Tampilkan postingan dengan label Sumut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumut. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juli 2015

KPK akan panggil ulang gubernur Sumut

INFO TABAGSEL.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemanggilan ulang Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho pada tanggal 22 Juli mendatang dengan status sebagai saksi kasus dugaan penyuapan di PTUN Medan, Sumatera Utara.

"Kemarin kan beliau sudah dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi tapi belum hadir. Ada informasi kalau surat panggilannya tidak sampai kepada yang bersangkutan," ujar Pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa.

Ia berharap dengan pemanggilan ulang tersebut yang bersangkutan dapat hadir untuk memenuhi kewajibannya tersebut sehingga bisa mempercepat proses pemeriksaan kasus yang melibatkan pengacara dari Kantor Advokat OC Kaligis tersebut.

Pada Senin (13/7) KPK telah menjadwalkan pemanggilan Gatot Pujo Nugroho dan Otto Cornelis Kaligis untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi di PTUN Medan.

Selain melakukan pemanggilan, KPK juga telah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap keduanya dan tiga orang lainnya, yaitu Julius Irawansyah Mawarji, Yulinda Tri Ayuni, Yeni Oktarina Misnan, dan Evi Susanti.

Pengacara OC Kaligis telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus itu setelah ditemukan sejumlah bukti yang merujuk pada keterlibatan dirinya.

"Kemarin KPK melakukan pemeriksaan kepada tersangka dan saksi, lalu disimpulkan telah ditemukan dua bukti permulaan yang cukup, bahwa ada tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh OCK," tutur Johan pada kesempatan yang sama.

Saat ditemui dalam konferensi pers di Kantor KPK, ia menjelaskan bahwa saat ini yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik dan enggan memberikan keterangan apakah akan dilakukan penahanan atau tidak terhadap tersangka.

KPK Cekal Istri Muda Gatot ke Luar Negeri



INFO TABAGASEL.com-Sosok Evy yang dicekal bersama Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan pengacara kondang OC Kaligis terkait kasus penyuapan Hakim Ketua PTUN Tripeni Irianto Putro di Medan menjadi kian heboh di Sumatera Utara.

Saat ini satu nama perempuan itu masih misterius. Bagaimana keterlibatan Evy, apa peranannya dalam kasus suap tersebut itu, masih tanda tanya. Namun KPK memastikan kalau sosok Evy adalah istri Gatot.

"Memang ada pencegahan untuk sekitar enam orang terkait kasus terkait OTT (operasi tangkap tangan) hakim TUN Medan. Setahu saya ada dua nama itu (Gatot dan OC Kaligis)," ujar Pimpinan sementara KPK, Indriyanto Seno Adji melalui pesan singkat, Senin (13/7/2015).

Namun Indriyanto kemudian menyebutkan kalau KPK juga melakukan pencegahan kepada istri Gatot bernama Evy.

Siapakah Evy? Seperti yang diketahui istri sah Gubernur Sumut itu adalah Sutias Handayani. Beliau kerap menemani Gatot dalam acara resmi pemerintahan di Provinsi Sumatera Utara.

Menurut sumber Tribun Medan istri siri Gatot bernama Evi Susanti. Tapi benarkan sosok Evy yang disebut oleh KPK yang diminta cekal oleh pihak imigrasi adalah Evi Susanti?



Kendati sudah sejak lama diisukan melakukan praktek poligami, namun Gatot Pujonugroho tidak pernah melakukan klarifikasi.

Dia tidak pernah menyangkal namun tidak pulah membenarkan akan perkawinan sirinya tersebut, sehingga indikasi kalau dirinya menikah lagi dengan Evy Susanti semakin menguat dan tidak pernah terbantahkan.

Senin, 13 Juli 2015

KPK periksa Gubernur Sumut sebagai saksi PTUN Medan



INFO TABAGSEL.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dalam dugaan tindak pidana korupsi di PTUN Medan.

"Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindakan pidana korupsi di PTIN Medan, penyidik menjadwalkan pemeriksaan Gatot Pujo Nugroho sebagai saksi," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan Gatot diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK terkait dengan kasus yang melibatkan tersangka MYB (M Yagari Bhastara) dari kantor advokat OC Kaligis.

KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini, yakni penerima suap terdiri atas Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro (TIP), anggota majelis hakim Amir Fauzi (AF) dan Dermawan Ginting (DG), dan panitera/sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan (SY).

KPK menangkap kelimanya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di PTUN Medan pada 9 Juli 2015 dan menyitan uang 15 ribu dolar amerika dan 5 ribu dolar singapura di kantor Tripeni.

