DAFTAR BERITA

Jumat, 26 April 2013

Sekte agama bakar bayi di Cile


Polisi menyelidiki lokasi kejadian untuk mencari bagian tubuh bayi yang masih tersisa.

INFO TABAGSEL.com-Polisi di Cile menangkap empat orang yang dituduh membakar bayi yang baru lahir hingga tewas.

Mereka dituduh melakukan aksi itu untuk kepentingan ritual penyembuhan dan keempatnya dicurigai merupakan anggota sebuah sekte agama.

Polisi mengatakan diantara keempat orang yang ditangkap itu termasuk juga ibu si bayi malang tersebut.

Bayi yang berusia tiga hari itu tewas setelah dilemparkan ke dalam api pada sebuah ritual yang berlangsung pada November tahun lalu di kota Colliguay.

Kelompok ini melakukan aksi tersbut karena beranggapan bahwa bayi itu adalah anti Kristus.

Selain menangkap keempat pelaku, polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap pemimpin kelompok sekte itu, Ramon Gustavo Castillo Gaete yang melarikan diri sejak Februari lalu.

Otoritas keamanan setempat mengatakan Castillo Gaete yang dikenal sebagai "Antares dari Cahaya" -paling terang diantara yang terang- kerap menganggap dirinya sebagai Tuhan dan percaya bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012.
Bujuk ibu bayi

Dia juga diyakini sebagai ayah dari bayi yang dibunuh tersebut.

Gaete dituduh telah meyakinkan sang ibu bayi, Natalia Guerra menyerahkan bayinya untuk ritual 'pengorbanan.'

"Mereka melemparkan bayi itu hidup-hidup ke dalam api," kata seorang penyelidik polisi.

Di lokasi peristiwa, polisi menemukan bahwa api untuk melakukan ritual itu dinyalakan dalam lubang yang digali sedalam dua meter.

Selama melakukan ritual pengorbanan itu, para anggota sekte yang berdiri sejak tahun 2005 itu mengkonsumsi tumbuhan lokal yang diberi nama ayahuasca yang memiliki efek halusinasi kuat dan biasa dikonsumsi masyarakat lokal.

Gaete menurut penyelidik juga melakukan hubungan seksual dengan seluruh perempuan anggota sekte tersebut.

Tidak ada komentar: