Selasa, 07 Agustus 2012

Penyaluran Tunjangan Sertifikasi Guru Bermasalah,Pemerintah Akan Mengubah Mekanisme


INFO TABAGSEL.com-Penyaluran Tunjangan Sertifikasi guru bermasalah.Tunjangan yang seharusnya Cair setiap akhir triwulan ternyata tidak sampai kepada guru yang berhak menerima.Di Tapanuli bagian selatan misalnya,pencairan triwulan ke-2 yang seharusnya diterima guru paling lambat akhir Juli,hanya kota Padangsidimpuan yang melaksanakan perintah Kemendikbud itu.
Oleh karena itu Pemerintah akan mengevaluasi mekanisme penyaluran  tunjangan sertifikasi guru. Kemungkinan besar mekanisme yang akan digunakan sama seperti mekanisme penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang baru. Hal itu ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di sela-sela rapat kerja dengan Komisi X DPR, Selasa (7/8/2012), di Jakarta.
"Uang sudah kami kirim ke kabupaten/kota. Sekarang mereka yang harus segera menyalurkan ke guru. Kita tidak bisa beri sanksi. Satu-satunya cara, evaluasi mekanisme penyalurannya," tutur Nuh.
Nuh mengeluhkan banyaknya alasan kabupaten/kota untuk tidak segera menyalurkan kepada guru. Alasan itu antara lain guru belum memiliki surat keputusan (SK). Mendikbud menegaskan hal itu sudah selesai dilakukan pemerintah dan sudah dikirimkan ke daerah. Alasan lainnya, guru belum memenuhi standar syarat mengajar 24 jam.
"Saya sudah berkali-kali minta daerah segera menyalurkan ke guru," ujarnya.
Fenomena keterlambatan penyaluran tunjangan kesejahteraan guru ini sama seperti yang terjadi pada penyaluran dana BOS tahun 2011. Uang sudah dikirimkan ke daerah, tetapi tidak segera diberikan kepada guru.
"Kemungkinan besar model penyaluran tunjangan kesejahteraan guru akan seperti model penyaluran BOS yang baru," tutur Nuh.
Untuk itu, Nuh mengimbau daerah-daerah agar segera menyalurkan apa yang sudah menjadi hak orang lain sesuai aturan yang berlaku, terutama untuk triwulan kedua tahun ini, sebelum hari raya Idul Fitri atau sebelum tanggal 17 Agustus 2012.
Tunjangan kesejahteran guru untuk periode triwulan kedua 2012 seharusnya sudah diterima para guru bulan Juli lalu. Adapun untuk triwulan pertama seharusnya diterima bulan April lalu.
"Segera salurkan karena itu hak orang lain (guru). Bisa jadi yang berhak menerima uang itu bukan guru yang kaya, tetapi sangat membutuhkan uang itu," kata Nuh.

Pimpinan Berebut Pengaruh, Pembahasan P.APBD Madina 2012 Diabaikan


INFO TABAGSEL.com-Sejumlah komponen masyarakat di Kota Panyabungan khususnya kalangan Mahasiswa, LSM, Organisasi Kemasyarakatan lainnya menyesalkan sikap 3 Pimpinan Dewan dan seluruh Pimpinan alat kelengkapan DPRD yang sampai sekarang ini ( Bulan Agustus ) masih saling rebut pengaruh untuk mendapatkan jabatan dan pengaruh sehingga Agenda Pembahasan Perhitungan APBD Tahun 2012 seperti diabaikan.

“ Kita sangat menyesalkan sikap 3 Pimpinan DPRD dan seluruh Pimpinan Alat kelengkapan DPRD yang sibuk dengan kepentingan kelompok dan pribadinya masing-masing, akibatnya kepentingan rakyat terkait Perhitungan APBD Tahun 2012 di abaikan,” ujar Ahmad Farwis Hasibuan Pengurus Organisasi Kemasyarakat Pemuda kepada Wartawan di Madina.

Menurut Ahmad Farwis, saling rebut pengaruh antara Pimpinan dan anggota DPRD Madina sudah berjalan hamper 7 bulan lamanya, waktu itu Ketua DPRD Madina As.Imran Khaitamy Daulay.SH tepatnya 11 Maret 2011 lalu di Ruang Paripurna DPRD di Mosi 31 anggota Dewan sehingga masyarakat banyak yang heran dibuatnya sebab hal seperti itu baru pertama kali terjadi di wilayah Madina.

Setelah kejadian itu, ujarnya, rakyat Madina beralih pandangannya kepada 31 anggota DPRD untuk membawa perubahan terkait dengan tugas dari wakil rakyat di tengah-tengah masyarakat, tetapi kenyataannya justuru semakin kisruh dan kondisi DPRD walaupun agenda nya berjalan sesuai  dengan program DPRD, tetapi kepentingan rakyat selalu terabaikan, sebab kegiatan DPRD selama hamper 7 bulan hanyalah kunjungan kerja ke Jakarta, Medan dan daerah lainnya dan paling parahnya SPT/SPPD anggota DPRD banyak yang keluar.

Bahkan, ujarnya, sesuai dengan informasi yang kami terima dan akan kami bawa ke KPK di Jakarta, banyak anggota DPRD yang melakukan perjalanan dinas tidak berangkat, tapi uangnya di terima dan lebih parahnya belum baru satu minggu triwulan jalan anggaran untuk satu triwulan telah ludes sehingga wajar-wajar sajalah KAS DPRD Madina sering kosong.

Karena itulah, ujar Ahmad Farwis, kita berharap kepada Ketua DPRD/Wakil Ketua DPRD Madina bersikaplah sebagai Pimpinan DPRD dan bahaslah kepentingan rakyat, bukankah agenda-agenda seperti pembahasan Perhitungan APBD dan Pembahasan APBD lainnya merupakan kewajiban DPRD untuk membahasnya, kenapa di perlambat, apa Pimpinan DPRD sengaja memperlambat atau menunggu datang tawaran dari Bupati untuk mendapatkan angfau.

Menurutnya, persoalan agenda DPRD seperti pembahasan Perhitungan APBD Madina tidak perlu di perlambat, karena pembahasan itu cepat selesai yang di untungkan rakyat, kapan lagi DPRD Madina menjadi panutan rakyat, apakah ada lagi kegiatan mosi, janganlah kepentingan rakyat di abaikan lantas Pimpinan DPRD dan Pimpinan Komisi sibuk dengan koalesi atau sibuk dengan urusan pribadi-pribadinya.

“ Kami sebagai rakyat wajar untuk mempertanyakan ini, kalau kami langsung mempertanyakannya kepada 3 Pimpinan DPRD jawabnya akan lain, makanya kami memberikan keterangan kepada Wartawan, “ ujarnya dengan tegas.(DNA.Berita)

Bupati Madina Harus Tindak SKPD Tidak Penuhi Target PAD


INFO TABAGSEL.com-Panyabungan. Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengharapkan kepada Bupati Mandailing Natal HM Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution untuk segera melakukan evaluasi dan mengambil tindakan tegas kepada Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) yang tidak dapat mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) hingga Bulan Juni 2012.
Karena berdasarkan data diperoleh dari Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Madina dari target Rp 45 miliar, baru terealisasi Rp 12,541 miliar atau 27, 87 %.

Hal ini disebabkan dari 14 SKPD yang memiliki target PAD, masih ada yang realisasinya minim, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari Bupati/Wakil dan Sekdakab Madina.

Hal itu disampaikan Iskandar Hasibuan kepada sejumlah wartawan, Jumat ( 3/8) di ruang kerja Fraksi Perjuangan Reformasi DPRD Madina menjawab pertanyaan sekitar kinerja SKPD Madina di Tahun 2011-2012.

Menurut Iskandar Hasibuan, masih minimnya di peroleh SKPD terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Juli 2012 disebabkan Pimpinan SKPD yang bersangkutan tidak mengerti dengan kinerjanya.

Sehingga staf yang ditugasi untuk masalah PAD di instansi itu tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Maka sangat wajar sekali Bupati Madina dan Sekdakab Madina harus bertindak secara tegas guna untuk meningkatkan PAD.

“Selaku anggota Badan Anggaran DPRD Madina saya mengharapkan kepada Bupati dan Sekdakab Madina untuk tidak ada keraguan dalam memberikan tindakan kepada SKPD yang PAD nya tidak tercapai sesuai dengan target setiap bulannya,” ujar Iskandar Hasibuan.

Anggota Komisi 3 DPRD Madina H Binsar Nasution yang ditanya wartawan, Kamis (2/8) di ruang Fraksi Perjuangan Reformasi, mengatakan, tidak tercapainya Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) di setiap SKPD di jajaran Pemkab Madina disebabkan pemerintah tidak mempunyai keberanian dalam menegakkan peraturan yang ada.

Misalnya masalah IMB terlihat pemerintah dalam menegakkan Perda tidak berani. “Pemerintah tidak pernah berani dalam menegakkan peraturan yang ada, makanya PAD tidak tercapai disebabkan tidak adanya keberanian pemerintah dalam menegakkan Perda,” ujar H.Binsar Nasution dengan tegas.(MedanBisnisi)

Pengumuman Nama-nama Pelamar Kemenhum Ham Lulus Seleksi Administarsi

Pengumuman Kelulusan CPNS Kemenkumham 2012,Kanwil SUMUT

Pengumuman Kelulusan CPNS Kemenkumham 2012 seluruh Indonesia

a

1. Pusat Unduh di sini!

2. Aceh Unduh di sini!

3. Sumatera Utara Unduh di sini!

4. Sumatera Barat Unduh di sini!

5. Bengkulu Unduh di sini!

6. Jambi Unduh di sini!

7. Riau :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

8. Kepulauan Riau Unduh di sini!

9. Bangka Belitung Unduh di sini!

10. Sumatera Selatan
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

11. Lampung Unduh di sini!

12. DKI Jakarta :
-- SLTA Unduh di sini!
-- SARJANA Unduh di sini!

13. Banten :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Pemeriksa Dokumen Keimigrasian Unduh di sini!
-- Sarjana Penyuluh Pembinaan Napi Unduh di sini!
-- Sarjana Perancangan Peraturan Perundang-undangan Unduh di sini!

14. Jawa Barat Unduh di sini!

15. Jawa Tengah :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

16. Jawa Timur :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

17. DI Yogyakarta :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

18. Bali Unduh di sini!

19. Nusa Tenggara Barat Unduh di sini!

20. Nusa Tenggara Timur :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

21. Kalimantan Barat Unduh di sini!

22. Kalimantan Selatan Unduh di sini!

23. Kalimantan Tengah Unduh di sini!

24. Kalimantan Timur Unduh di sini!

25. Sulawesi Selatan :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Pemeriksa Dokumen Keimigrasian Unduh di sini!
-- Sarjana Penyuluh Pembinaan Napi Unduh di sini!
-- Sarjana Perancangan Peraturan Perundang-undangan Unduh di sini!