Hingga kini KPK masih mendalami sumber uang karena ada dugaanpemberian uang ini bukan pertama kali terjadi.

Tindak pidana korupsi ini terkait dengan proses pengajuan PTUN di Medan yang dilakukan mantan kepala Biro Keuangan Pemprov Sumatera Utara Ahmad Fuad Lubis.

Gugatan yang diajukan Fuad Lubis adalah terkait surat kejaksaan tinggi Sumatera Utara nomor B-473 31 Maret 2015 perihal permintaan keterangan terhadap Fuad Lubis dalam perkara penyalahgunaan dana bantuan sosial Pemprov Sumatera Utara tahun 2012-2014.

Fuad dimintai keterangan oleh jaksa selaku mantan Ketua Bendahara Umum Daerah (BUD) Pemprov Sumut karena dugaan, namun Fuad Lubis melawan jaksa dengan mengajukan gugatan ke PTUN dan menyewa pengacara dari kantor advokat OC Kaligis.

Berdasarkan UU nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan, PTUN yang berhak menilai apakah aparat sipil negara melakukan penyalahgunaan wewenang.

Dalam putusannya, hakim menyatakan permintaan keterangan oleh jaksa kepada Fuad Lubis ada unsur penyalahgunaan kewenangan.

PKS: Belum Tentu Gubernur Sumut Terlibat Suap Hakim PTUN Medan



INFO TABAGSEL.com-Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dijadwalkan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemberian dan penerimaan hadiah kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Dia akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka M Yagari Bhastara.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mempermasalahkan kadernya itu diperiksa KPK. Langkah KPK tersebut harus didukung.

"(Pak Gatot diperiksa) Terkait dengan kedudukan sebagai gubernur, beliau pejabat publik. Kita arahkan untuk selalu taat hukum, taat konstitusi. Yang dilakukan penegak hukum harus didukung. Tapi Gatot itu juga punya hak, praduga tak bersalah akan tetap berlaku," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2015).

Menurut Mardani, pemeriksaan tersebut bukan sebagai tanda bahwa Gubernur Gatot tersangkut dan bersalah akan masalah. Dia juga menegaskan, pihaknya masih belum tahu memberikan bantuan kepada Gatot atau tidak.

"Kita akan lihat situasinya. Belum ada detail, belum tentu terkait dengan Pak Gatot. Kemungkinan banyak. Penegakan hukum harus dijunjung tinggi," pungkas Mardani.

Yagari merupakan pengacara yang ditunjuk mantan Ketua Bendahara Umum Daerah (BUD) Pemprov Sumut Fuad Lubis untuk berperkara di PTUN. Pemprov Sumut menggugat surat perintah penyelidikan Kejaksaan Tinggi Sumut atas dugaan penyelewengan dana bansos.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan 5 orang sebagai tersangka. Selain Gerry, KPK menetapkan Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, Hakim Amir Fauzi, Hakim Dermawan Ginting, dan panitera sekretaris Syamsir Yusfan, dan seorang advokat yang bekerja di kantor Kaligis & associates, M Yagari Bhastara. Penyuapan itu diduga terkait kasus sengketa antara pemohon mantan Ketua Bendahara Umum Daerah (BUD) Pemprov Sumut Fuad Lubis dan termohon Kejaksaan Tinggi Sumut.

Rabu, 01 Juli 2015

134 Korban Pesawat Hercules Telah Dievakuasi



INFO TABAGSEL.com-Tim gabungan telah mengevakuasi seluruh korban dan penumpang pesawat Hercules yang jatuh di kawasan Padang Bulan Medan sebanyak 134 orang yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik.

“Pukul 03.00 WIB tadi, seluruh 134 mayat sudah dievakuasi,” kata Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, usai peringatan HUT Bhayangkara ke-69 di Mako Satuan Brimob Polda Sumut di Medan, Rabu.

Atas nama masyarakat dan Pemprov Sumut, Gubernur mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pengabdian yang diberikan Polda Sumut dan unsur TNI dalam evakuasi tersebut.

Menurut Gubernur, dari proses evakuasi yang dilakukan, diketahui cukup banyak penumpang pesawat Hercules itu yang masih dalam kondisi utuh.

“Seperti ada penerbang, almarhum Joko, ada yang dari paskhas,” ungkapnya.

Namun pihaknya belum dapat mengenali identitas penumpang lain karena masih dalam penelitian tim “Disaster Victim Indentification” (DVI) Mabes Polri dan Polda Sumut.

