya, ijazah yang dikeluarkan PTS ilegal (tak punya ijin) tidak mempunyai civil effect untuk digunakan dalam pengangkatan calon pegawai negeri sipil dan pembinaan jenjang karir/ penyetaraan bagi pegawai negeri atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
 
Berdasarkan data dari www.forlap.dikti.go.id saat ini jumlah PTS yang terdaftar di lingkungan Kopertis Wilayah I Sumut per 23 Juni 2015 sebanyak 272. Dari jumlah tersebut tercatat 247 PTS yang aktif dan 25 non aktif.
 
Dari kedua kategori tersebut di antaranya 13 PTS masuk dalam daftar binaan.
Berikut nama-nama 12 PTS yang memiliki izin penyelenggaraan program studi dan yang aktif di Kota Padangsidimpuan:


  1. Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  2. Universitas Graha Nusantara
  3. STKIP Tapanuli Selatan
  4. Sekolah Tinggi Pertanian Benteng Huraba
  5. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y P Kampus
  6. STIKES Aufa Royhan
  7. STIKES Syuhada di Padangsidimpuan
  8. STIKES Darmais Padangsidimpuan
  9. Akademi Kebidanan Sentral
  10. Akademi Kebidanan Matorkis
  11. Akademi Kebidanan Mitra Syuhada Padangsidimpuan
  12. Akademi Kebidanan Darmais Padangsidimpuan

Bupati Harus Evaluasi Dinas Pendidikan Tapsel

INFO TABAGSEL.com-Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul Pasaribu sudah seharusnya mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapsel, Buchori Siregar. Pasalnya, kepala Dinas tersebut gagal membawa pendidikan Tapsel lebih baik. Merosotnya pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, diketahui atas keluarnya Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). Keberadaan Kabupaten Tapsel terendah dari Kabupaten Madina dan Nias Selatan.

IIUN diraih Nias dengan rata-rata nilai 36,99. Urutan kedua terendah dari Padang Lawas Utara (47,04), ketiga Tapanuli Selatan (48,28), Mandailing Natal (48,55) serta Nias Selatan (56,16). Pendidikan di Tapsel mengalami kemerosotan dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun ajaran 2014 nilai Indeks Integritas Ujian Nasiona (IIUN) tahun 2014 Untuk tingkat SLTA sederajat masih berada di peringkat 16 dari 33 Kabupaten Kota se Sumatera Utara. Sementara Tahun 2015 ini merosot sangat jauh di peringkat 31.

Data yang terungkap dari Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5) lalu, menyebutkan, pihaknya mengetahui data hasil UN dan nilai indeks integritas ujian nasional (IIUN) tertinggi dan terendah per kabupaten/kota di Sumut.

Hasil UN tahun 2015 ini merupakan tamparan pada Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M Pasaribu, di mana di akhir masa jabatannya ini harus menerima kegagalan dalam sektor pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Ahmad Buchori Siregar, ketika dikonfirmasi Kamis (25/6) justru tidak bersedia dan berusaha menghindar.

Minggu, 28 Juni 2015

Yudhoyono minta mahasiswa RI berkontribusi pada pembangunan



INFO TABAGSEL.com-Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meminta pelajar dan mahasiswa Indonesia di Tiongkok untuk menjalankan studinya dengan baik dan saat kembali ke Tanah Air dapat berkontribusi membangun Indonesia.

"Belajarlah dengan baik, pelajari Tiongkok sebanyak mungkin yang kalian dapat, sehingga saat kembali ke Indonesia, dapat membantu kami membangun Indonesia lebih baik," katanya, saat berdialog dengan mahasiswa di Universitas Tsinghua, di Beijing, Minggu.

Dialog dihadiri sekitar 50 mahasiswa termasuk mahasiswa mahasiswi dari Indonesia. Universitas Tsinghua yang berdiri pada 1911, merupakan universitas terbaik di Tiongkok. Saat ini terdapat sekitar 40mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di universitas tersebut.

Yudhoyono mengatakan generasi muda memiliki peran penting pula dalam mempererat hubungan Indonesia-Tiongkok.

"Hubungan Indonesia dan Tiongkok , sudah berjalan sangat baik. Terutama sejak ditandatangannya kesepakatan kemitraan strategis Indonesia-Tiongkok pada 2005, hingga ditingkatkan menjadi mitra strategis komprehensif pada 2013," tuturnya.

"Kebangkitan Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi kedua terbesar dunia, didukung militer yang kuat, menjadikan Tiongkok sebagai negara paling berpengaruh di Asia Pasifik. Semua negara seakan bergantung dan ingin bekerja sama dengan Tiongkok, termasuk Indonesia,"kata Presiden keenam RI tersebut.

"Cakupan kerja sama antara kedua negara semakin dalam dan luas, termasuk dalam bidang pendidikan. Makin banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Tiongkok. Ini menunjukkan minat Indonesia untuk lebih banyak belajar dan menjalin kerja sama dengan Tiongkok," kata Yudhoyono.

Ditambahkannya, bagi Indonesia, jalinan kerja sama dengan Tiongkok telah memberikan dampak sangat positif, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga berdampak kesejahteraan rakyat.

"Hubungan Indonesia dan Tiongkok, akan semakin penting serta saling membutuhkan, melengkapi. Banyak peluang kerja sama yang dapat dibangun serta ditingkatkan antara kedua negara, seperti investasi, energi, agrikultur, dan lainnya," tutur Yudhoyono.