26. Sulawesi Tengah :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

27. Sulawesi Tenggara Unduh di sini!

28. Sulawesi Barat Unduh di sini!

29. Sulawesi Utara :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Sastra Inggris Unduh di sini!
-- Sarjana Hukum Islam Unduh di sini!
-- Sarjana Hukum Unduh di sini!
-- Sarjana Manajemen Keuangan Unduh di sini!

30. Gorontalo Unduh di sini!

31. Maluku :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Diploma Unduh di sini!
-- Sarjana Unduh di sini!

32. Maluku Utara :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Pemeriksa Dokumen Keimigrasian Unduh di sini!
-- Sarjana Penyuluh Pembinaan Napi Unduh di sini!
-- Sarjana Perancangan Peraturan Perundang-undangan Unduh di sini!

33. Papua Unduh di sini!

34. Papua Barat :
-- SLTA Unduh di sini!
-- Sarjana Hukum Unduh di sini!
-- Sarjana Syariah Islam Unduh di sini!

Senin, 06 Agustus 2012

Apakah yang Sebenarnya Terjadi di Rohingya?

Muslim Rohingya yang ingin masuk Bangladesh untuk mengungsi dari konflik yang terjadi (sumber: bbc.co.uk)Add caption

INFO TABAGSEL.com-Beberapa hari terakhir banyak berita yang simpang siur terutama penampilan foto di facebook tentang Muslim Rohingya, semoga informasi berikut bisa memberikan sedikit pencerahan.
Siapakah sebenarnya Rohingya?
Rohingya adalah sebuah suku minoritas di daerah Rakhine, di negara Myanmar atau Birma. Di Rakhine, dan di seluruh daerah Birma, mayoritas penduduknya adalah penganut agama Budha. Sementara, Rohingya adalah suku yang menganut Islam sebagai agama mereka. Diperkirakan ada 800.000 orang Rohingya yang tinggal di daerah Rakhine.
Apa sebenarnya konflik yang terjadi?
Tidak ada jawaban yang pasti bisa memberitakan fakta yang benar-benar terjadi. Di berbagai berita internasional, konflik ini dimulai dari adanya kasus pemerkosaan seorang wanita beragama Budha oleh tiga orang laki-laki muslim. Selanjutnya tiga orang laki-laki muslim yang dituduh kemudian dua di antaranya dijatuhi hukuman mati, sedang seorang lainnya meninggal di penjara. Setelah itu ada penyerangan yang menewaskan 10 orang muslim Rohingya. Kemudian masing-masing dari kedua pihak Rakhine yang beragama Budha dan Rohingya yang beragama Islam saring selang menyerang sehingga menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. Kalau dari BBC sudah 50 orang meninggal dan 2500 rumah terbakar.
Bila melihat dari asal mula konflik, seharusnya kekacauan lebih besar bisa dihindari apabila pihak militer yang memang ditugasi oleh pemerintah benar-benar berusaha. Namun sepertinya banyak pihak menyesalkan keputusan pemerintah karena menyerahkan keamanan Rakhine pada militer, padahal sudah banyak sejarah yang kelam yang terjadi antara militer dengan kedua pihak Islam dan Budha.
Mengapa Rohingya yang menjadi korban?
Rohingya memiliki masalah yang cukup pelik yang mungkin saya sendiri tidak bisa menjelaskannya secara detil karena keterbatasan informasi. Namun yang bisa saya tambahkan adalah bahwa Pemerintah Birma atau Myanmar menolak Rohingya sebagai salah satu etnis yang masuk dalam suku yang diakui kewarganegaraannya. Dan karena Rohingya tinggal dalam wilayah yang terisolir (atau mungkin sengaja diisolasi dari dunia luar), mereka tidak mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara yang sah.
Oleh sebab itu ketika terjadi permasalahan, sangat berat untuk membantu para muslim Rohingya karena mereka sendiri telah dianggap sebagai imigran gelap yang datang dari Bangladesh. Beberapa ahli sejarah memang menyatakan benar ada gelombang imigran dari Bangladesh ketika Inggris berkuasa di Myanmar. Namun mereka (para sejarawan) juga menegaskan sebelum gelombang imigrasi itu telah ada sebagian besar penduduk yang memang tinggal di daerah tersebut yang beragama Islam.
Dan memang ada undang-undang yang menentukan bahwa Rohingya tidak diakui sebagai salah satu etnis yang berhak mendapatkan kewarganegaraan. Maka kini, kurang lebih 800.000 orang Rohingya tidak memiliki negara.
Sejarah mengapa mereka tidak diakui bisa jadi memberikan jawaban yang beragam. Bisa jadi karena faktor politik, penjajahan dan lain sebagainya.
Konflik ini sebenarnya juga sudah berjalan cukup lama namun karena memang sengaja tidak dibiarkan keluar beritanya, konflik ini seakan tidak terjadi. Sudah banyak gelombang pengungsi baik ke Bangladesh, Malaysia atau negara tetangga yang lain.
Apa yang bisa kita lakukan?
Fakta sejarah, alasan terjadinya konflik tidak bisa diketahui dengan pasti apakah memang seperti itu yang terjadi atau sebaliknya. Namun sekarang fakta yang ada ialah:
  1. Bahwa Muslim Rohingya tidak diakui sebagai warga negara Burma. Jadi mereka dianggap oleh pemerintahnya sendiri sebagai imigran gelap.
  2. Telah terjadi konflik horizontal yang terjadi di Rakhine yang melibatkan para muslim Rohingya dan pemeluk agama Budha.
  3. Karena tidak adanya pengakuan dari pemerintah bahwa Rohingya adalah warga negara Myanmar, muslim Rohingya sangat kesulitan untuk mendapatkan bantuan.
  4. Kita sebagai seorang muslim yang diikat oleh Allah sebagai saudara sebaiknya juga merasakan penderitaan mereka, muslim Rohingya dan membantu sesuai dengan kemampuan kita, baik dengan berdoa, berdonasi, atau bahkan bila memungkinkan membuka jalur diplomasi ke pihak Myanmar (bagi yang memiliki posisi strategis di pemerintah seperti anggota DPR, duta besar, Menlu dsb).
Demikian apa yang bisa saya sarikan dari beberapa berita internasional yang saya rangkum di sini.
Wallahu A’lam
Sumber:
  1.  http://tinyurl.com/cdqonrk (Al Jazeera)
  2.  http://tinyurl.com/6p7od7s (bbc.co.uk)
  3.  http://tinyurl.com/bw3wqy8 (soros.org)
  4.  http://tinyurl.com/7p886bt (human right watch
  5. http://zakatcentersby.wordpress.com 

PT SMM Harus Hengkang Dari Madina


INFO TABAGSEL.com-Kalangan anggota DPRD Sumut meminta agar  PT Sorikmas Mining (SMM) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara segera hengkang dari kabupaten itu.
Karena, keberadaan PT SMM meresahkan masyarakat Madina. Keresahan yang ditimbulkkan dari perusahaan tambang tersebut sepertinya sudah mencapai puncak jenuh bagi masyarakat  Kabupaten Madina. Sehingga sempat terjadi aksi pembakaran yang dilakukan oleh masyarakat Madina terhadap areal Perusahaan  sebelumnya.
“Kita selaku wakil rakyat sangat perduli terhadap masyarakat yang tanahnya telah diserobot oleh pihak SMM. Jangan seenaknya saja PT SMM merebut lahan masyarakat,” sebut anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra  Iman B. Nasution kepada wartawan, Minggu [05/06] di Medan.
Oleh karena itu, diminta kepada instansi terkait jangan melindungi PT SMM yang sudah merugikan masyarakat.  Karena masyarakat butuh kesejahteraan, bukan hanya dengan janji belaka.
Dalam hal ini kita harap agar PT SMM jangan lagi melakukan pembodohan  atau melakukan penipuan terhadap masyarakat sekitar Madina, tandas Iman yang didampingi H. Pasiruddin Daulay  dan Mulkan Ritonga.
Resah
Sebelumnya hal yang sama juga dikatakan tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda Sumatera Utara Ir. HM Dedi Nasution mengatakan,  masyarakat sangat resah dengan keberadaan PT SMM.
“Untuk itu,  dengan tegas  saya menyerukan kepada warga masyarakat Kabupaten Madina agar bersama-sama dan bersatu untuk mengusir Perusahaan tambang PT Sorik Mas Mining  (SMM) segera hengkang dari tanah Madina,” tandas  HM. Dedi yang akrab dipanggil Ucok Mawar.
Dalam hal ini kita sangat menyesalkan  kekasalan  yang dilakukan oleh PT SMM yang telah terang-terangan merebut apa yang menjadi hak bagi warga masyarakat Kabupaten Madina. “Saya sebagai  tokoh  masyarakat  dan tokoh pemuda Kabupaten Madina, menyerukan kepada masyarakat Madina untuk bersatu padu mengusir PT Sorik Mas Mining, yang telah merampas hak-hak masyarakat Madina dari tanah Madina.
Warga Kabupaten Madina harus bersatu untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak mereka. Dan kita siap mendukung masyarakat Madina sepenuhnya demi merebut kembali apa yang menjadi hak dan mengusir PT Sorik Mas Mining yang telah semena-mena terhadap warga masyarakat Madina,” tandas  tokoh  yang cukup frontal.
“Presiden harus evaluasi  kedua  Menteri  yang  telah memecah belah NKRI tersebut. Kalau memang kedua menteri tersebut ingin mempersatukan bangsa ini, bukan dengan memberikan izin, akan tetapi harus mendukung masyarakat Madina untuk mengusir PT SMM yang telah menjajah masyarakat Madina selama ini,” ujarnya.
Sebelumnya, tim pencari fakta dari DPRD Provinsi Sumatera Utara setelah  melakukan beberapa pertemuan dengan berbagai instansi terkait, masyarakat Desa Huta Godang Muda dan dilanjutkan dengan peninjauan ke Desa Huta Godang Muda.
Berdasarkan hasil pertemuan dan kunjungan tersebut Tim Pencari Fakta DPRD Provinsi Sumatera Utara telah melakukan pembahasan/kajian. Dan hasil kajian tersebut, Tim memperoleh fakta-fakta sebagai berikut, Kontrak Karya PT. Sorikmas Mining yang ditandatangani pemerintah pusat pada tanggal 18 Februari 1998, sesuai kontrak karya tersebut kepemilikan saham PT. Sorikmas Minning.
Yakni, terdiri atas Aberfoyle Pungkut Investment Pte. LTd (75%) dan PT. Aneka Tambang (25%) dan Pemerintah Provinsi dan kabupaten Mandailing tidak dilibatkan dalam kepemilikan saham, wilayah kontrak karya PT. Sorikmas Minning seluas 66.200 Ha.
Sekitar 33.640 Ha berada di wilayah hutan lindang Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), dimana di wilayah hutan lindung tersebut sampai saat ini pihak perusahaan  masih menunda kegitaan eksplorasi.
Selain itu juga, tapal batas wilayah kontrak PT Sorikmas Minning tidak jelas dilapangan.  Program dan sosialisasi kegiatan eksplorasi PT. Sorikmas Minning  di Kab Madina tidak dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kontrak karya.
Hal ini diakui oleh pihak perusahaan, tersumbatnya komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat Huta Godang Muda kec Siabu dengan PT. Sorikmas  Minning telah menimbulkan insiden pada tanggal 29 Mei 2011 yang adanya pembakaran Camp milik PT. Sorikmas Minning  dan penahanan beberapa orang warga Desa Huta Godang Muda Kec. Siabu dan lainnya.(BeritaSore)

Asyik Mesum, Belasan Pasangan Tanpa Busana Digiring Polisi di Madina


INFO TABAGSEL.comBelasan pasangan selingkuh diciduk polisi saat sedang asyik bermesum di hotel di wilayah Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Dalam operasi pekat Ramadan ini, seluruh pasangan bukan suami istri hanya bisa pasrah di giring petugas untuk diperiksa.