Kapolda Sumut Irjen Pol Eko hadi Sutedjo mengatakan, dari 134 jenazah penumpang yang dievakuasi, tim telah berhasil mengidentifikasi sekitar 30 jenazah.

Tim DVI Mabes Polri dan Polda Sumut sedang mengintensifkan penelitian karena baru sebagian jenazah yang diidentifikasi secara fisik.

“Ada juga yang harus melalui penelitian secara keilmuan karena sudah tidak dikenali,” ucapnya.

Sebelumnya, pesawat Hercules dengan nomor lambung A-1310 jatuh di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan pada Selasa (30/6) menjelang pukul 12.00 WIB.

Selasa, 30 Juni 2015

21 PTK Berprestasi Duta Sumut ke Tingkat Nasional



INFO TABAGSEL.com-Sebanyak 21 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) berprestasi terpilih sebagai duta Sumatera Utara untuk mengikuti lomba ke tingkat nasional pada Agustus 2015 mendatang. Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, Suwardi mengatakan, penetapan ke 21 PTK berprestasi tersebut setelah melalui penjaringan (seleksi) pada tingkat provinsi yang diikuti sekitar 650 peserta terdiri guru, kepala sekolah, pengawas dan tutor.

"Ke 21 PTK berprestasi yang berhasil tampil sebagai juara I tersebut selanjutnya akan mendapatkan pembekalan selama 10 hari pada 1-10 Juli mendatang," kata Suwardi didampingi Imran di kantor Disdiksu Jalan T Cik Ditiro Medan, Sabtu (27/6).

Menurut Suwardi mereka akan mendapat pembekalan oleh para narasumber dari pusat 2 orang dan 3 dari provinsi.

Para pemenang PTK berprestasi tingkat provinsi 2015 untuk kelompok kepala sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yakni Yusnani (TK) Tebingtinggi, Julita Darmawati (SD) Binjai, Bambang Sudewo (SMP) Medan, Syahruddin Lubis (SMA) Kisaran, Hafrida Hanum (SMK) Patumbak.

Untuk kelompok guru berdedikasi di daerah khusus yakni guru SD laki-laki Yasman Hulu (Nias Utara), guru SD perempuan Masniari (Serdangbedagai), dan guru SMA/SMK Bambang Hariyono (Serdangbedagai). Selain itu kelompok guru mulai TK, SD, SMP, SMA dan SMK yakni Jamilah (TK) Deliserdang, Endarwani (SD) Mandailing Natal, Armen (SMP) Medan, Suprayitno (SMA) Medan, Saidi Antonius (SMK) Deliserdang dan Dasmiati (SLB) Medan.

Sedangkan untuk kelompok pengawas yakni Maljumadi (pengawas SD) Binjai, Siti Zukhroh (pengawas SMP) Asahan, Abdul Azis Rambe (pengawas SMA) Asahan, Ermidawati (pengawas SMK) Medan. Untuk kelompok tutor paket A, Sri Binawati (Binjai), kelompok tutor paket B Abdullah (Langkat), dan kelompok tutor paket C Tumbur Harianja (Taput).

Diharapkan ke 21 duta Sumut ini bisa membawa nama baik daerah dengan meraih prestasi sebagai juara pertama. Keinginan itu dinilai Suwardi sangat diharapkan sebab pada kelompok guru berdedikasi di daerah khusus tahun lalu, Sahara Ardani, pengajar di SMA Negeri Tanjung Beringin meraih juara 2 tingkat nasional 2014.

"Tahun lalu ada satu wakil Sumut yang berprestasi. Kita harapkan tahun ini tentu dapat prestasi lebih baik lagi," tuturnya.

Hercules Bawa 50 Penumpang, Diperkirakan Seluruhnya Tewas



INFO TABAGSEL.com- Pesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara jatuh di kawasan padat penduduk tempat pertokoan di Jalan Jamin Ginting, Simanglikar Medan, Selasa (30/6/2016).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf menyampaikan bahwa pesawat jatuh berangkat dari bandara Soewondo menuju Tanjung Pinang. Diketahui pesawat dengan dengan nomor registrasi A1310 type C-1300 ini mengangkut berbagai macam logistik.

