DAFTAR BERITA

Jumat, 26 April 2013

G-Resource Martabe Batang Toru Catat Penjualan Kuartal 1 Sebesar $117,9 Juta


INFO TABAGSEL.com-G-Resources Group Limited, melalui tambang emas Martabe Batang Toru Tapanuli Selatan mencatat penjualan kuartal pertama 2013 sebesar US$117,9 atau Rp 1,16 Trilyun

Rinciannya adalah 63.633 ounces emas dan 244,383 ounces perak (1 ounces emas/perak setara dengan 31,1 gram).

"Kuartal pertama tahun 2013 merupakan rentang waktu operasi pertama dalam masa uji coba produksi tambang emas Martabe. Meski kinerja pabrik pengolahan bijih masih terus ditingkatkan, namun produksi emas yang dihasilkan telah melebihi target," kata Corporate Communications Senior Manager, Katarina Hardono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/4/2013).

Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengeluarkan izin operasi produksi selama 30 tahun di bawah kontrak karya PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga telah menerbitkan izin pembuangan air sisa proses ke sungai Batangtoru untuk proyek pertambangan emas martabe PT Agincourt Resources.

Biaya-biaya operasional selama kuartal ini sesuai dengan anggaran. Biaya produksi emas perusahaan berdasarkan Gold Institute Standard sejumlah US$596/ounce.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan pengeboran sebagai bagian dari kegiatan eksplorasi berdasarkan kontrak karya di wilayah Pahae dan Tango Papa," kata Katarina.

Pekerjaan pencarian dan pengembangan sumber daya di sekitar deposit Purnama terus memberikan hasil-hasil positif. Upaya pengeboran awal yang dilakukan ke arah selatan dan timur deposit, telah menunjukkan simpangan pengeboran yang menjanjikan yang hasilnya akan diumumkan pada kuartal berikutnya. 

1 komentar:

Iskandar Muda Hasibuan mengatakan...

Semoga warga Batangtoru mendapat Koin mas bila perlu berternak emas, tidak ada lagi yang jadi kuli bagunan, kuli jalanan, atau buruh kasar di pertambangan emas, karena mereka bukan budak ditanah leluhur, semestinya mereka adalah tuan... tapi aneh ya.. kok saham cuma kebagian 70% dari 5 % yang disisakan..... katanya.... untung....... yang betul buntung lho.....