Kerja sama kebudayaan dan pendidikan juga menjadi salah satu bidang yang akan terus berkembang dan ditingkatkan di masa, termasuk dalam pertukaran pelajar serta mahasiswa Indonesia dan Tiongkok.

"Melalui pertukaran, akan meningkatkan pemahaman dan pengertian antara masyarakat kedua bangsa, yang akan memperkokoh hubungan kedua negara di masa datang," kata Yudhoyono, yang pernah mendapat gelar doktor Honoris Causa dari Universitas Tsinghua.

Saat ini jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Tiongkok tercatat sekitar 13.000 orang.

Kamis, 18 Juni 2015

Soal Matematika SD Ini Bikin Heboh Internet, Ini Jawabannya!

Teka teki yang sedang viral ini berasal dari lembar ujian masuk sekolah dasar Hong Kong untuk anak usia 6 tahun, yang wajib diselesaikan dalam 20 detik

INFO TABAGSEL.com-Sebuah teka teki logika telah bikin puyeng pengguna Internet, tapi pemecahannya tampaknya begitu sederhana, sehingga seorang anak kecil pun dapat menyelesaikannya dalam hitungan detik.

Teka teki yang sedang viral sekarang ini berasal dari soal ujian masuk sekolah dasar Hong Kong untuk anak usia 6 tahun, yang wajib diselesaikan dalam 20 detik.

Bagi yang belum baca pertanyaannya, akan kami ulang di sini.

Ujian ini, sebagaimana dilaporkan Mail Online, Rabu 17 Juni 2015, menampilkan sebuah gambar 6 tempat parkir dengan sebuah angka di setiap tempat parkir. Ada sebuah mobil terparkir di salah satu tempat itu dan menutupi angkanya. (Lihat gambar di atas)

Siswa diminta untuk menentukan angka pada posisi mobil yang terparkir.

Jadi, angka yang terlihat itu adalah 16, 06, 68, 88, ..., 98. Angka ke-5 tak diketahui karena tertutup mobil. Nah, berapa angka yang tertutup itu?


 Jawabannya

Sekilas soal ini seperti logika atau aljabar yang butuh perhitungan yang njelimet.

Tapi, seperti nanti akan terlihat, pemecahaannya jauh lebih mudah dari kesan pertamanya. Begini penjelasannya.

Triknya adalah membalik gambar itu, sehingga angka-angka itu jadi terbalik. (Lihat gambar di bawah)

Sebelumnya, angka yang terlihat adalah 16, 06, 68, 88,..., 98.

Setelah dibalik, angka itu menjadi 86,..., 88, 89, 90, 91.

Dengan urutan demikian, jelaslah bahwa angka yang tak tertutupi mobil itu adalah angka 87.





Orang dewasa cenderung berpikir terlalu berlebihan atas soal itu dan secara keliru mengira bahwa solusinya berada di dalam perhitungan matematika yang kompleks. Itu sebabnya banyak orang yang tak bisa memecahkan soal ini.

Tapi, anak-anak, yang cenderung melihat segala hal dari berbagai sudut, akan segera menangkap kesederhanaan teka teki ini dan menemukan jawaban yang benar.

David Bodycombe, pengembang teka teki Inggris, mengatakan kepada The Guardian bahwa soal logika tempat parkir ini adalah gagasannya, yang diilhami sebuah mobil yang terpakir di Portugal 20 tahun lalu.
(TEMPO.CO)

Resep sukses pendidikan Vietnam

Vietnam menempati posisi 15 pada peringkat penilaian kemampuan pelajar internasional (Pisa) yang dibuat Organisasi Pembangunan dan Kerja Sama Ekonomi (OECD).

INFO TABAGSEL.com-Bercokolnya Vietnam di posisi 12 pada peringkat penilaian kemampuan pelajar internasional (Pisa) terkini merupakan prestasi yang menakjubkan.

Dalam penilaian yang dibuat Organisasi Pembangunan dan Kerja Sama Ekonomi (OECD) tersebut, siswa-siswi berusia 15 tahun dari Vietnam mampu memperoleh nilai lebih tinggi dalam pelajaran membaca, matematika dan ilmu pengetahuan ketimbang sejumlah pelajar-pelajar dari negara maju, termasuk Amerika Serikat dan Inggris.

Padahal, tahun ini merupakan tahun pertama para pelajar Vietnam mengikuti penilaian internasional itu. Ini menjadi catatan prestasi mengejutkkan baik bagi para pejabat Vietnam maupun bagi pengamat luar.

Jadi apa resep performa Vietnam yang sangat baik?


Tiga faktor utama

Ada tiga faktor utama yang berkontribusi terhadap hasil yang mengesankan itu, yakni kepemimpinan yang berkomitmen, kurikulum yang terfokus, dan berinvestasi pada guru.

Pejabat-pejabat pada tingkat tertinggi pemerintahan Vietnam sudah berpikir mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam mendidik anak-anak mereka. Sangat sedikit negara-negara lain menunjukkan kemampuan berpikir ke depan serta tekad yang sama.

Kementerian Pendidikan Vietnam telah merancang rencana jangka panjang. Mereka tampak ingin belajar dari negara-negara dengan kinerja terbaik mengenai cara melaksanakan rencana itu dan siap untuk memberikan dukungan keuangan yang diperlukan.

Hampir 21% pengeluaran pemerintah pada 2010 dialokasikan untuk pendidikan - proporsi yang lebih besar dibandingkan negara-negara OECD lainnya.