"Diperkirakan penumpang pesawat ada 50 orang yang melakukan rotasi tugas piket. Ini masih dalam evakuasi. Saat ini dua korban meninggal dilarikan ke rumah sakut Adam Malik," jelasnya

Saat ini korban keseluruhan belum diketahui berapa banyak jumlahnya, namum diketahui dari korban yang berada di dalam pesawat belum dimetahui korban selamat. Kemungkinans eluruh penumpang meninggal terbakar di dalam pesawat

Selain itu diketahui sejumlah rumah warga dan beberapa bangunan ruko di komplek Gardenia Residen hancur serta terbakar karena terlindas badan pesawat. Diketahui ketika evakuasi, wartawan diusir keluar police line oleh sejumlah tni dan polisi. Hal ini menyulitkan awak media menyampaikan informasi. Berulang kali tni memaki-memaki rekan media. Bahkan mengamcam akan memukul dan mengajak berduel.

Nama 12 Kru Pesawat Hercules yang Jatuh di Medan



INFO TABAGSEL.com-Pesawat Hercules C130 milik TNI Angkatan Udara jatuh di pemukiman warga di Jalan Jamin Ginting, Medang, Sumatera Utara, Selasa 30 Juni 2015, sekira pukul 12.14 WIB.

Pesawat yang sedang melaksanaankan operasi Penerbangan Angkutan Udara Militer (PAUM) itu mengangkut 12 kru. Pesawat diterbangkan oleh pilot Kapten Penerbang Sandy.


 Berikut daftar nama 12 kru pesawat:

1.  Kapten PNB Sandy (Pilot)
2.  Lettu Pandu Setiawan (Kopilot I)
3.  Letda PNB Dian Sukma Kopilot II)
4.  Kapten Nav Riri Setiawan (Navigator)
5.  Serma Tek Bambang H (Teknik)
6.  Peltu Tek. Ibnu Kohar (Teknik)
7.  Pelda Tek. Andik S (Teknik)
8.  Peltu Tek. Ngateman (Teknik)
9.  Peltu Tek. Yahya Komari (Teknik)
10. Pelda Tek. Agus P (Teknik)
11. Prada Tek. Alfian (Teknik)
12. Pelda Tek. Parijo (Teknik)

Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik sampai berita ini diturunkan, sudah menerima puluhan jenazah korban pesawat Hercules. Korban belum bisa diidentifikasi, karena masih di dalam kantung jenazah.

Sementara itu, menurut juru bicara Basarnas Medan, Hisar Turnip, kecelakaan ini menewaskan sedikitnya 30 orang. "Berdasarkan informasi terbaru yang kami dapat sekitar 30 orang meninggal. Jumlah tersebut bisa bertambah," ucap Hisar.


 Terkait:

Pesawat Hercules Jatuh Tewaskan 30 Orang

Pesawat Hercules Jatuh di Medan, Warga Padati Jalan hingga 10 Kilometer

 Pesawat Hercules TNI Jatuh di Medan

Pesawat Hercules Jatuh Tewaskan 30 Orang



INFO TABAGSEL.com-Pesawat Hercules dengan nomor penerbangan A-1310 jatuh di Jalan Jamin Ginting Medan, Sumatera Utara, Selasa, 30 Juni 2015. Menurut juru bicara Basarnas Medan, Hisar Turnip, kecelakaan ini menewaskan sedikitnya 30 orang.

"Berdasarkan informasi terbaru yang kami dapat sekitar 30 orang meninggal. Jumlah tersebut bisa bertambah," ucap Hisar kepada kantor berita Reuters, Selasa, 30 Juni 2015.

Meski demikian tidak diketahui apakah jumlah tersebut merupakan korban di darat atau korban yang berada di dalam pesawat.

Seperti diketahui, pesawat Hercules buatan 1964 itu berasal dari Skuadron 32 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang. Pesawat membawa 12 kru.

Sementara itu tujuan penerbangan pesawat ini juga masih simpang siur. Namun ada yang mengatakan bahwa pesawat Hercules berangkat dari Pangkalan Udara Suwondo hendak menuju pulau Natuna. Pesawat ini jatuh beberapa menit setelah lepas landas. Pilot sempat meminta return to base.


 Terkait:

Nama 12 Kru Pesawat Hercules yang Jatuh di Medan

Pesawat Hercules Jatuh di Medan, Warga Padati Jalan hingga 10 Kilometer

 Pesawat Hercules TNI Jatuh di Medan

Pesawat Hercules TNI Jatuh di Medan


Pesawat Hercules milik TNI AU dikabarkan jatuh di Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (30/6/2015).

INFO TABAGASEL.com-Sebuah pesawat Hercules jatuh di pemukiman warga, tepatnya di dekat Perumahan Simalingkar, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (30/6/2015) siang.