Operasi penyakit masyarakat itu dilakukan oleh tim gabungan Satpol PP bersama Kepolisian Madina Sumatera Utara, operasi ini terus dilakukan selama bulan suci Ramadan di seluruh hotel kelas melati yang di duga selalu di jadikan lokasi mesum.

Kasatpol PP Madina, Hendra Perdana mengatakan, kegiatan ini di lakukan secara berkesinambungan dan karena banyaknya laporan-laporan dari masyarakat.

“Pihak hotel kelas melati selalu menerima pasangan yang bukan suami istri untuk menginap di hotel tersebut,” ucapnya kepada wartawan disela-sela operasi pekat Ramadan, Minggu (5/8/2012).

Pantauan dilokasi penggerebekan, para pasangan mesum yang lagi asyik mesum tersebut terkejut dan tidak menyangka ketika petugas mendobrak kamar-kamar yang dihuni penginap berpasangan. Parahnya lagi, salah satu pasangan mesum yang kedapatan tidak menggunakan busana menolak saat hendak di gelandang petugas.

Seluruh pasangan yang bukan suami istri dipaksa ikut untuk diperiksa di Mako Satpol PP. Dalam pemeriksaan, beberapa pasangan mesum merupakan pasangan selingkuh, yang masing-masing sudah berumah tangga. (Okezone)

Inilah Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan


INFO TABAGSEL.com-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Padangsidimpuan menetapkan nomor urut pasangan calon  Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan untuk Pilkada 18 Oktober 2012 di aula MAN 2 Padangsidimpuan Senin(06/08/2012). Nomor urut Pasangan Calon itu ditetapkan melalui pengundian yang dihadiri semua Komisioner KPUD Padangsidimpuan,6 Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota,Tim Sukses pasangan Calon,simpatisan,pendukung dan ratusan masyarakat padangsidimpuan.
Pengundian nomor urut dilakukan melalui pengambilan bola kecil dalam stoples kaca yang disediakan KPUD oleh masing-masing pasangan calon walikota dan wakil walikota sesuai dengan nomor antri yang diperoeh pasangan, dimana sebelumnya juga diundi untuk menentukan nomor urut 1 hingga 6 mengambil bola berisikan nomor.
Inilah Nomor Urut Pasangan Calon Walikota  dan Wakil Walikota PadangsidimpuanUntuk PILKADA tahun 2012 :

No.1. Muhammad Habib Nasution-Ir Soripada Harahap  

No.2. Rusyidi Nasution-Riswan Daulay. 

No.3. Andar Amin Harahap, S.STP, MSi-Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos.

No.4. Dedi Jaminsyah Putra, S.STP-H Affan Siregar, SE . 

No.5. Amir Mirza Hutagalung-H Nurwin Nasution.  

No.6. Ir.H.Chaidir Ritonga, MM-H Mara Gunung Harahap, SE, MM.

Sertifikasi Guru Disorot


JAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman Republik Indonesia meminta pemerintah mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan sertifikasi guru. Beragam masalah, mulai dari pendaftaran peserta, pungutan liar, hingga pembayaran tunjangan sertifikasi, dikeluhkan guru di sejumlah daerah.

Dari temuan Ombudsman, penyelesaian sertifikasi bagi semua guru pada 2015 dikhawatirkan tidak tercapai. Untuk itu, pemerintah harus memperbesar kuota guru yang disertifikasi tiap tahun dengan mengutamakan guru senior yang sudah mengabdi lama.

”Banyak keluhan dan pengaduan soal pelaksanaan sertifikasi guru. Karena itu, Ombudsman berinisiatif untuk menginvestigasi masalah ini,” kata Budi Santoso, anggota Ombudsman Bidang Penyelesaian Laporan/Pengaduan, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Laporan investigasi tentang penyelenggaraan sertifikasi guru dikumpulkan dari enam kabupaten/kota di tiga provinsi, yakni Riau, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Laporan ini telah diserahkan Wakil Ketua Ombudsman Azlaini Agus kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama.

Sering berubah

Menurut Budi, penyelenggaraan sertifikasi guru menimbulkan ketidakpastian dan ketidakadilan. Kebijakan pemerintah soal sertifikasi guru sering berubah tanpa ada sosialisasi yang cukup di kalangan guru.

Peserta dan penyelenggara sertifikasi guru harus menyesuaikan dengan pola baru setiap tahun, sedangkan waktu untuk sosialisasi perubahan pola sangat kurang.

Dampak pemberian tunjangan sertifikasi juga belum dirasakan pada peningkatan mutu guru. Hal ini akibat tidak adanya pembinaan lebih lanjut dan evaluasi bagi guru-guru yang sudah lolos sertifikasi.

Keluhan pungutan liar yang dialami guru sejak dari pendaftaran hingga pencairan tunjangan memang merupakan kondisi riil yang dihadapi guru. ”Ada perilaku koruptif oleh petugas di lapangan meskipun dikatakan secara sukarela,” kata Budi.

Terkait dengan keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi guru yang seharusnya dibayar per triwulan, lanjutnya, permasalahan ini kompleks. Permasalahan tidak terlihat di Kementerian Keuangan karena instansi ini sudah melakukan transfer dana tepat waktu dan sesuai dengan permintaan.

Retno Listyarti, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia, mengatakan, tujuan sertifikasi untuk meningkatkan mutu guru tidak berjalan baik. Sebab, pemerintah tidak punya konsep yang jelas soal pembinaan guru. ”Setelah uang sertifikasi diberikan, pemerintah lepas tangan,” ujarnya.(ELN)
Sumber :
Kompas Cetak

Adanya Kehidupan di Mars Akan Dipastikan NASA Senin

Kawah Eberswalde di Mars (lingkaran di kanan) dahulu diduga sebagai danau yang berisi air. Di sebelah kiri adalah Kawah Holden yang lebih besar.(ESA/DLR/FU Berlin .G. Neukum))

INFO TABAGSEL.com-Pembuktian adanya kehidupan lain di luar Bumi, setidaknya di Planet Mars, akan mulai dilakukan hari Senin (6/8/2012) ini. Wahana Luar Angkasa milik Badan Luar Angkasa Amerika, NASA, Mars Science Laboratory, senilai 2,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 25 triliun), akan melakukan langkah awal pembuktian itu saat berada di permukaan Planet Mars hari Senin.
Ilmuwan menemukan adanya tanda-tanda terdapat air di Planet Mars yang juga dikenal dengan Planet Merah, planet tetangga Planet Bumi. Tanda-tanda ini yang memperkuat dugaan pernah adanya kehidupan lain di Mars, walaupun planet ini kini sebuah tempat yang kering dengan atmosfir yang tipis dan musim dingin yang ekstrim dan badai debu.
Pihak NASA sebagaimana dikutip kantor berita AP melaporkan, pihaknya akan mencari tahu apakah wahana Mars Science Laboratory dan kendaraan pejelajahnya Curiosity yang didesain untuk mengambil tanah yang menunjukkan adanya kehidupan. Semua data ini akan dikirim ke NASA untuk persiapan sebuah misi berawak ke Mars.
Wahana ini diperkirakan akan mendarat pada pukul 01.31 waktu timur Amerika atau pukul 12.31 WIB hari Senin. Membutuhkan waktu 14 menit setelah mendarat, untuk wahana NASA itu mengirim sinyal dari Mars ke Bumi.
Pada hari Sabtu malam, wahana NASA itu berada pada jarak 420.039 kilometer dari Mars. Wahana ini bergerak dengan kecepatan 8.000 mil atau 13.000 kilometer per jam mendekati planet ini. "Penjelajah Curiosity dalam kondisi siap dengan semua peralatan diharapkan beroperasi sebagaimana diharapkan," ujar NASA dalam pernyataannya.
Penjelajah bertenaga nuklir itu merupakan yang terbesar yang pernah dibuat untuk eksplorasi sebuah planet. Beratnya sekitar satu ton setara ukurannya dengan sebuah mobil kecil. Kendaraan ini akan membawa batu dan tanah, serta melakukan tes radiasi.



 
Sumber :AFP,Kompas

Minggu, 05 Agustus 2012

UU 8 TAHUN 2012 TENTANG PEMILU LEGISLATIF

Nomor:8 TAHUN 2012
Tentang:PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
Dokumen: Lampiran UU Nomor 8 Tahun 2012.pdf
UU Nomor 8 Tahun 2012.pdf

Nilai UKG Rendah Karena Guru Terbebani


INFO TABAGSEL.com-Rendahnya nilai rata-rata sementara Uji Kompetensi Guru (UKG) terjadi karena pemerintah terlalu membebani guru. Beban tambahan itu yang akhirnya membuat guru menjadi tidak "enjoy" saat mempersiapkan dan mengikuti ujian.
"Hasilnya rendah karena UKG membebani guru. Padahal akan lebih baik jika guru belajar dengan asyik dan prima saat mengikuti ujian ," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) Swasta Seluruh Indonesia, Suyatno, Minggu (5/8/2012), di Jakarta.
Suyatno menambahkan, pemerintah sendiri telah sadar bahwa UKG membebani guru. Hal itu nampak dari upaya keras Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meyakinkan para guru peserta bahwa UKG hanya untuk peta pembinaan dan hasilnya tidak akan memberikan pengaruh pada tunjangan profesi.
"Pemerintah sadar UKG membebani guru. Buktinya itu terus menerus meyakinkan kalau hasil UKG tidak akan memengaruhi tunjangan," ujar Rektor Universitas Dr Hamka (Uhamka) Jakarta ini.
Seperti diberitakan, Jumat (3/8/2012) lalu Kemdikbud mengeluarkan hasil sementara UKG 2012. Tercatat, nilai rata-rata sementara UKG hanya 44,55, dengan nilai tertinggi 91,12 dan nilai terendah adalah nol. Nilai rata-rata sementara itu diperoleh berdasarkan pengolahan 243.619 data peserta dari 373.415 guru yang telah selesai mengikuti UKG sampai dengan hari ketiga (1/8/2012).
UKG diikuti lebih dari satu juta guru bersertifikat. Sengaja digelar untuk mendapatkan peta kompetensi dalam rangka melakukan pembinaan selanjutnya. Untuk gelombang pertama, UKG digelar mulai 30 Juli 2012 sampai 12 Agustus 2012 mendatang. Dan gelombang kedua mulai digelar pada 2 Oktober 2012 yang akan datang.(Kompas)