Para pendidik di Vietnam juga telah merancang kurikulum yang terfokus agar siswa memperoleh pemahaman mendalam tentang konsep dan penguasaan keterampilan inti.

Bandingkan itu dengan kurikulum rumit namun dangkal yang biasa ditemukan di Eropa dan Amerika Utara dan Anda akan memahami mengapa begitu banyak siswa-siswa Vietnam unggul.

Siswa-siswa itu diharapkan untuk melalui pendidikan dengan tidak hanya mampu membaca apa yang mereka pelajari di kelas, tetapi menerapkan konsep-konsep dan praktik pada konteks asing.

Ruang-ruang kelas Vietnam memiliki kesan tegas, dengan guru-guru yang menantang siswanya dengan pertanyaan-pertanyaan yang menuntut. Mereka berfokus mengajar beberapa hal dengan baik dan dengan pengertian yang bisa membawa siswa maju.

Guru-guru di Vietnam sangat dihormati, baik di kalangan masyarakat maupun di ruang kelas. Itu mungkin merupakan faktor budaya, namun juga mencerminkan peran yang diberikan pada guru dalam sistem pendidikan, yang jauh melampaui peran sebagai pengajar di sekolah dan mencakup dimensi –dimensi seperti dukungan dan kesejahteraan siswa.

Para pengajar diharapkan berinvestasi dalam pengembangan kemampuan profesional mereka. Bahkan, guru-guru matematika, terutama mereka yang bekerja di pelosok, menerima pelatihan kemampuan lebih dibandingkan rata-rata di negara-negara OECD.

Guru-guru ini tahu bagaimana cara menciptakan lingkungan belajar yang positif, membina disiplin yang baik di dalam kelas, dan membantu membangun sikap positif siswa terhadap pendidikan.

Hal ini juga dibantu dorongan dari orang tua, yang umumnya memegang harapan tinggi bagi anak-anak mereka, dan oleh masyarakat yang menghargai pendidikan dan kerja keras.

Tidak bersekolah



Apa yang telah dicapai dunia pendidikan Vietnam dalam waktu yang begitu singkat sangat luar biasa.

Catatan menunjukkan hampir 17% siswa berusia 15 tahun termiskin di Vietnam berada di antara 25% siswa berkemampuan terbaik dunia.

Namun sekitar 37% anak-anak berusia 15 tahun di Vietnam tidak bersekolah dan tantangannya sekarang adalah untuk membawa mereka ke ruang kelas.

Hasil pengujian Pisa, yang didasari oleh hasil ujian anak-anak yang berada di ruang kelas, tidak menjelaskan nasib mereka yang tidak bersekolah.

Pemerintah setempat telah memprioritaskan pendidikan semua anak berusia 15 tahun ke bawah dan sejauh ini sistem pendidikan telah menyerap anak-anak yang kurang beruntung dan memberi mereka akses pendidikan yang sama.

Namun untuk mencapai dan mempertahankan kualitas lebih sulit daripada memperluas kuantitas, dan Vietnam harus berhati-hati tidak menurunkan kualitas pendidikan untuk memperluas akses ke lebih banyak anak.

Keseimbangan



ebagaimana ditunjukkan negara-negara dengan performa tertinggi, keunggulan umumnya dikaitkan dengan memberikan masing-masing sekolah otonomi yang lebih besar dalam kurikulum dan tes, apalagi ketika sekolah-sekolah itu mampu memberikan pertanggungjawaban.

Bagi Vietnam ini berarti mereka harus menemukan cara untuk menyeimbangkan kepemimpinan yang terpusat dengan lingkungan otonom yang fleksibel bagi masing-masing sekolah.

Untuk sepenuhnya menuai hasil investasi pendidikan, Vietnam harus mengubah bukan hanya pasokan keterampilan, namun juga permintaan atau aplikasi untuk keterampilan tersebut.

Seperti yang ditunjukkan laporan terbaru, Vietnam bisa mendapatkan tiga kali PDB saat ini pada 2095 bila semua anak-anak yang terdaftar di sekolah menengah memperoleh keterampilan dasar setidaknya dalam matematika dan ilmu pengetahuan pada 2030 - dan bila pasar tenaga kerja di negara itu mampu menyerap dan menggunakan semua bakat itu.

Bila Vietnam tidak bisa meningkatkan permintaan untuk keterampilan yang lebih tinggi, maka warga Vietnam yang memperoleh pendidikan bisa memilih untuk membawa keahlian mereka ke tempat lain.

Senin, 15 Juni 2015

18 Kabupaten akan Dilatih Peningkatan Mutu Pendidikan



INFO TABAGSEL.com-Sejumlah stake holder (pemangku kewajiban) pendidikan Sumatera Utara menggelar rapat bertajuk “Provincial Education Stakeholder Meeting”, yang diselenggarakan di Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Medan, Senin (16/6).

Dalam rapat tersebut, para stake holder sepakat untuk menyebarluaskan program USAID PRIORITAS di 18 kabupaten/kota. Artinya, para guru, pengawas dan kepala sekolah di 18 kabupaten tersebut akan mendapatkan pelatihan Pakem (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) atau CTL (Pembelajaran Konstekstual) dan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah).

Adapun kabupaten yang disepakati menjadi sasaran diseminasi program tersebut adalah daerah yang belum menjadi mitra USAID PRIORITAS yakni, Karo, Dairi, Pakpak barat, Labuhan Batu Selatan, Mandailing Natal, Simalungun, Siantar, Samosir, Asahan, Tapanuli Tengah, Padang Sidempuan, Batubara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Nias, Nias Utara, Nias Barat dan Gunung Sitoli.

Kesepakatan tersebut menjadi sinyal baik dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan. Dimana, selama ini hanya ada 15 kabupaten/kota yang menjadi mitra USAID PRIORITAS. Agar tidak menimbulkan kesenjangan, Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan Mutsyuhito Solin mengatakan sangat penting dilakukannya diseminasi program.

Selain Mutsyuhito Solin, para stake holder lain yang hadir dalam rembuk tersebut antara lain, sejumlah pejabat teras Dinas Pendidikan Sumatera Utara diantaranya Erni Mulatsih, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Luar Layanan Khusus, Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Swardi.

Selain itu, juga hadir Syahrial A Pulungan, mewakili Bappeda Sumut, Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Mahdi Ibrahim, Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan Mutsyuhito Solin, Ketua Komisi E DPRD Sumut Effendi Panjaitan dan Kepala Bagian Pendidikan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Biro Binkormsos Setda Provsu Rosmawati Nadeak.

Kamis, 21 Mei 2015

Paluta, Tapsel dan Madina Terendah Nilai UN SMA/MA



INFO TABAGSEL.com- Meskipun hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat 2015 telah diumumkan, Jumat (15/5), namun hingga saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdiksu) belum menerima laporan dari kabupaten/kota mengenai data dan persentase kelulusan.  
"Kita belum ada menerima laporan dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota tentang persentase kelulusan di daerahnya," kata Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5).

Didampingi staf pengolahan data Disdsiksu Doli Hasian Hutasoit, August menyebutkan pihaknya hanya mengetahui data hasil UN dan nilai indeks integritas ujian nasional (IIUN) tertinggi dan terendah per kabupaten/kota di Sumut berdasarkan hasil yang diserahkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Berdasarkan data IIUN untuk jenjang SMA dan MA yang tertinggi diraih Pematangsiantar dengan rerata nilai 81,55. Posisi kedua dari Simalungun (81,32), kemudian Medan dan Serdang Bedagai memperoleh nilai yang sama (81.08) dan Pakpak Bharat (79,77) serta Binjai (78.69). Sedangkan IIUN terendah diraih Nias dengan rerata nilai 36,99. Urutan kedua dari Padang Lawas Utara (47,04) dan ketiga Tapanuli Selatan (48,28) dan Mandailing Natal (48,55) serta Nias Selatan (56,16).

August juga merinci untuk per program studi. Dari data nilai tertinggi IIUN untuk kelompok IPA diraih Simalungun dengan rerata nilai 84,66. Untuk posisi kedua Pematangsiantar (84,62), Pakpak Bharat (84,59), Medan (84,02) dan Serdang Bedagai (83,79). Untuk nilai terendah diraih Nias dengan nilai 38,56, kemudian PadanglawasUtara (47,91), Mandailing Natal (48,70), Tapanuli Selatan (48,97) dan Nias Selatan (56,38).

Sedangkan untuk kelompok IPS dengan nilai tertinggi diraih Simalungun dengan rerata nilai 78,32. Urutan kedua diraih Serdang Bedagai (78.27), Pematangsiantar (77,67) dan Medan (76,95) serta Pakpak Bharat (76,21). Untuk nilai terendah diraih Nias dengan rerata nilai 35, 66. Posisi kedua Padanglawas Utara (46,68), Tapanuli Selatan (47,40) dan Mandailing Natal (48,41) serta Sibolga (49,37).

Pada untuk kelompok Agama Islam dengan nilai tertinggi diraih Langkat dengan rerata nilai 79,18. Urutna kedua dari Tapanuli Tengah (79.74), Gunug Sitoli (74,78). Labuhanbatu Selatan (74,64) dan Labuhanbatu Utara (72,72). Untuk kelompok Protestan diraih dari Tapanuli Tengah dengan nilai 64,32, Gunung Sitoli (63,50), Nias Selatan (61,29), Toba Samosir (58,18) dan Dairi (57,95).

August menyebutkan, pihaknya masih menunggu laporan tersebut, karena pengumuman UN SMA itu dilaksanakan di sekolah masing-masing. Karena itu berapa jumlah SMA yang lulus dan gagal, belum dapat diketahuinya. Dijelaskannya, pihak sekolah mengirimkan data tersebut ke Dinas Pendidikan kabupaten/kota yang selanjutnya disampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.

Jumat, 15 Mei 2015

Rerata Nilai UN 2015 Naik


INFO TABAGSEL.com-Hasil ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2014/2015 diumumkan hari ini, Jumat, 15 Mei 2015. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, rerata nilai UN tahun ini naik sebesar 0,29 poin, dari 61,00 pada tahun lalu, menjadi 61,29 pada tahun ini.
 
Dalam jumpa pers mengenai hasil UN 2015,  Mendikbud mengatakan data rerata nilai UN yang naik ini menepis anggapan jika UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan, maka motivasi belajar para peserta didik menjadi turun.
 
“Hasil ini membatalkan kecurigaan itu. Kinerja anak-anak tetap baik meskipun ini (UN) tidak dijadikan syarat kelulusan,” katanya saat jumpa pers di Gedung Ki Hadjar Dewantara, Jakarta, (15/05/2015).
 