Informasi yang dihimpun, pesawat tersebut jatuh sekira pukul 12.00 WIB. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Seorang saksi mata, Guntur, mengatakan, dirinya kaget saat melihat pesawat berbadan tersebut menukik rendah di dekat rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB

 "Aku pikir mau jatuh ke dekat rumahku. Ternyata jatuh di ruko yang belum jadi di dekat Perumahan Simalingkar," katanya.

Menurut dia, sempat ada ledakan yang membuat kawasan itu bergetar.

"Lumayan bergetarlah tadi. Sekarang tinggal ada asap," katanya.

Guntur juga mengatakan, lokasi kejadian yang dekat dengan jalan raya itu langsung dikerumuni warga sekitar. Tentara Angkatan Udara dan Basarnas juga sudah terlihat di lokasi.

"Saya belum tahu ada korban atau tidak," katanya.


 Terkait:

Nama 12 Kru Pesawat Hercules yang Jatuh di Medan

Pesawat Hercules Jatuh Tewaskan 30 Orang

Pesawat Hercules Jatuh di Medan, Warga Padati Jalan hingga 10 Kilometer

Senin, 29 Juni 2015

Kadisdikbud Taput Dianugrahi Tokoh Inspiratif Indonesia 2015

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Tapanuli Utara, Jamel Panjaitan saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Taput, Jumat (26/6). Jamel mendapatkan piala dan piagam penghargaan setelah didaulat sebagai Tokoh Inspiratif Indonesia 2015 versi Forum Komunikasi Wartawan Indonesia di Hotel Amartapura, Semarang, 13 Juni 2015. Antarasumut/Rinto Aritonang.


INFO TABAGSEL.com-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara Jamel Panjaitan dianugrahi sebagai Tokoh Inspiratif Indonesia 2015 versi Forum Komunikasi Wartawan Indonesia di Hotel Amartapura, Semarang.

Menurut penuturan Jamel, Jumat, di Tarutung. Anugrah Tokoh Inspiratif yang diterimanya didasarkan atas penilaian forum yang mendaulat dirinya sebagai salah satu sosok yang membawa perubahan di dunia pendidikan melalui ide- ide baru.

“Awalnya, saya tidak tahu, bahkan tidak pernah kenal dengan Forum Wartawan tersebut. Namun, tiba- tiba saja, saya ditelepon untuk mendapatkan penghargaan,” ungkap mantan Dosen mata kuliah Matematika di Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli tahun 2010-2012 itu.

Drs. Jamel Panjaitan, MM masuk dalam daftar sepuluh besar Tokoh Inspiratif Indonesia tahun 2015 sekaligus mendapatkan penghargaan berupa piagam dan piala di Hotel Amartapura Semarang pada 13 Juni 2015 lalu.

Bersama Jamel, 9 tokoh lainnya yang didaulat FKWI adalah Drs Awang Ishak, MSi (Walikota Singkawang Kalbar), H. Ahmadi, SE ( Watua DPRD Prov Jateng ), Drs. H. Sarmadan Nur Siregar, MPd ( Kakan Kemenag Tapteng Sumut ), dan H.Djanuarel ( Kaban Narkotika Kampar Riau ).

Termasuk juga, Dance Ishak Palit, MSi (Ketua KONI Salatiga ), Gatot Supriadi, SH ( Kepala KUA Bergas Kab.Semarang ), Bayu Ramli ( Owner Exist Modeling ), serta Nico. A. Sioe (Konsultan Spiritual ), mendapat penganugrahan yang sama.

“Pastinya, saya sangat bangga. Sebab, hal ini mengartikan jika perubahan di bidang pendidikan yang diprogramkan Bupati Taput Nikson Nababan terekspos dan sampai ke telinga mereka,” ujarnya.

Disebutkannya, kemajuan bidang pendidikan Tapanuli Utara dijadikan forum sebagai salah satu indikator penganugrahan. Dimana, program pemerataan guru, sekolah gratis tingkat SD hingga SLTA, 6 hari kerja bagi pegawai eselon II dan III di instansinya dengan menjadikan hari Sabtu sebagai hari kunjungan ke sekolah, serta pemberian insentif bagi guru Desa terpencil dan sangat terpencil menjadi poin penilaian.

“Sebenarnya, dalam penganugrahan itu, dirinya hanya merupakan orang yang beruntung dalam penerapan program di bidang pendidikan yang dinilai banyak pihak sebagai ide ide cemerlang. Sebab, ide dan kreatif awal, tentu saja merupakan petunjuk Bupati Nikson,” katanya.