Pertambangan Emas Di Tapsel Siap Beroperasi


INFO TABAGSEL.com-Perusahaan tambang emas di Tapanuli Selatan (Tapsel) G-Resources Group Ltd siap beroperasi penuh untuk tambang emas dan perak pada kuartal I tahun 2013.  Setelah melakukan uji coba, perusahaan tambang pertama di Sumut ini menyatakan berhasil melakukan penuangan emas pertama dalam uji coba produksi tambang emas dan perak.
Namun, karena hingga pertengahan tahun ini masih dalam uji coba, perusahaan memastikan tidak dapat mencapai target produksi sebanyak 250 ribu ounce emas dan 2-3 juta ounce perak per tahun. “Tapi, setelah melihat hasil uji coba, kita yakin kuartal I 2013, tambang dapat beroperasi penuh,” jelas Permitting & Government Relation Manager G-Rosurces Martabe Linda Siahaan kepada wartawan usai buka puasa bersama di Medan, Rabu malam (1/8).
Dikatakannya, batangan emas bercampur perak pertama dihasilkan dari tungku di ruang pengolahan bijih pada 24 Juli 2012. Tambang dan pabrik pengolahan akan terus meningkatkan kapasitas hingga enam bulan mendatang.
Melalui kerja sama dengan BUMN, campuran emas-perak itu dikirim ke Logam Mulia di Jakarta untuk dilakukan pemurnian menjadi emas dan perak dengan tingkat kemurnian 99,99%. "Dari logam mulia langsung dijual ke pasar spot logam mulia internasional di Singapura,” jelasnya.
Mengenai limbah yang selalu menjadi permasalahan dalam industri pertambangan, Linda mengungkapkan, proses pengolahan limbah perusahaan asal Hongkong ini tidak membuang limbah sembarangan di Sungai Batangtoru. Melainkan ada penampungan di lokasi tambang yang ditempatkan air sisa yang sudah melalui proses penyaringan.
Dijelaskannya, G-Resources Group Ltd kini menguasai 95% saham tambang Martabe. Pemegang 5% saham lainnya adalah BUMD, PT Artha Nugraha Agung. Dimana saham ini, 70% dipegang Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan 30%, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
Selama kurun waktu tersebut total biaya modal yang telah ditanamkan perusahaan investasi yang tercatat di bursa Hongkong mencapai US$ 700 juta (sekitar Rp6,6 triliun).
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumut Untungta Kaban mengungkapkan, kehadiran G-Resources Martabe merupakan angin segar untuk Sumut. Untuk itu, Distamben Sumut akan berupaya membantu perusahaan pertambangan untuk beroperasi. Termasuk juga mengawasi perkembangan perusahaan serta proses pembuangan limbahnya.
Saham 5% yang dimiliki pemerintah, kata Untungta akan dimanfataan untuk masyarakat. Sehingga kesejahteraan masyarakat bertambah. “Karena itu, dukungan dan kritikan kita berikan kepada perusahaan ini, agar dapat bertahan dan berkembang. Begitu juga dengan daerah sekitar pertambangan,” ungkapnya.
Perusahaan ini, imbuhnya, harus memperhatikan lingkungan hidup dan bisa menjadi contoh perusahaan lain. Lantaran akan menyusul beberapa perusahaan pertambangan lain yang akan beroperasi di Sumut. Seperti PT Daily Prima Mineral dengan tambang timah hitam dan seng, yang izinnya sudah keluar,” tandasnya. (Sumutdaily)

Ratusan Calon Anggota Panwaslu Sumut Ikut Seleksi


INFO TABAGSEL.com-Tim Seleksi Anggota Panwalu Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara melaksanakan seleksi terhadap 504 calon anggota Panwaslukada Kabupaten/Kota di salah satu kampus swasta yang ada di Kota Medan, Sabtu (4/8/2012).

Ketua Tim Seleksi Anggota Panwalu Kabupaten/Kota Provinsi, Zulkarnaen Nasution mengatakan, dari peserta semuanya akan disaring untuk mengisi tiga posisi di 32 daerah yang ada di Sumut.

Dia menjelaskan, peserta yang mendaftar untuk menjadi anggota Panwaslu Pilgub Sumut 2013 ada 579 orang namun 41 orang diantaranya tidak lulus seleksi berkas dan tiga diantaranya mengundurkan diri. Namun dalam pelaksanaan seleksi hari ini ada 31 orang yang tidak hadir makanya jumlah semunya menjadi 504 peserta.

"Walaupun masa kerjanya 2013 namun tidak tertutup kemungkinan akan berlanjut pada pemilu 2014 mendatang," kata Zulkarnaen.

Menurutnya, seleksi yang dilakukan akan menghasilkan 12 calon anggota Panwaslu untuk setiap daerah dan selanjutnya semuanya akan mengikuti seleksi dengan metode wawancara. Lanjut Zulkarnain, setelah wawancara akan ditetapkan enam calon anggota Panwaslukada untuk tiap daerah Kabupaten Kota.

"Hasil dari enam orang calon tersebut akan diserahkan kepada Panwaslu Provinsi untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan sesuai aturan main sehingga akhirnya terpilihlah tiga peserta yang akan ditetapkan menjadi anggota Panwaslukada Kabupaten/Kota," jelas Zulkarnaen.

"Hasil ujian tertulis akan diumumkan pada 13 Agustus mendatang. Yang jelas, September nanti harus sudah ada nama-nama anggota Panwaslukada terpilih," tutupnya.(Okezone)

Sabtu, 04 Agustus 2012

Ziarah dalam Jejak Pluralisme Gus Dur

Peziarah berdoa di makam Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di area Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (20/7). Gus Dur meninggal tiga tahun lalu, tetapi makamnya hingga kini masih ramai dikunjungi peziarah dari lintas agama.
(KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Oleh Idha Saraswati dan Herpin Dewanto
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sudah tiada, tetapi sosoknya terus menarik simpati. Setiap hari ribuan orang dari beragam latar belakang menziarahi makamnya. Di depan pusara Gus Dur, mereka berdampingan, berdoa dalam kebersamaan.
Makam Gus Dur di bagian belakang pekarangan Pondok Pesantren Tebuireng di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tak pernah sepi. Di kompleks makam keluarga seluas 100 meter itu, Gus Dur—meninggal pada 30 Desember 2009—dibaringkan berdampingan dengan kakeknya, KH Hasyim Asy’ari, dan ayahnya, KH Wahid Hasyim.
Seperti Jumat (20/7), seusai shalat Jumat, peziarah dan santri muda berdampingan di depan makam Gus Dur. Dengan kepala menunduk, mereka khusyuk mengucapkan doa.
Lalan (42), peziarah dari Gresik, Jatim, berdoa di sisi kanan makam. Ia datang bersama keluarganya, menumpang minibus. ”Saya mengantar anak dan keponakan yang mau mondok di Lamongan. Memang direncanakan shalat Jumat di sini, sekalian ziarah ke makam Gus Dur,” ujarnya.
Lalan mengaku amat menghormati Gus Dur. Selain karena sesama Muslim, ia juga mengagumi Gus Dur karena bisa merangkul semua umat, baik Muslim maupun non-Muslim.
Peziarah lainnya, Sutrisno (40), guru di Pondok Pesantren Al Qodiri 4 Jember, Jatim, datang bersama rekannya. Ia mengaku kerap ke makam Gus Dur dan mengajak siswanya berziarah. ”Akhlaknya baik, orangnya adil. Banyak yang bisa dikagumi dari Gus Dur. Bagi saya, dia seorang wali,” katanya.
Penghormatan
KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah, adik Gus Dur yang kini mengelola Pondok Pesantren Tebuireng, menuturkan, keluarganya tak pernah membayangkan makam itu akan didatangi begitu banyak peziarah. ”Fenomena ini jarang terjadi. Biasanya yang diziarahi itu makam wali atau kiai besar yang sudah lama meninggal,” ujarnya.
Pada hari biasa, peziarah bisa mencapai 2.000 orang per hari. Jumlah itu melonjak hingga puluhan ribu orang pada hari libur dan menjelang Ramadhan. Tahun 2011, peziarah diperkirakan mencapai satu juta orang.
Mereka datang tak mengenal waktu sehingga pengelola pesantren harus menutup gerbang saat subuh dan maghrib. ”Supaya peziarah tidak rebutan kamar mandi dengan santri,” kata Gus Solah.
Semasa hidupnya, Gus Dur juga kerap berziarah ke makam kiai. Setiap datang ke suatu daerah, ia akan menanyakan makam tokoh yang dikeramatkan masyarakat dan mendatanginya.
Peziarah makam Gus Dur datang tak hanya dari umat Islam. Ada rombongan peziarah dari wihara, gereja, dan kelenteng. Mereka datang untuk menyampaikan rasa hormat kepada Gus Dur. Rasa hormat itu muncul karena mereka menjadi saksi sepak terjang Gus Dur.
Sikap terbuka
Kiprah Gus Dur—lahir di Denanyar, Jombang, 7 September 1940 (versi lain menyebut 4 Agustus 1940)—dikenal luas saat terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tahun 1984. Sebagai pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia, dia adalah sosok yang menghormati kebebasan beragama dan hak asasi manusia. Ia tidak hanya bicara, tetapi juga bertindak. Ia berani ”pasang badan” untuk melindungi kelompok minoritas yang ditindas.
Gus Solah mencontohkan, pada masa Orde Baru, perkawinan dengan memakai tata cara Konghucu dilarang pemerintah. Namun, Gus Dur berani saat diminta menjadi saksi perkawinan itu. ”Saya kalau ditanya soal perkawinan itu pasti mendukung, tetapi sebagai saksi pada saat itu, saya belum tentu berani,” tuturnya.
Menurut dia, sikap terbuka menerima perbedaan yang ditunjukkan Gus Dur itu memang dipraktikkan di dalam keluarga. Kakek, ayah, dan ibunya memberikan contoh itu. Sejak kecil mereka dibebaskan membaca berbagai jenis bacaan sehingga memiliki wawasan yang terbuka.
Greg Barton, peneliti Islam dari Australia yang menulis biografi Gus Dur, juga menyinggung hal itu dalam bukunya. Gus Dur tumbuh dalam lingkungan yang terbuka. Ayahnya, Wahid Hasyim, sangat menghargai kebudayaan Islam tradisional. Namun, ia memiliki lingkup pergaulan yang luas sehingga rumahnya dikunjungi tamu dari berbagai golongan, termasuk orang Eropa.
Gus Dur konsisten menghormati kebebasan beragama. Pada 1989, ia ikut mengajukan gugatan terhadap undang-undang penodaan agama yang disahkan pada 1965. Undang-undang itu dinilai tidak sesuai perkembangan zaman.
Ia juga mendukung pluralisme meskipun itu sensitif. ”Bagi Gus Dur, pluralisme bukan menilai semua agama sama. Bagi Gus Dur, agama yang paling benar ya Islam, tetapi ia menghormati yang lain,” kata Gus Solah.
Dalam masa kepresidenannya yang singkat, 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001, Gus Dur melakukan banyak gebrakan. Salah satu yang selalu dikenang adalah keputusannya mencabut pelarangan budaya, bahasa, dan adat istiadat Tionghoa.
Dengan keputusan itu, warga Tionghoa yang selama 30 tahun hidup dalam tekanan bisa bergerak lebih bebas mengekspresikan identitas mereka. Liem Ou Yen, tokoh Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, menuturkan, warga Tionghoa tak bisa melupakan jasa Gus Dur. Mereka kini bisa merayakan Imlek.
Sebagai bentuk terima kasih, lanjut Liem, ia dan warga Tionghoa lain kerap berziarah ke makam Gus Dur. Liem, yang beragama Buddha, sudah tiga kali ke makam itu.
 
Sumber :
Kompas Cetak

Perempuan Lebih "Pintar" Selingkuh?


INFO TABAGSEL.com-Berita mengenai perselingkuhan Kristen Stewart dan Rupert Sanders, sutradaranya di film Snow White and The Huntsman, masih menjadi perbincangan. Sebab perselingkuhan ini, dari sisi pasangan Kristen dan Robert Pattinson, lawan mainnya di seri Twilight, dilakukan oleh pihak perempuan. Fakta ini mematahkan anggapan yang beredar selama ini, bahwa pria lah yang dianggap sebagai tukang selingkuh. Sedangkan perempuan umumnya menjadi korban dari perselingkuhan tersebut.
Namun, dari berbagai studi, sebenarnya kerap terungkap bahwa perempuan sebenarnya lebih pintar dalam berselingkuh. Bagaimana pun, perempuan memiliki gairah yang sama dengan pria, mampu berbohong, atau melakukan tindakan manipulatif lainnya. Hanya saja, perempuan jarang tertangkap basah saat melakukan tindakan tersebut. Dan hal ini ternyata bukan sekadar faktor kebetulan, karena bisa dijelaskan secara ilmiah.
Menurut pakar relationship dan anthropolog Helen Fisher, PhD, manusia memiliki hasrat yang luar biasa untuk berbagi, dan hal ini susah dilawan. Memikirkan konsekuensi jangka panjang adalah sesuatu yang tergolong baru dalam pengembangan otak manusia. Pada kasus perselingkuhan yang melibatkan tokoh-tokoh terkenal seperti Tiger Woods dan Arnold Schwarzeneggers, dapat dilihat bahwa mereka adalah pria-pria dengan kadar testosteron yang tinggi. Kadar testosteron inilah yang antara lain memicu perselingkuhan tersebut.
Dalam suatu penelitian, ketika pasien diinjeksi dengan hormon testosteron, hal itu tidak hanya meningkatkan dorongan seksnya,  tetapi juga kecenderungan berpikir untuk jangka pendek sekaligus mengurangi visi jangka panjang mereka. Testosteron juga meningkatkan kecenderungan mereka untuk bersikap narsisistik. Ingin tahu contohnya?
Misalnya dengan merekam gambar-gambar mereka saat bermesraan, yang kemudian bocor ke publik. Atau, Anda mungkin masih ingat bagaimana 12 anggota Secret Service AS yang sedianya mengawal Presiden Barack Obama menghadiri KTT Amerika di Cartagena, Kolombia, April lalu, ramai-ramai membawa pulang perempuan pekerja seks ke hotel mereka. Sikap ceroboh seperti ini, ditambah kecenderungan berpikir pendek, akhirnya membongkar perilaku mereka yang memalukan.
Perempuan juga memiliki hormon testosteron, yang membantunya dalam memiliki kehidupan seksual yang baik. Namun, kadarnya memang lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki.
“Anda jarang menangkap basah perempuan yang selingkuh, karena mereka cenderung berpikir secara kontekstual. Mereka mempertimbangkan visi jangka panjang dan konsekuensi yang akan terjadi, jauh sebelum melakukan perselingkuhan,” ungkap Fisher, saat diskusi panel "The Algorithm Method: Love in the Social Media Age" yang digelar oleh Forbes, beberapa waktu lalu.
Mengapa perselingkuhan perempuan lebih dimaafkan?
Sementara itu, pengacara Blixa Scott, dalam tulisannya untuk majalah online Good Men Project, mengatakan bahwa perselingkuhan yang dilakukan kaum perempuan tidak didasari oleh nafsu dan keinginan memiliki, melainkan lebih karena cinta, kemesraan, dan keinginan menemukan belahan jiwa.
“Budaya kita tidak menoleransi perselingkuhan ketika hal itu murni karena libido. Namun ketika perselingkuhan itu berkaitan dengan kisah cinta, kita bisa memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan, sebelum budaya kita berhenti mempertentangkan seksualitas pria dan wanita dengan menekankan bahwa pria hanya mengandalkan nafsu dan wanita hanya mengandalkan cinta, standar ganda perselingkuhan ini akan berlaku," paparnya.
Dalam masyarakat kita, orang yang menjadi korban perselingkuhan akan selalu didukung. Sedangkan bila perempuan yang menjadi pelaku perselingkuhan, biasanya kita melihat-lihat dulu latar belakangnya.
Jika kita mempunyai teman perempuan yang selingkuh, kita tetap berpihak padanya meskipun kita sebenarnya tidak mendukung perilakunya. Apalagi, kalau perselingkuhan itu didasari latar belakang suaminya yang brengsek, misalnya. Tetapi jika sang suami adalah pria yang baik, kita akan dengan mudah menggunjingkan lalu mengucilkan teman perempuan yang selingkuh ini.


Sumber: Forbes,Kompas.com

Calon Wali Kota Sidimpuan Diadukan


INFO TABAGSEL.com-Habis sudah kesabaran Putra Pratama. Akhirnya,  Kamis (02/08) warga Batutunggal Labuhanbatu melaporkan H Nurwin Nasution warga Jalan Sutan Sinumba No 3 Helvetia Timur Medan ke Poldasu. Calon Wakil Wali Kota PadangSidimpuan pun bakal terancam penjara jika laporan terbukti.
Sesuai Laporan Pengaduan Nomor: STTLP/ 837/ VIII/ 2012/ 2012 SPKT III Tanggal 02 Agustus 2012 yang diterima Kepala SPKT Poldasu Kompol Ramli Anas Sitinjak SH, Putra melaporkan Nurwin Nasution dengan tuduhan penipuan dan penggelapan sesuai pasal 378 junto pasal 372 KUH Pidana.
Dalam laporannya, Putra mengaku awal Februari 2012 lalu Nurwin menjanjikannya proyek pembangunan Stadion Padangsidimpuan dengan total borongan puluhan miliar. Lalu Nurwin meminta Putra menyetor uang awal Rp200 juta.  Dijelaskannya, hingga dibuatnya laporan ke Poldasu, proyek yang dijanjikan tak juga terealisasi bahkan uang yang telah diambil Nurwin tak kunjung dikembalikannya meski telah berulang kali diminta.(SumutPos)

Tambang Emas Martabe Berikan Kontribusi Pengembangan Ekonomi Tapsel


 INFO TABAGSEL.com-Perusahaan Tambang Emas Martabe di Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tidak hanya menjaga dan melestarikan lingkungan, tetapi juga ikut berkontribusi bagi pengembangan ekonomi masyarakat. "Terobosan-terobosan yang dilakukan perusahaan tambang emas itu perlu diberikan apresiasi oleh pemerintah, karena ini seluruhnya juga bertujuan untuk mensejahterakan hidupan rakyat," kata salah seorang staf pada Perusahaan Tambang Emas Martabe, ibu Linda di Medan, Jumat (3/8).

Linda mengatakan, pembangunan ekonomi yang dilakukan perusahaan tambang emas itu, dengan memberikan kesempatan kerja bagi warga di daerah tersebut. "Dengan demikian akan tercipta pembangunan ekonomi lokal yang berjangka panjang bagi kepentingan masyarakat," katanya.

Selain itu, jelasnya, Perusahaan Tambang Emas Martabe atau "G-Resources Martabe" juga membentuk Komite Perwakilan Masyarakat Desa (Martabe Community Consultative Committee/MC3) merupakan kelompok pemangku kepentingan yang mewakili 10 desa yang terkena dampak langsung di lingkar proyek tambang tersebut.

"Perusahaan tambang juga selalu memperhatikan sumber daya manusia (SDM) masyarakat, baik itu pendidikan, program gizi anak, program peningkatan higiene dan sanitasi dan program lainnya untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat," ucap dia.

Ketika ditanya mengenai pambebasan lahan atau tanah masyarakat yang terkena proyek tersebut, Linda menjelaskan, sampai saat ini tidak ada masalah dan sudah tuntas.

Pihak Perusahaan tentu berlaku arif dan bijaksana dalam menangani permasalahan."Pada prinsifnya perusahaan telah menyelesaikan hal seperti itu.Kita tetap menjaga kemitraan dengan masyarakat dan pemerintah, sehingga perusahaan dapat berjalan lancar," ucap dia.

Bahkan, katanya, perusahaan juga memperhatikan mengenai lingkungan hidup, dan pembuangan limbah cair, gas dan lainnya sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan.

"Perusahaan juga memperhatikan peningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dan mengenai tenaga kerja.Tenaga kerja yang ada di perusahaan tersebut juga direkrut dari masyarakat setempat," kata Linda.

Sementara itu, data yang diperoleh menyebutkan, Tambang Emas dan Perak Martabe di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli selatan memiliki potensi 7,46 juta ounce sumber daya emas dan 72,60 juta ounce sumber daya perak.

Tambang Emas Martabe merupakan tambang emas berkelas dunia yang pertama berproduksi di Sumatera Utara dan terletak dalam zona termineralisasi dengan luas 30 Kilometer persegi yang masuk dalam area Kontrak Karya seluas 1.639 Kilometer persegi sangat prospektif, dengan potensi selama 50 tahun.

Lokasi Tambang Emas Martabe jaraknya lebih kurang 415 Kilometer arah barat Kota Medan. (Analisa)

14 Eks Kekuriaan Tolak Pembentukan Kepengurusan BPA Madina


INFO TABAGSEL.com-Empat belas Raja Panusunan/pemangku adat (kekuriaan), khususnya yang bermarga Nasution menolak pembentukan kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2012-2017 berdasarkan SK Bupati Madina No. 224/ 339/K/2012 tertanggal 12 Juni 2012, karena dinilai melanggar tatanan hukum adat istiadat dan melanggar konstitusi BPA (AD/ART-BPA) sendiri.
Demikian isi surat pernyataan sikap Keluarga Besar Raja Panusunan/Pemangku Adat Marga Nasution bernomor : Ist/KB/RPPA/MN/VII/2012 perihal protes atas kepengurusan BPA Madina periode 2012-2017 yang ditujukan kepada Bupati dan Pengurus BPA Madina, Sabtu (4/8).

Dalam surat tersebut diterangkan bahwa orang-orang dalam kepengurusan BPA Madina periode 2012-2017 khususnya dari keluarga besar bermarga Nasution adalah orang-orang yang belum mempunyai kapasitas/tingkatan persyaratan adat, serta tidak ada satu orangpun direkomendasikan oleh Raja Panusunan/Pemangku Adat ke-15 eks kekuriaan.

Kemudian, ada rekayasa kepengurusan seperti Patuan Kumala Pandapotan Nasutiona (penasehat) penempatan namanya adalah tanpa sepengetahuannya, demikian juga dengan Sutan Kumala Bumi (Anggota Dewan Pengetua Adat/Mantan Ketua BPA Madina) dan Baginda Batang Taris Hasibuan (mantan Sekretaris BPA Madina) adalah tanpa sepengetahuan dan persetujuan mereka serta tidak pernah diikutsertakan dalam musyawarah apapun bentuknya.

Atas dasar itu, para Raja Panusunan/Pemangku Adat dari 14 eks kekuriaan di Madina meminta kepada Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE, agar mencabut dan membatalkan SK Pengurus BPA Madina periode 2012-2017,  serta menggelar kembali sidang kerapatan adat sesuai tatanan hukum adat istiadat yang berlaku dan sesuai AD/ART-BPA.

Adapun Raja Panusunan/Pemangku Adat dari 14 eks kekuriaan yang tidak mengakui keabsahan kepengurusan BPA Madina itu antara lain, dari Bagas Godang Panyabungan Tonga (Tuan Mangaraja Sian Nasution), Kotasiantar (Patuan Mandailing), Panyabungan Julu (Starberita).

Kemudian, Gunung Tua (Mangaraja Kumala Oloan Nasution), Pidoli Dolok (Sutan Batara Nasution), Gunung Baringin (Sutan Naposo Nasution), Maga (Sutan Mangasa Pintor Nasution), Pakantan Huta Toras, Aek Nangali (Sutan Mgr Gunung Sorik Marapi Nasution).

Selanjutnya, Muara Soma (Sutan Kumala Porang Nasution), Parlampungan (Sutan Sri Alamsyah Nasution), Lingga Bayu (Mangaraja Gorga Nasution), Batahan (Sutan Parmato Nagari Nasution) dan dari Bagas Godang Singkuang (Starberita)

UU 38 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN PADANG LAWAS

Nomor:38 TAHUN 2007
Tentang:PEMBENTUKAN KABUPATEN PADANG LAWAS DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Dokumen: UU_no_38_th_2007.pdf
UU_no_38_th_2007_penjelasan.pdf

UU 37 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA

Nomor:37 TAHUN 2007
Tentang:PEMBENTUKAN KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Dokumen: UU_no_37_th_2007.pdf

Daftar Peserta PLPG UHN(Nomensen) Tahap 4,Tapsel

Lampiran SK Rektor No. : 500 /SK/R/VII/2012
Tanggal Juli 2012
DAFTAR PESERTA PLPG SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHAP IV Tahun 2012
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN
RAYON 133 UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN
06 Agustus - 15 Agustus 2012
No No Peserta NUPTK Nama JK Mapel Instansi
1 12071015610280 6040736638300043 ADHANI MAULINA P Bahasa Indonesia SMA N 1 BATANG ANGKOLA
2 12071015610230 9458739641300033 ROSNAOMI ARITONANG P Bahasa Indonesia SMP N 5 BATANG ANGKOLA
3 12071015610198 3762740641300002 TIRASMI PURBA P Bahasa Indonesia SMP N 2 SAIPAR DOLOK HOLE
4 12071015610065 6041753655300003 MUBA SARI SIREGAR P Bahasa Indonesia SMP N 2 ANGKOLA SELATAN
5 12071015610114 3939745648200082 SYAHMIJAN HARAHAP L Bahasa Indonesia SMP N 2 MARANCAR
6 12071015710075 0659755657300012 DARWISYAH LUBIS P Bahasa Inggris SMP N 3 ANGKOLA TIMUR
7 12071015710183 3260740641300003 HASNAH RAYTA PANE P Bahasa Inggris SMA N 1 SIPIROK
8 12071015710087 3833756658300002 JULIANA NASUTION P Bahasa Inggris SMP N 2 ANGKOLA SELATAN
9 12071015710223 3635739641300032 HELMINA MARPAUNG P Bahasa Inggris SMP N 1 ANGKOLA TIMUR
10 12071015710166 2459741642300002 RENI SIREGAR P Bahasa Inggris SMP N 2 SAIPAR DOLOK HOLE
11 12071015710027 3436742643200003 ALIMUDDIN L Bahasa Inggris SMK N 1 ANGKOLA TIMUR
12 12071015710082 4553756655300002 LINDA NORA P Bahasa Inggris SMK N 1 BATANG ANGKOLA
13 12071015710092 8736757659300022 ASLINA WATI BATUBARA P Bahasa Inggris SMP N 5 SIPIROK
14 12071015710258 5245738641300003 JERNI SUKMAWATI SIREGAR P Bahasa Inggris SMP N 4 SIPIROK
15 12071019010056 5645752654300052 ANNI KHADIJAH P Biologi SMA N 1 BATANG ANGKOLA
16 12071019010003 0960758659300062 LINDA SARI P Biologi SMA N 1 BATANG ANGKOLA
17 12071019010139 9756748649200002 ASPAN MARWAJI L Biologi SMA N 1 ARSE
18 12071021010257 4442738640300113 NURHAYAT P Ekonomi SMA N 1 BATANG ANGKOLA
19 12071018410277 8563736637200673 HARUAYA L Fisika SMA N 1 ANGKOLA BARAT
20 12071018410076 0438755656300062 RAMLAH MARISA P Fisika SMA N 1 ANGKOLA SELATAN
21 12071018410013 0336757658300053 YUSRANI RITONGA P Fisika SMA N 1 BATANG ANGKOLA
22 12071018410062 8447753655300052 DERFINA HEPPY P Fisika SMK N 1 BATANG ANGKOLA
23 12071010010293 9938734636200022 FAHRI SIREGAR L Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 2 BATANG ANGKOLA
24 12071010010253 6756739641300062 SITI HARNI HASIBUAN P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 2 SAYURMATINGGI
25 12071010010069 7540753655300023 HERLINA SUSANTI SIREGAR P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMK N 1 ANGKOLA TIMUR
26 12071010010055 2040751653300063 SYAHMIWANI RITONGA P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 1 SAIPAR DOLOK HOLE
27 12071010010089 3251756659300003 ETTI FITRIANI TANJUNG P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 2 ANGKOLA SELATAN
28 12071015410098 4146757658300003 VOPPI HELENA P Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP N 2 ANGKOLA SELATAN

Daftar Peserta PLPG UHN(Nomensen) Tahap 4,Madina

Lampiran SK Rektor No. : 502 /SK/R/VII/2012
Tanggal Juli 2012
DAFTAR PESERTA PLPG SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHAP IV Tahun 2012
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MANDAILING NATAL
RAYON 133 UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN
06 Agustus - 15 Agustus 2012
No No Peserta NUPTK Nama JK Mapel Instansi
1 12071515710289 6137759660300003 MUNJIAH NASUTION,SPd P Bahasa Inggris SMK N 3 PANYABUNGAN
2 12071515710104 5957762663300092 NURLIANA P Bahasa Inggris SMA N 1 HUTABARGOT
3 12071515710319 3537739640300003 ELIDA HANUM P Bahasa Inggris SMP N 5 SIABU
4 12071515710052 3244753655300023 SERI FATIMAH LUBIS P Bahasa Inggris SMP NEGERI 4 PANYABUNGAN
5 12071515710208 5438758660300003 MISKA HANUM DAULAY P Bahasa Inggris SMK N 3 PANYABUNGAN
6 12071521010036 7142754655300033 NURHAYANI P Ekonomi SMA N 1 PANYABUNGAN UTARA
7 12071521010276 2645741641200002 ASPAN NASUTION L Ekonomi SMA N 1 PANYABUNGAN
8 12071521010251 4059739640200013 JULIDAR P Ekonomi SMA N 1 SIABU
9 12071518410051 3739754656200002 ANAS NASUTION L Fisika SMA N 1 PANYABUNGAN
10 12071510010345 7646749651200022 MHD.ARIF,A.Md L Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 2 TAMBANGAN
11 12071510010286 3533756658200043 FRANSISCO REDY BATUBARA L Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 1 BUKIT MALINTANG
12 12071510010054 9338753655300013 ANNY FITHRIANI LUBIS P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMPN 1 SIABU
13 12071510010041 7350752655300003 NURSAKIAH P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 3 BATANG NATAL
14 12071510010033 5433745652200002 SEPSIAH NASUTION P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 2 BATAHAN
15 12071510010172 8355748651300023 NURLELA SARI,S.Pd P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMPN 1 KOTANOPAN
16 12071510010343 2645741644300002 NURHIDAYAH NASUTION P Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP N 5 KOTANOPAN
17 12071518010314 4543744647200002 NASRUDDIN L Matematika SMK N 1 PANYABUNGAN
18 12071518010209 3445756659300003 AMINATUZZUHRI P Matematika SMA N 1 NATAL
19 12071515410337 1449759661300033 NURHABIBAH NASUTION P Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP N 1 BATANG NATAL
20 12071515410061 3648749650300032 NURSIAH P Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMA N I KOTANOPAN
21 12071520410252 1862739640300042 MEIHARNI P Sejarah SMA N 3 PANYABUNGAN
22 12071520410195 6358759661200003 MUHAMMAD ARIF LUBIS L Sejarah SMA N 1 SIABU
23 11071515610875 2643739641200002 SAHRUDDIN L Bahasa Indonesia SMK N 1 LEMBAH SORIK MARAPI
Medan, 23 Juli 2012
Rektor / Ketua Rayon 133
Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, M.Sc