Ia menjelaskan, ada yang menarik pada hasil UN SMA. Dari tujuh mata pelajaran yang diujikan dalam UN SMA, mata pelajaran yang mengalami kenaikan nilai secara signifikan adalah Bahasa Indonesia. Untuk jurusan IPA, rerata nilai Bahasa Indonesia naik 3,66. Sedangkan untuk jurusan IPS, rerata nilai Bahasa Indonesia naik 3,16.
 
“Kita bersyukur nilai Bahasa Indonesia meningkat, karena ini hal yang mendasar,” ujar Mendikbud.
 
UN tingkat SMA/sederajat tahun 2015 diikuti 19.215 sekolah dengan jumlah peserta mencapai 1.661.832 orang. Dari 758.055 peserta UN program studi IPA, 3,12% memiliki rerata nilai lebih dari 85. Sedangkan untuk program studi IPS, dari 852.870 peserta, hanya 0,24% yang memeperoleh nilai di atas 85.

Universitas Paramadina Gelar Lomba Tulis Guru



INFO TABAGSEL.com-Untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, khususnya Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat, Universitas Paramadina mengadakan lomba karya tulis bagi para guru. Lomba yang diberi nama Karya Tulis Paramadina (KTP) in merupakan kompetisi yang bersifat akademik bagi para guru.


“Harapan kami, melalui program ini Universitas Paramadina turut serta memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengasah dan mengekspresikan kompetensinya," ujar Hendriana Werdhaningsih, Direktur Humas Universitas Paramadina.


Ada tiga topik yang diberikan dalam lomba KTP 2015 ini. Pertama, peranan multimedia dan teknologi dalam meningkatkan efektivitas belajar siswa. Kedua, tantangan dan peran guru dalam pengembangan kompetensi dan karakter siswa di kota megapolitan. Ketiga, indikator keberhasilan guru : angka atau sistem nilai ( values of life ).


Para peserta tidak dikenakan biaya partisipasi. Tersedia hadiah uang tunai jutaan rupiah dan juga hadiah hiburan bagi para pemenang lomba. Batas akhir pengumpulan karya adalah 30 Mei 2015 dan bia dikirim melalui email ke lomba@paramadina.ac.id. Info lebih lengkap mengenai syarat ketentuan lomba dan penilaian dapat dicek pada situs www.paramadina.ac.id.

Hari Ini Kelulusan SMA Sederajat Diumumkan



INFO TABAGSEL.com-Pengumuman nilai hasil Ujian Nasional (UN) SMA/SMK secara nasional termasuk di Sumatera Utara (Sumut) rencananya digelar serentak hari ini, Jumat (15/5), sekaligus juga bersamaan dengan pengumuman kelulusan siswa oleh masing-masing sekolah. "Jika tidak ada perubahan, sesuai Prosedur Operasional Standar (POS), Jumat (15/5), kelulusan SMA sederajat diumumkan," kata Koordinator Ujian Nasional (UN) Provinsi Sumut, August Sinaga, Rabu (13/5).

Dia mengatakan, pengumuman kelulusan UN SMA tanggal 15 Mei 2015. Sementara SMP tanggal 10 Juni 2015. "Semoga sesuai jadwal. Kami hanya mengikuti arahan dan petunjuk dari Kemendiknas RI, kalau ada perubahan bisa tanggal 18 Mei," ujarnya

August mengimbau, para pelajar yang akan menyambut kelulusan menghindari pesta pora dalam bentuk apapun. "Kami sudah koordinasikan ke pihak sekolah agar menghindari pesta yang tidak baik," tegasnya.

Disebutkan August, hasil UN SMA 2015 sudah diterima dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Jumat (8/5) lalu. Hasil UN juga sampai ke masing-masing sekolah. "Hasil UN SMA sederajat dari Puspendik berupa daftar kolektif, selanjutnya dikirim ke kabupaten/kota mulai Senin (11/5)," ungkapnya.

Penyerahan daftar kolektif hasil UN dari Puspendik ke panitia provinsi, lanjut August, merupakan hal yang baru. Kemudian, hasil UN tersebut diserahkan lagi ke masing-masing sekolah untuk melakukan  penggabungan dengan hasil ujian akhir sekolah.

Sesuai kebijakan Kemendikbud, dijelaskan August, mulai tahun ajaran 2015, kelulusan UN 100 % ditentukan oleh masing-masing sekolah. "Sekolah memiliki kewenangan penuh menentukan kelulusan para peserta didiknya melalui hasil rapat dewan komite sekolah," ungkap August.

Pada bagian lain, August mengatakan, pelaksanaan UN susulan tingkat SMP sederajat digelar pada Senin-Rabu (11-13/5) dan Jumat (15/5) yang juga digelar serentak se Indonesia.

August mengaku, pihaknya belum mendapat data kongkrit berapa peserta UN susulan, karena dinas pendidikan kabupaten/kota belum memberikan laporan mengenai jumlah peserta UN yang tidak ikut. "Kami belum tahu, dari 272.198 peserta UN di 3.420 sekolah itu, berapa yang tidak hadir saat UN. Namun untuk naskah soal UN susulan sudah dikirm ke kabupaten/ kota bersamaan dengan naskah soal UN utama beserta lembar jawabannya," ungkap August.

Kamis, 14 Mei 2015

Besok, Hasil Kelulusan UN SMA Sederajat Diumumkan

INFO TABAGSEL.com-Pengumuman kelulusan siswa SMA sederajat (SMK, MA, dsb) akan diumumkan besok sore, Jumat (15/5/2015).