Rabu, 24 Juni 2015

Kapasitas Masyarakat Sipil Di Sumut Mengkhawatirkan

 

INFO TABAGSEL.com-Kapasitas masyarakat sipil di Provinsi Sumatera Utara dinilai mengkhawatirkan sehingga banyak daerah tidak mampu melahirkan tokoh alternatif untuk maju dalam pemilihan kepala daerah melalui jalur perseorangan.
 
Pengamat politik dari Uniersitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Sohibul Ansor Siregar di Medan, Rabu [24/06], mengatakan, kekhawatiran terhadap kapasitas masyarakat sipil (civil society) itu dapat terlihat dari ketidakmampuan tokoh di 11 kabupaten/kota untuk maju dalam pilkada melalui jalur perseorangan.
 
Ke-11 daerah itu adalah Kota Medan, Binjai, Sibolga, Gunung Sitoli, Kabupaten Asahan, Samosir, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Nias Utara, Nias Selatan, dan Nias Barat. "Bagi saya, kondisi itu menjadi pertanyaan serius, mengapa di 11 daerah itu tidak muncul pasangan calon perseorangan (independen)," katanya.
 
Menurut dia, ketidakmampuan tokoh-tokoh alternatif untuk mengumpulkan dokumen dukungan masyarakat sebagai pendukung terkait dengan kapasitas civil society yang belum tumbuh maksimal. Bahkan, kondisi itu semakin mengkhawatirkan jika dikaitkan dengan Kota Medan yang kadar kemajuan demokrasinya dapat disebut lebih maju.
 
Semestinya akan muncul nuansa dan semangat yang lebih kuat untuk merebut kekuasaan politik melalui jalur perseorangan sekaitan dengan semakin meningkatnya posisi civil society. 
"Rupanya, civil society tidak cukup berkembang di Medan, tidak sejalan dengan 'menjamurnya' LSM," katanya.
 
Ia mengatakan, tidak menguatnya civil society di Sumut itu juga menyebabkan organisasi besar seperti Muhammadiyah, Aljam'iyatul Washliyah, dan Nahdlatul Ulama (NU tidak memiliki peluang untuk ikut menentukan kekuasaan. Mungkin, selama ini organisasi-organisasi tersebut dianggap hanya "disub-ordinasikan" saja ke parpol-parpol tertentu yang menjadi tempat kadernya berkiprah.
 
Ironisnya, organisasi-organisasi besar tersebut juga terkesan kurang berdaya untuk mengambil peran sebagai kontrol sosial meski banyak mengalami kekecewaan terhadap penyelenggaraan kekuasaan.
 
"Sekali organisasi-organisasi itu menantang kekuasaan, justru akan 'dipukul' oleh kader-kadernya yang ada di parpol," kata Koordinator Umum Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya (`nBASIS) tersebut.

Sebagian Calon Dukungan PDIP Sumut Petahana

INFO TABAGSEL.com-Sebagian bakal calon kepala daerah yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sumatera Utara untuk pemilihan kepala daerah di 23 kabupaten/kota adalah calon petahana. 
“Kalau sekarang, dari rekomendasi yang dikeluarkan itu kira-kira 50 persen incumbent (petahana),” kata Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut Japorman Saragih di Medan, Rabu.

Meski demikian, Japorman belum bersedia menyebutkan nama-nama calon petahana yang didukung PDIP dalam pilkada secara serentak di Sumut tersebut.

Menurut dia, pihaknya telah mengeluarkan 11 surat rekomendasi dan surat tugas untuk bakal calon peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sumut.

Surat tugas yang dimaksud adalah dukungan pencalonan, tetapi nama yang didukung diharuskan untuk mencari mitra koalisi agar memenuhi persyaratan dalam pendaftaran ke KPU.

Sedangkan surat rekomendasi menggambarkan persyaratan pencalonan sudah selesai dan mencukupi. “Baik koalisinya mau pun calon wakil kepala daerah,” katanya.

Pihaknya akan segera berangkat ke Jakarta untuk mengambil 12 surat tugas rekomendasi lain dari pengurus pusat PDIP.

Sebelumnya, PDIP Sumut menyerahkan surat rekomendasi dan surat tugas tentang pencalonan dalam pilkada di provinsi itu.

Rekomendasi tersebut diberikan untuk pasangan Syahrul Pasaribu dan Aswin Siregar untuk pilkada di Kabupaten Tapanuli Selata, Syahminan Pasaribu dan Ferial Harianto untuk pilkada Labuhan Batu Utara, serta Sakhotoli Laoli dan Arosokhi Waruwu di Nias.