Daftar Peserta PLPG UHN(Nomensen) Tahap 4,Padangsidimpuan

Lampiran SK Rektor No. : 498 /SK/R/VII/2012
Tanggal  Juli 2012
DAFTAR PESERTA PLPG SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHAP IV Tahun 2012
DINAS PENDIDIKAN KOTA PADANG SIDIMPUAN
RAYON 133 UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN
06 Agustus - 15 Agustus 2012
No No Peserta NUPTK Nama JK Mapel Instansi
1 12076615610267 5944739639300002 NURLAN P Bahasa Indonesia SMP N 5 PADANGSIDIMPUAN
2 12076615610263 5137739641300003 DAMERIA SIMANUNGKALIT P Bahasa Indonesia SMP N 5 PADANGSIDIMPUAN
3 12076615610013 4053753655300003 LINNI PASARIBU P Bahasa Indonesia SMA N 7 PADANGSIDIMPUAN
4 12076615610266 2757739640300002 ROMINTA SIREGAR P Bahasa Indonesia SMP N 5 PADANGSIDIMPUAN
5 12076615610265 8842741642300002 ERNAWATI P Bahasa Indonesia SMP N 5 PADANGSIDIMPUAN
6 12076615610097 4445748651300023 RAHMADANI NASUTION P Bahasa Indonesia SMK S KAMPUS
7 12076615610269 6850745647300002 HOTMA SIALLAGAN P Bahasa Indonesia SMP N 5 PADANGSIDIMPUAN
8 12076615610208 1554746647300003 NIRWANA P Bahasa Indonesia SMP N 4 PADANGSIDIMPUAN
9 12076615710175 5642756658300002 MASRIANI PANE P Bahasa Inggris SMP N 11 PADANGSIDIMPUAN
10 12076615710031 3745749651300002 JERNITA P Bahasa Inggris SMA N 2 PADANGSIDIMPUAN
11 12076615710038 1836755658300002 SARI SUSANTI RAJAGUKGUK P Bahasa Inggris SMA N 7 PADANGSIDIMPUAN
12 12076615710040 2333755658200003 TOGI PARLINDUNGAN L Bahasa Inggris SMA S HKBP
13 12076615710235 4147739642300003 ROIDA SIMATUPANG P Bahasa Inggris SMP N 8 PADANGSIDIMPUAN
14 12076615710251 1938740641300062 AZIMA SIREGAR P Bahasa Inggris SMP N 6 PADANGSIDIMPUAN
15 12076615710176 0848736637300022 SONDANG PAKPAHAN P Bahasa Inggris SMP N 11 PADANGSIDIMPUAN
16 12076619010041 4447755657300003 SUSI YANTI YUSNITA P Biologi SMA N 5 PADANGSIDIMPUAN
17 12076619010030 1655749659300002 ERNIDAWATI HARAHAP P Biologi SMA N 4 PADANGSIDIMPUAN
18 12076621010019 0539741643300033 HAIRUNNISAH P Ekonomi SMA N 2 PADANGSIDIMPUAN
19 12076621010018 7957740641300002 YUNIDA MUHARNI HARAHAP P Ekonomi SMA N 2 PADANGSIDIMPUAN
20 12076618410001 2661752653200002 MINDAR SIGALINGGING L Fisika SMA N 8 PADANGSIDIMPUAN
21 12076618410021 1433742643200022 ISRAI NASUTION L Fisika SMA N 2 PADANGSIDIMPUAN
22 12076618410076 1856754656200022 M. DAMRI RANGKUTI L Fisika SMA S KAMPUS
23 12076618410008 8636753654300052 VITA ANNA DEWI P Fisika SMA N 4 PADANGSIDIMPUAN
24 12076618410057 2345750652200003 RAMADHAN AMIN SIREGAR L Fisika SMA N 8 PADANGSIDIMPUAN
25 12076618410006 1450752655300003 MASRINASARI SIREGAR P Fisika SMA N 5 PADANGSIDIMPUAN
26 12076618410020 0433742643200312 KODIR L Fisika SMA N 4 PADANGSIDIMPUAN
27 12076618410012 3047753655300003 JULI DAMAYANTI SIREGAR P Fisika SMA N 2 PADANGSIDIMPUAN
28 12076618410011 4036753655300003 YULIA AFERA SIREGAR P Fisika SMA N 7 PADANGSIDIMPUAN

HUT RI, Istana Negara Undang Gordang Sambilan

Mandailing Online

Panyabungan (MO) – Pemerintah RI secara resmi mengundang kelompok Gordang Sambilan dari Mandailing dalam rangka pertunjukan pada HUT RI di istana negara, Jakarta.
Memenuhi itu, grup Gordang Sambilan dari Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) bertolak hari ini Sabtu (4/8)dari Panyabungan ke Jakarta.
Sobir Lubis, aktifis lembaga kesenian Sian Huta kepada Mandailing Online, Sabtu (4/8) di Panyabungan mengungkapkan pertunjukan Gordang Sambilan di istana negara ini merupakan hasil koordinasi antara pihak pemerintah dengan putra putri perantau Mandailing dan Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) di perantauan.
Persiapan grup Gordang Sambilan Ulu Pungkut sudah matang setelah melakukan rangkaian pematangan di Ulu Pungkut. Di Jakarta grup tersebut akan meningkatkan durasi latihan agafr tampil maksimal dan memukau di HUT RI.
Sobir mengucapkan terimakasih kepada para putra putri perantau khususnya Ikanas yang sangat peduli mengangkat Gordang Sambilan ke kancah nasional sehingga lebih populer di indonesia dan di mata pemerintah.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Madina, Fakhrizal Efendi Nasution menyatakan gembira Gordang Sambilan ditampilkan pada HUT RI di istana negara. Ini merupakan kemajuan yang sangat bagus terhadap eksistensi alat musik tradisional Mandailing tersebut.
Fakhrizal juga mengucapkan terimakasih kepada putra putri perantau di Jakarta dalam perjuangan lobi-lobi kesenian terhadap pemerintah. Tak kalah penting rasa salutnya kepada seluruh para pelaku Gordang Sambilan di tanah Mandailing yeng terus eksis dan komit melestarikan Gordang Sambilan.
Momen ini, menurutnya harus menjadi batu tonggak bagi pemerintah Kabupaten Madina untuk lebih fokus mengembangkan kesenian tradisional Mandailing, dengan meningkatkan anggaran dana pembinaan, pelestarian dan pengembangan kesenian Mandailing terutama Gordang Sambilan. (dab)

Aktivis Mahasiswa: Korupsi “Menggurita” di Kabupaten Paluta


PORTALKRIMINAL.COM - MEDAN: Para aktivis mahasiswa dan LSM serta tokoh masyarakat Padang Lawas Utara (Paluta), terus mengkritisi kepemimpinan Bupati Paluta, Drs.H.Bachrum Harahap dan wakil H.Riskon Hasibuan,SE, yang dinilai menjadikan Paluta sebagai lahan empuk untuk memperkaya diri sendiri, tanpa mengedepankan pembangunan di Paluta yang dimekarkan sejak Tahun 2007 dari Kabupaten induk Tapanuli Selatan.

Setelah aktifis LSM Toppan RI, Ende Rambe memaparkan puluhan item dugaan korupsi hasil temuan BPK RI, kembali Kamis (26/7 aktivis mahasiswa UMSU, Nuamir Abibi Tanjung, kembali memaparkan hasil temuan BPK-RI tentang keuangan Pemkab Paluta, yang terjadi pada puluhan item proyek.

Nuamir Abibi Tanjung mengatakan, berdasrkan hasil temuan BPK RI prov SU,bahwa pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara adalah salah satu ladangnya para koruptor, dan lahan empuk bagi keluaraga Balakka Sada yang tidak layak ditiru oleh siapapun.

Dari hasil temuan BPK-RI Prov Sumut, kata Nuamir Abibi, bahwa daerah  terkorup di Propinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Padang Lawas utara (Paluta), terbukti dari temuan BPK-RI Prov Sumut, tentang keuangan yang penuh kejanggalan.

Aktivis mahasiswa UMSU itu menjelaskan rincian Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan dengan No: 413.C/S/XVIII.MDN/09/2011 tertanggal: 15 September, antara lain, pengelolaan kendaraan dinas roda empat pada sekretariat DPRD kabupaten Padang Lawas Utara tidak sesuai dengan perjanjian pinjam pakai.

Pengadaan buku perpustakaan SD dan SMP pada Dinas pendidikan tahun anggaran 2010 tidak sesuai dengan ketentuan dan belum dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp. 146.027.000.

Pengadaan Mebeulair perpustakaan pada Dinas Pendidikan tahun anggaran 2010 tidak sesuai ketentuan dan belum dikenakan denda keterlaambatan sebesar Rp. 7.388.844, Penganggaran Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 11.109.348.230 tidak tepat dan terdapat realisasi pembayaran sebesar Rp. 1.364.644.333. belum dipertanggungjawabkan.

Terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp. 734.144.958,62 dan kemahalan harga sebesar Rp. 18.815.000 serta pembayaran pekerjaan yang tidak sesuai sfesifikasi sebesar Rp. 53.376.180.22.

Mekanisme pencairan dana tambahan penghasilan bagi guru PNSD TA 2009 sebesar Rp. 4.969.200.000 dan TA 2010 sebesar Rp. 2.061.787.500 yang direalisasikan pada tahun 2010 tidak sesuai ketentuan, terdapat kelebihan pembayaran atas pekerja pembangunan masjid raya sebesar Rp. 1.583.200 yang membebani APBD TA 2010.

Terdapat kekurangan volume pekerjaan pemasangan Timah Hitam ruang Rongent RSUD gunug tua Kabupaten Padang Lawas Utara sebesar Rp. 33.523.200, Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2010 (Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Sistem Pengendalian Intern) dengan No: 413.B/S/XVIII.MDN/09/2011 tertanggal: 15 September 2011 -Penata usahaan kas daerah pada kuasa BUD kabupaten padang lawas utara belum tertib, Saldo awal kas pada neraca per 31 desember 2010 sebesar Rp9.531.097.072,88 tidak dapat diyakini kewajarannya.

Pengelolahan kas pada bendahara pengeluaran sebesar Rp.818.442.287.00 yang belum dipertanggungjawabkan -Pengelolaan pendapatan asli daerah.(PAD) kabupaten padang lawas utara tidak tertib, Pajak-pajak yang telah dipungut oleh kuasa BUD sebesar Rp 777.511.749.00 terlambat disetorkan ke kas negara dan saldo utang PFK pada neraca per 31 desember 2010 kurang disajikan sebesar Rp 354.334.549.00.

Pendapatan pajak penerangan jalan umum pemerintah kabupaten padang lawas utara tahun anggaran 2010 tidak sesuai ketentuan dan sebesar Rp. 111.296.698. belum disetor ke kas daerah.

Penerimaan dan pengeluaran dana dari program jaminan kesehatan masyarakat pada rumah sakit umum daerah gunung tua dan dana puskesmas beserta jaringannya tidak melalui mekanisme APBD, Pengelolaan dan penatausahaan persediaan belum tertib dan saldo persediaan sebesar Rp. 447.041.723 yang disajikan pada neraca pemerintah kabupaten padang lawas utara per 31 desember 2010 tidak dapat diyakinin kewajarannya.

Penatausahaan dan  aset tetap tahun anggaran 2010 belum tertib dan penyajian nilai  aset tetap sebesar Rp. 156.697.488.585.pada neraca per 31 desember 2010 belum dapat diyakini kewajarannya, Terdapat aset tetap yang hilang pada dinas pekerjaan umum,pertambangan dan energi senilai Rp. 1.637.069.800.