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Medan, Elly Rambe mengatakan, pengumuman kelulusan akan dilakukan oleh masing-masing sekolah, tepat pada pukul 15.00 WIB. Ia mengaku pihaknya belum bisa menginformasikan hasil UN, karena harus menunggu keputusan akhir rapat dewan guru di setiap sekolah yang digelar besok pagi.

"Itu lah. Kemarin saya bilang juga. Mereka memberi data kelulusan itu setelah mereka umumkan dulu. Besok, begitu mereka umumkan, kita baru bisa mengumumkan," kata Elly, melalui sambungan ponsel, Kamis (14/5/2015).

Hasil UN, kata Elly, akan dibawa ke dalam rapat pleno dewan guru untuk menentukan hasil akhir sebelum seorang siswa dinyatakan lulus atau tidak.

"Maksud saya, walaupun hasil UN itu kita sudah dapat, kita gak mungkin kita umumkan sekarang. Karena itu masih dirapatkan dulu di dewan guru," ujarnya.

Kepala SMA Sutomo 1, Khoe Tjok Tjin mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan hasil nilai UN sekarang karena harus dirapatkan terlebih dahulu melalui dewan guru.

Daftar Jurusan Paling Diminati Pendaftar SNMPTN


INFO TABAGSEL.com-Farmasi adalah jurusan yang paling diminati peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri pada ilmu pengetahuan alam dan teknologi. Dari sepuluh program studi yang peminatnya paling banyak, empat studi di antaranya adalah program farmasi.

Jurusan farmasi di Universitas Gadjah Mada ada di urutan ketiga dengan jumlah peminat 5.164 peminat. Lalu ada Studi Farmasi di Universitas Padjajaran di urutan keempat dengan jumlah peminat sebanyak 4.993 orang.

Lalu di urutan kelima ada Jurusan Farmasi dari Universitas Hasanudin dengan jumlah peminat 4.605 orang. Terakhir ada jurusan Farmasi di Universitas Sumatera Utara yang menduduki urutan kedelapan dalam tabel paling banyak peminatnya di SNMPTN. Jurusan Farmasi USU memiliki 4.430 peminat.

Ketua Pokja SNMPTN Muhamad Zainuddin memaklumi bahwa jurusan farmasi memang salah satu jurusan yang sangat diminati akhir-akhir ini. “Contohnya saja, tahun lalu siswa satu angkatan jurusan farmasi itu hanya ada 100 orang. Pada tahun ini satu angkatannya bisa mencapai 250 orang, “ kata Zainuddin saat dihubungi Minggu, 10 Mei 2015.

Dosen Farmasi di Universitas Airlangga ini pun menilai tingginya minat masyarakat di jurusan farmasi lantaran aturan pemerintah yang diberlakukan pada dua tahun terakhir ini. Aturan itu memberikan peluang tinggi bagi industri untuk menggunakan apoteker dalam pendistribusian obat. “Sekarang setiap transaksi obat harus ada apotekernya. Jadi peluang kerjanya semakin banyak,“ katanya.

Alasan lain adalah kesadaran masyarakat yang tinggi dalam hal penggunaan obat. Sehingga apoteker harus bisa menyampaikan saran dan kegunaan terkait obat yang mereka seharusnya memberikan kesembuhan. “Kebutuhan untuk jurusan farmasi semakin tinggi di dunia kerja,” kata Zainuddin.

Hasil SNMPTN 2015 telah diumumkan secara online pada Sabtu 9 Mei 2015 dan di koran pada Minggu, 10 Mei 2015. Dari 852.093 peminat SNMPTN yang mendaftar tahun ini, yang dinyatakan lulus seleksi baru ada 137.005.

Berikut adalah daftar 10 besar program studi yang paling banyak peminatnya.

Program Studi -- Perguruan Tinggi Negeri -- Jumlah Peminat

1. Teknik Informatika -- Universitas Brawijaya -- 6.774 orang
2. Ilmu Kesehatan Masyarakat -- Universitas Sumatera Utara -- 5.925 orang
3. Farmasi -- Universitas Gadjah Mada -- 5.164 orang
4. Farmasi -- Universitas Padjajaran -- 4.993 orang
5. Farmasi -- Universitas Hasanudin -- 4.605 orang
6. Kesehatan Masyarakat -- Universitas Diponegoro -- 4.5354 orang
7. Ilmu Keperawatan -- Universitas Padjajaran -- 4.481 orang
8. Farmasi -- Universitas Sumatera Utara -- 4.430 orang
9. Ilmu Komputer -- Universitas Sumatera Utara -- 4.360 orang
10. Teknik Informatika -- Universitas Padjajaran -- 4.343 orang

Jumat, 01 Mei 2015

Melalui Hardiknas 2015 Semua Pihak Diajak Bertanggung Jawab dan Terlibat di Dunia Pendidikan Indonesia



INFO TABAGSEl.com-Tema dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2015 yang jatuh pada tanggal 2 Mei adalah "Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila". Pada peringatan Hardiknas tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ingin menegaskan pada semua pihak untuk terlibat dan bertanggung jawab terhadap dunia pendidikan Indonesia.
 
Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, saat memberikan keterangan pers tentang Persiapan Ujian Nasional SMP/Sederajat 2015 di kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (30/4/2015).
 