Setelah itu, lanjut dia, pasangan Idealisman Dachi yang berpasangan dengan Siogaho di Nias Selatan, Taufan Gama Simatupang dan Surya di Asahan, Hamlet dan HR Surya di Kota Tanjung Balai, serta Lakhomizaro dan Sawa Laoli di Gunung Sitoli. Demikian juga dengan surat untuk Dahlan Hasan Nasution di Kabupaten Mandailing Natal, Wildan Aswan Tanjung di Labuhan Batu Selatan, Analisman Zalukhu di Nias Utara, dan Juliadi di Kota Binjai.

Selasa, 23 Juni 2015

64 CPNS Formasi 2014 Terima SK


Serahkan SK: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan yang juga sebagai Inspektur Upacara, menyerahkan  SK kepada 64 CPNS, Senin (22/6) di halaman Kantor Bupati Deliserdang.
Sebanyak 64 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, menerima surat pengangkatan pegawai penuh berdasarkan SK Bupati No.622 tahun 2015.
“Ke-64 CPNS tersebut masing-masing 10 orang tenaga guru, 22 orang tenaga kesehatan dan 32 tenaga teknis/administrasi. Mereka merupakan dari pelamar umum formasi tahun 2014,” kata Bupati Deliserdang Ashari Tambunan pada apel gabungan PNS Pemkab Deliserdang, Senin.
Ia mengatakan pilihan karir sebagai PNS pada hakikatnya adalah kesempatan baik untuk berkarya memberikan sesuatu yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing.
Oleh karena itu, harus terus dilakukan berbagai upaya perbaikan dan perubahan, sebab tantangan sebagai aparatur pemerintah ke depan sudah dipastikan tidak akan semakin ringan, melainkan akan semakin berat.
“Laksanakan tugas-tugas selaku PNS dengan penuh rasa pengabdian dan tanggung jawab dimana pun ditugaskan, baik sebagai tenaga pendidik, kesehatan maupun sebagai tenaga teknis atau administrasi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesungguhan dan kerja keras jajaran PNS dalam memperbaiki penataan dan pengelolaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2014, sehingga predikat wajar dengan pengecualian (wdp) dapat diraih.
“Mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan di antara kita untuk modal melanjutkan, memantapkan dan meningkatkan pembangunan daerah, guna mewujudkan Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinnekaan,” katanya

Senin, 22 Juni 2015

PDIP Dukung 11 Pasangan Pilkada

INFO TABAGSEL.com-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan 11 rekomendasi dukungan untuk bakal calon dalam pemilihan kepala daerah di Provinsi Sumatera Utara.

Sekretaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut Soetarto di Medan, Senin, mengatakan rekomendasi tersebut diberikan untuk pasangan Syahrul Pasaribu dan Aswin Siregar untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kemudian, untuk Syahminan Pasaribu dan Ferial Harianto untuk pilkada Labuhan Batu Utara, Sakhotoli Laoli dan Arosokhi Waruwu di Nias, Idealisman Dachi yang berpasangan dengan Siogaho di Nias Selatan, Taufan Gama Simatupang dan Surya di Asahan, Hamlet dan HR Surya di Kota Tanjung Balai, serta Lakhomizaro dan Sawa Laoli di Gunung Sitoli.

Setelah itu, Dahlan Nasution di Kabupaten Mandailing Natal, Wildan Aswan Tanjung di Labuhan Batu Selatan, Analisman Zalukhu di Nias Utara, dan Juliadi di Kota Binjai.

Surat keputusan berisi rekomendasi dukungan untuk bakal calon peserta pilkada tersebut telah diterima dari DPP PDIP di Jakarta pada Sabtu (19/6).

“Seluruh surat rekomendasi dukungan itu telah diserahkan kepada yang bersangkutan,” katanya.

PDIP Sumut masih menunggu 12 surat rekomendasi dukungan lainnya yakni untuk pilkada Kota Medan, Sibolga, Pematang Siantar, Kabupaten Serdang Bedagai, Toba Samosir, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Simalungun, Labuhan Batu, Karo, dan Nias Barat.

Wakil Ketua PDIP Sumut Budiman Pardamean Nadapdap mengatakan, bakal calon yang belum memiliki pasangan diinstruksikan untuk mencari pasangannya dalam pilkada.

Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, tokoh-tokoh yang didukung itu harus menjalin hubungan emosional dengan tim PDIP Sumut untuk memudahkan kerja sama dan koordinasi pemenangan.