Pengelolaan belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan tidak tertib dan penerima bantuan belum mempertanggung jawabkan penggunaan dana sebesar Rp. 5.151.554.500, sesuai laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2010 (Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan) dengan No: 413.A/S/XVIII.MDN/09/2011 tertanggal: 15 September 2011.(Jst)

Kabareskrim: Ada Kesepakatan Kapolri dan Ketua KPK

Kepala Bareskrim Mabes Polri, Irjen Sutarman (kiri), bersama Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Polisi Boy Rafli Amar, menyampaikan keterangan seputar kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Mabes Polri, Jumat (3/8/2012). Dalam keteranganya, kepolisian akan tetap menangani kasus tersebut karena menganggap institusi kepolisian lebih dahulu menangani kasus yang melibatkan petinggi Polri itu dari pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Sutarman menegaskan adanya kesepakatan antara Kepala Polri dan Ketua KPK Abraham Samad dalam penanganan kasus dugaan korupsi driving simulator Korlantas Polri. Dalam kunjungan ke Redaksi Kompas, Jumat (3/8/2012), Komjen Sutarman mengatakan, Bareskrim tidak berniat menghalangi penyidikan KPK.
"Polri sudah investigasi kemungkinan penyimpangan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) dan lain-lain. Sudah disampaikan ada kemungkinan tindak pidana. Sudah ada MoU antara Kapolri dan Ketua KPK soal kasus ini," kata Sutarman.
Berdasarkan MoU, Kapolri meminta satu-dua hari untuk presentasi kasus setelah bertemu tanggal 30 Juli 2012 dengan Ketua KPK. Menurut Sutarman, tiba-tiba KPK sudah menggeledah gedung Korlantas Polri sebelum presentasi tentang hasil penyelidikan Polri dilakukan.
"Seharusnya ada izin Kapolri untuk masuk. Ibarat orang mau masuk rumah harus permisi," ujar Sutarman. Bareskrim juga sepakat bahwa barang-barang yang sudah disita KPK bisa dibawa dari Korlantas. Namun, yang tidak terkait kasus driving simulator agar dikembalikan. Menurut dia, barang yang disidik Polri dan KPK sama-sama diberikan akses atas bukti-bukti tersebut. Pelayanan masyarakat, ujar Sutarman, terganggu karena barang-barang bukti yang dibawa KPK diperlukan untuk kegiatan operasional.
Dia pun menambahkan, pemeriksaan bersama antara KPK dan lembaga lain sudah ada yurisprudensinya. Sebagai contoh adalah penanganan kasus korupsi APBD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tahun 2010 dengan tersangka Samsul Arifin yang ketika itu sudah menjadi Gubernur Sumut. "Ketika itu KPK bekerja sama dengan Kejati Sumut. Jadi tidak ada masalah Bareskrim memeriksa bersama KPK," Sutarman menandaskan.

Jumat, 03 Agustus 2012

Madina Longsor,Jalinsum Macet


INFO TABAGSEL.com-Sisa-sisa bencana longsor di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, Jumat (3/8), belum juga dibersihkan. Akibatnya, tak ada kendaraan besar yang dapat melintasi jalan ini karena tumpukan tanah, kayu, dan bebatuan memenuhi badan jalan. Kendaraan roda dua yang hendak melintas harus dibantu warga dengan upah Rp 20 ribu.

Parahnya, antrean panjang kendaraan mencapai delapan kilometer. Penumpang bus sudah menunggu berjam-jam, namun alat berat yang diharapkan membersihkan kotoran tak kunjung datang. Padahal, jalan ini adalah penghubung empat kecamatan di Mandailing Natal dan merupakan jalur alternatif menuju Sumatra Barat.

Longsor terjadi akibat struktur tanah yang labil. Longsor itu juga menyapu sebuah alat berat milik satu perusahaan saat melewati jalan. Namun, sang operator alat berat selamat.

Sejumlah titik di perbukitan di sekitar longsor juga masih mengancam keselamatan. Ini mengingat kayu terancam roboh ke jalan lantaran tidak ada lagi tanah sebagai penyangga. Kendati demikian, warga tetap nekat melewati material longsor.(Liputan6.com)

Kadis PU Madina Akui Terima Uang

Foto: pertemuan Kalangan masyarakat jasa konstruksi saat pertemuan dengan Plt Kadis PU, Parlaungan Lubis, Senin sore(30/7) di ruangan Asisten III.(medan bisnis/zamharir rangkuti)

INFO TABAGSEL.com-Panyabungan. Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal (Kadis PU Madina) Ir Parlaungan Lubis mengakui telah menerima sejumlah uang dari oknum penyedia jasa (kontraktor) untuk memuluskan (memenangkan) proyek Tahun Anggaran (TA) 2012. Namun, rekanan yang sudah menyetorkan sejumlah uang justru kalah dalam tender. 

“Uang sudah diterima dari kontraktor,” kata Plt Kadis PU Madina, Ir Parlaungan Lubis pada saat pertemuan dengan Assosiasi Jasa Konstruksi, Senin (30/7), di ruangan Asisten III.

Pertemuan dengan rekanan penyedia jasa konstruksi dari berbagai asosiasi pengusaha penyedia jasa yakni Gapensi, Gapeknas, Aspekindo, Gapeksindo merupakan tindak lanjut pertemuan dengan para kontraktor yang mendatangi Bupati Madina di rumah dinas, Kamis (26/7), terkait pengumuman tender.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Aspekindo, Erik Kantona Parlindungan, Gapeknas Sutan Batang Hari, Gapeksindo Nirwan Hasibuan serta sejumlah rekanan (kontraktor) di antaranya Ridho Lubis, Irwansyah Nasution, Ali Musa Manto, Henri, Lobe dan lainnya.

Kalangan kontraktor meminta pertanggungjawaban Plt Kadis PU, Parlaungan Lubis, agar mengembalikan uang yang sudah mereka setorkan untuk mendapatkan paket pekerjaa proyek. Jumlah uang yang disetorkan kontraktor ke Plt Kadis PU, bervariasi mulai dari Rp 20 juta, Rp 40 juta, dan Rp 167 juta.

Pada saat masyarakat konstruksi/kontraktor mengakui, telah menyetorkan uang kepada Plt Kadis PU Madina Ir Parlaungan Lubis, terlihat Plt Kadis PU hanya mengangguk saja, dan terakhir mengiyakan uang tersebut disetorkan kepadanya.

Saat ditanyakan ke mana uang yang diteria dari kontraktor disetorkan, Parlaungan Lubis hanya membisu alias tidak menjawab.

Plt Kadis PU paralaungan Lubis kemudian berjanji akan mengganti kerugian para penyedia jasa (pemborong) dengan paket proyek di APBN dan juga P-APBD. Namun, karena pemborong merasa Plt Kadis PU tidak bisa bertanggungjawab, rekanan meminta agar uangnya saja dikembalikan.

Dalam pertemuan yang difasilitasi Asisten III Pemkab Madina Samad Lubis, para rekanan meminta agar tender yang diumumkan tanggal 20 Juni 2012 dibatalkan, kemudian diulang kembali dan uang kontraktor dikembalikan.

Mereka meminta tender dibatalkan atas dasar kesepakatan panitia dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) seperti yang terjadi sebelumnya. Pertemuan tersebut akhirnya bubar dan belum mendapatkan kesimpulan kesepakatan final.

Pertemuan dijadwalkan kembali dilaksanakan paling lama Jumat mendatang, setelah ada komunikasi dengan Bupati Madina. Rekanan juga merasa kecewa karena Sekda Madina, M Daud Batubara kurang merespon persoalan tender ulang. Sedangkan pada pelaksanaan tender pertama Sekda sangat antusias.

Bupati Madina HM Hidayat Batubara yang dihubungi wartawan pada selasa (31/7) melalui telepon selulernya meminta kepada Plt Kadis PU Madina untuk menyelesaikan persoalan tender proyek PU dan jika memang ada ditemukan permainan uang yakni konntraktor sudah menyetor uang, Plt Kadis PU juga harus mengembalikannya.

“Persoalan uang ini kan masih sebatas dugaan, namun begitupun saya meminta kepada Plt Kadis PU untuk secepatnya menyelesaikannya, karena ini merupakan masalah kedinasan,” kata Bupati.
Bupati mengakui pada saat massa warga jasa kontruksi dating ke rumah dinas, ia telah menjelaskan kepada kontraktor untuk menghubungi Plt Kadis PU dan KPA Khairul Bahri.

“Pada waktu itu saya sampaikan kepada kontraktor untuk menghubungi PA dan KPA bukan malah datang kepada saya. Namun, saat itu kontraktor menyampaikan keduanya tidak ada dan saya jamin keduanya hari senin (30/7) hadir, buktinya kan ada,” kata Bupati.(MedanBisnis )

Hasil UKG Yogya Tertinggi Nasional

Mendikbud Mohammad Nuh saat melakukan inspeksi mendadak pelaksanaan uji kompetensi guru di SMP 19, Jakarta, (30/07). Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi guru dilakukan untuk pemetaan kompetensi dan sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan para guru. TEMPO/Dasril Roszand

INFO TABAGSEL.com-Hasil sementara Uji Kompetensi Guru (UKG) selama tiga hari atau sampai Rabu, 1 Agustus 2012, rata-rata 44,5. Nilai rata-rata ujian tertinggi diraih oleh para guru di Provinsi DI Yogyakarta, sementara nilai rata-rata terendah diperoleh Provinsi Maluku.

"Nilai tertinggi ada yang 91, terendah ada yang dapat 0," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh ketika ditemui di kantornya, Jumat, 3 Agustus 2012.

Sebanyak 373 ribu guru tercatat mengikuti UKG selama tiga hari itu. Adapun yang sudah diolah dan dihitung nilainya ada 243 ribu. Total untuk UKG gelombang pertama ini ada 985 ribu yang terdaftar mengikuti ujian secara online maupun offline.

Menteri Nuh mengaku kecewa melihat hasil UKG yang menunjukkan nilai guru di 316 kabupaten/kota di bawah rata-rata. Berdasarkan nilai ini, Nuh mengatakan, pihaknya akan memetakan pendidikan dan pelatihan yang tepat untuk meningkatkan kompetensi semua guru.

Jika ini dibiarkan terus, kata mantan Rektor Institut Teknologi Surabaya ini, murid akan kesulitan mendapatkan pelajaran yang tepat. "Inilah yang menyebabkan bimbel-bimbel (bimbingan belajar) itu laku," kata Nuh.(Tempo)

Ia mensinyalir, banyak bimbingan belajar laku karena pelajarannya dapat menggenapi kebutuhan ilmu pengetahuan yang tidak diperoleh siswa dari guru di sekolah.

Pelaksanaan UKG gelombang pertama sendiri relatif kacau. Sebanyak 877 atau 27 persen dari total lokasi ujian tidak aktif. Karena kekacauan itu, pada 8 Agustus mendatang, diadakan ujian susulan dengan mengaktifkan 937 lokasi ujian khusus. Peserta yang tidak bisa mengikuti pada gelombang pertama diwajibkan mengikuti ujian gelombang kedua tersebut