Mendikbud mengungkapkan, pemerintah memiliki tanggung jawab secara konstitusional dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Tetapi, kata dia, semua orang terdidik di Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk memajukan dunia pendidikan. "Kita ingin mengajak kepada semua pihak, mari kita terlibat," ujarnya.
 
Mendikbud mengimbau, semua pihak yang sudah merasakan pendidikan untuk kembali peduli terhadap dunia pendidikan. Dia mengatakan, pesan yang ingin disampaikan di peringatan Hardiknas adalah perayaannya bukan saja bagi orang-orang yang berada di dunia pendidikan saat ini tetapi semua orang yang telah terdidik oleh dunia pendidikan Indonesia. "Memajukan pendidikan tidak mungkin dikerjakan hanya oleh sekolah, hanya oleh pemerintah, sementara masyarakat tidak terlibat apalagi yang sudah merasakan pendidikan," tuturnya.
 
Mendikbud menekankan, Kemendikbud ingin menghasilkan anak-anak di dunia pendidikan Indonesia yang tidak hanya berjiwa Pancasila tetapi juga berkarakter Pancasila. Secara eksplisit, kata dia, Kemendikbud ingin anak-anak Indonesia menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam praktek kesehariannya. "Saya percaya bahwa sekolah-sekolah merupakan institusi yang bisa menumbuhkan ini," ucapnya.
 
Mendikbud menjelaskan, untuk dapat membangun karakter Pancasila pada siswa maka sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan baik pendidiknya maupun institusinya seperti konsep sekolah sebagai taman yang menyenangkan oleh Ki Hajar Dewantara. Jangan sampai, kata dia, siswa datang ke sekolah dengan berat hati kemudian belajar dengan berat hati dan pulang dari sekolah dengan senang hati. "Kita ingin di Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita jadikan sekolah kita menjadi sekolah yang menyenangkan, tempat belajar yang membahagiakan," katanya. 

Jadwal Lengkap Ujian Nasional SMP

Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (30/4/2015), terkait pelaksanaan UN SMP pekan depan.


INFO TABAGSEl.com-Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat akan dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia pada 4-7 Mei 2015, pekan depan.

Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan pihaknya sudah melakukan video conference dengan penyelenggaraan UN SMP ke daerah-daerah untuk memastikan kesiapan pelaksanaan UN seperti logistik.

"Kami sudah sampaikan untuk memastikan persiapan yang telah dilakukan," kata Anies dalam jumpa pers di Ruang Posko UN, Kemdikbud, Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Anies menjelaskan, sebanyak 50.515 SMP yang telah siap menjalankan UN tahun ini dengan jumlah peserta 3,7 juta siswa.

Sedangkan peserta yang akan mengikuti ujian berbasis komputer ada 9.300 siswa.

"Persiapan logistik dan lain-lain sudah berjalan baik," katanya.

Adapun UN CBT dan PBT SMP sederajat dilaksanakan pada 11-15 Mei 2015 sementara UN susulan 11-15 Mei. Untuk pengumuman hasil UN SMP 10 Juni 2015.

Berikut jadwal UN untuk tingkat SMP dan sederajatnya :

Senin, 4 Mei, pukul 07.30-09.30 mata pelajaran Bahasa Indonesia

Selasa, 5 Mei, pukul 07.30-09.30 mata pelajaran Matematika

Rabu, 6 Mei, pukul 07.30-09.30 mata pelajaran Bahasa Inggris

Kamis, 7 Mei, pukul 07.30-09.30 mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

Sedangkan untuk ujian susulan:

Senin, 11/05/2015 pukul 07.30-09.30 mata pelajaran Bahasa Indonesia dan pukul 10.30-12.30 mata pelajaran Matematika.

Kamis, 30 April 2015

Logistik UN SMP di Paluta Sampai

Sejumlah petugas dari Dinas Pendidikan Paluta menurunkan kotak logistik UN tingkat SMP se Paluta dari dalam angkutan travel, Selasa (28/4).


INFO TABAGSEL.com-Sebanyak 366 kotak Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs untuk Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) telah tiba di Kantor Dinas Pendidikan setempat, Selasa (28/4) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dari 366 kotak logistik UN tersebut terdiri dari naskah soal UN dan LJK untuk seluruh mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Indonesia tingkat SMP sederajat.

Kepala Dinas Pendidikan Paluta H Juta Lubis dikonfirmasi melalui Kabid Pendidikan Menengah Umum dan Kejuruan (Dikmenum) Paluta Ermida Hartaty Siregar Spd Msi membenarkan 366 kotak logistik UN tingkat SMP sederajat telah diterima oleh pihak Disdik Paluta.

Menurutnya, untuk saat ini jumlah logistik UN tersebut tidak ada yang kurang sesuai dengan jumlah kotak dan data yang tertera di dalam daftar pengiriman barang, namun pihaknya akan melakukan pengecekan kembali apakah isi didalam setiap kotaknya sudah sesuai atau ada yang kurang.

Selain itu, lanjutnya, dalam pendistribusian logistik UN ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan selama pendistribusian logistik ke setiap sekolah, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan pihak ketua sub rayon di setiap kecamatan.

Masih menurut Ermida yang juga Ketua panitia pelaksanaan UN tahun 2015, logistik UN ini rencananya akan dititipkan di kantor Polsek Padang Bolak sebelum dibagikan ke setiap sekolah.

Adapun jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat tahun 2015 sebanyak 4530 yang terdiri dari 1926 peserta dari 32 SMP negeri dan 3 SMP swasta, 2482 peserta dari 4 Mts negeri dan 41 Mts swasta serta 122 peserta untuk paket B dari 5 PKBM. Pantauan wartawan, pembongkaran logistik UN dari mobil angkutan ke dalam kantor Disdik Paluta dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari Polsek Padang Bolak.

Sabtu, 25 April 2015

Naskah soal UN SMP Sumut didistribusikan Senin


INFO TABAGSEL.com-Naskah soal beserta Lembaran Jawaban Ujian Nasional (LJUN) 2015, SMP/MTs, SMPLB dan pendidikan kesetaraan program paket B/Wustha di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) didistribusikan pada hari Senin 27 April hingga Sabtu 2 Mei untuk 33 kabupaten/kota di daerah tersebut.

Koordinator UN Sumut, Agust Sinaga di Medan, Sabtu, mengatakan pendistribusian naskah UN tersebut mendapat pengawalan ekstra ketat dari aparat kepolisian dan petugas Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.

Pendistribusian naskah UN itu, menurut dia, dilaksanakan selama sepekan, karena ada beberapa kabupaten di Sumut yang cukup jauh dan terpencil, yakni kabupaten di Kepulauan Nias, serta Kabupaten Mandaling Natal (Madina).

"Jadi, pengiriman naskah soal UN SMP dan sederajat itu, dilakukan secara bertahap dan ekstra hati-hati untuk menjaga agar dokumen negara tersebut tidak mengalami kerusakan," ujar Agust.

Dia menyebutkan, naksah UN SMP yang akan dibagikan itu, saat ini disimpan di sebuah gudang di Jalan Raya Medan Batangkuis Km 14, Kabupaten Deli Serdang.

Naskah soal UN SMP tersebut dikirimkan pihak Percetakan PT Cerya Riau Mandiri Printing, Pekanbaru selaku pemenang tender kepada Disdik Sumut, Sabtu (18/4) malam dengan pengawalan dari petugas kepolisian.

Agust menjelaskan, pelaksanaan UN SMP itu, akan dilaksanakan secara serentak di tanah air, yakni mulai 4-7 Mei 2015.Dan UN tersebut dengan empat mata pelajaran, antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Seluruh SMP sederajat di Sumut sudah siap untuk mengikuti pelakanaan UN tahun 2015 ini," katanya.

Data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, jumlah peserta UN SMP dan sederajat tercatat sebanyak 272.198 siswa dan 3.420 sekolah yang berada di kabupaten/kota di daerah tersebut.

Dari jumlah 272.198 siswa itu, yakni jenjang SMP diikuti 210.655 siswa, SMP Terbuka 1.093 siswa, SMPLB 77 siswa, paket B/Wustha 3.063 orang, dan MTs sebanyak 57.310 siswa yang berasal dari 938 sekolah di Sumut.

Kamis, 23 April 2015

Dukung KAA 2015,Kemendikbud Gelar Pameran


INFO TABAGSEL.com-Sebagai bentuk dukungan dalam rangka Peringatan KAA ke-60 , Ditjen Kebudayaan Kemendikbud menyelenggarakan beberapa program di Jakarta dan Bandung .

Untuk Jakarta, kegiatan Pameran yang juga merupakan side event dari Peringatan KAA ke-60 ini dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 19-23 April 2015. Konten pameran berisi informasi tentang latar belakang penyelenggaraan WCF, penjelasan KAA sebagai forum diskusi budaya pertama di dunia, serta dokumentasi audio visual kegiatan WCF 2013 di Bali.

Sedangkan kegiatan pendukung yang diselenggarakan di Bandung dilaksanakan di Gedung Indonesia Menggugat, pada 18-24 April 2015, yang terbagi dalam beberapa rangkaian acara seperti: Pameran; Orasi Budaya yang disampaikan Mendikbud; Forum Diskusi Terarah tentang World Culture Forum; Pemutaran Film Dokumentasi KAA; Repertoar Asia Afrika; dan Pembacaan buku The Bandung Connection Karya Roeslan Abdoelgani.

Kegiatan pendukungan Peringatan KAA ke-60 menuju WCF II tahun 2016 diharapkan dapat menjadi media informasi tentang keterkaitan antara pelaksanaan KAA dengan WCF, di mana disebutkan pula sebagai bagian forum diskusi budaya dunia dan bukan hanya forum diplomasi politik semata. Dengan kegiatan pendukungan ini juga diharapkan WCF dapat dijadikan sebagai forum dunia yang meneruskan amanah KAA dalam Dasa Sila Bandung, khususnya penekanan dalam isu kebudayaan dunia.

Kegiatan pendukungan juga dimaksudkan untuk memperkenalkan kegiatan WCF kepada delegasi internasional yang hadir pada acara Peringatan KAA ke-60 di Jakarta yang sekaligus menyosialisasikan penyelenggaraan kegiatanWCF tahun 2016, serta membangun dukungan dari pemangku kepentingan utama (stakeholders) kebudayaan Indonesia untuk kesuksesan penyelenggaraan World Culture Forum II di Bali pada tahun 2016. Kehadiran delegasi jug diharapkan dapat memberi masukan penting dari arus utama dasar pemikiran untuk pembahasan topik-topik yang berhubungan dengan harmonisasi, perdamaian dan kebudayaan dunia. (Desliana Maulipaksi/ Sumber: www.kebudayaan.kemdikbud.go.id)