“Jangan ada jarak lagi untuk memenangkan pilkada,” katanya. Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut mengungkapkan keyakinan penuh jika nama-nama yang tercantum dalam 11 rekomendasi itu akan menang di daerah masing-masing

Kamis, 18 Juni 2015

3 Tim Pemprovsu Bersafari ke 15 Kabupaten Kota Sekaligus Kunjungi Pasar


INFO TABAGSEL.com-Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST MSi akan memulai kegiatan Safari Ramadhan 1436 H Pemprovsu di kediaman resminya di Gubernuran Medan, Jumat, (19/6/2015).

Dari Gubernuran ini selanjutnya Tim Safari akan bergerak ke sejumlah kabupaten dan kota se-Sumut selama bulan Ramadhan ini, dijadwalkan berakhir di kediaman dinas Wagubsu Ir HT Erry Nuradi MSi pada 11 Juli 2015.

Gubsu melalui Kepala Biro Bina Sosial Setdaprovsu H didampingi Kabag Pembinaan Kehidupan Beragama Drs Sudarto Purba MAP membenarkan hal itu ketika ditanya wartawan di Kantor Gubsu di Medan, Kamis (18/6).

Peresmian Safari Ramadhan di kediaman dinas Gubsu hari ini diisi antara lain Berbuka Puasa Bersama Gubsu dengan Wagubsu, pimpinan FKPD Sumut, bupati dan walikota, Alim Ulama dan para pemuka Agama, lembaga dan ormas keagamaan Islam serta tokoh masyarakat.

Usai berbuka Puasa dilanjutkan Shalat Maghrib, Isya dan Tarawih berjamaah serta ceramah Agama oleh DR H Hidayat Nur Wahid MA (Wakil Ketua MPR RI).

Secara umum Safari Ramadhan kali ini terdiri dari tiga tim masing-masing Tim Safari Ramadhan Gubernur Sumut, Tim Safari Wakil Gubsu dan Tim Safari Sekdaprovsu.

Tim Gubsu dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Asahan pada 22 Juni, Kabupaten Karo pada 25 Juni, Kabupaten Labura 29 Juni, Kota Binjai pada 1 Juli dan Kabupaten Simalungun pada 3 Juli 2015.

Tim Wagubsu dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Labuhanbatu pada 23 Juni, Labusel pada 24 Juni, Padang Lawas Utara pada 25 Juni, Padang Lawas pada 26 Juni dan Kabupaten Serdangbedagai pada 6 Juli 2015.

Sedangkan Tim Sekdaprovsu dijadwalkan bersafari ke Kabupaten Mandailing Natal pada 26 Juni, Pakpak Bharat pada 29 Juni, Tapanuli Tengah pada 7 Juli, Kota Padangsidimpuan pada 8 Juli dan Kabupaten Tobasa pada 10 Juli 2015.

Pemprovsu juga akan melaksanakan Peringatan Nuzulul Qur'an yang dijadwalkan pada 4 Juli 2015 di Masjid Agung Sumut di Medan.

Pada Safari Ramadhan tahun ini juga rencananya diisi dengan kegiatan tambahan antara lain kunjungan kerja ke pasar-pasar tradisional atau modern untuk melihat perkembangan ketersediaan sandang pangan selama Ramadhan.

Khusus Tim Safari Ramadhan Gubsu juga dijadwalkan melantik Majelis Ta'lim Sumut Bangkit Kabupaten dan Kota yang sudah terbentuk dan di Kabupaten Asahan juga dijadwalkan melantik Panitia Penyelenggara MTQ Nasional Provinsi Sumut Tahun 2015.

Acara Berbuka Puasa Bersama di kediaman dinas Wagubsu pada 11 Juli 2015 yang akan mengakhiri kegiatan Tim Safari Ramadhan Pemprovsu 1436 H akan diisi Ceramah Agama oleh Prof DR HM Hatta MA.

Turut dalam tim antara lain unsur Kodam I BB, unsur Kementerian Agama Provinsi Sumut, Assisten dan Staf Ahli Gubsu, unsur Kajatisu, unsur Poldasu dan pimpinan SKPD Provinsi Sumut.

Rabu, 17 Juni 2015

Gubsu: Ramadhan Momentum Tingkatkan Kebersamaan

INFO TABAGSEL.com-Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho mengatakan, ibadah puasa Ramadan dapat menjadi momentum untuk membangun dan meningkatkan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut dia, di Medan, Rabu, ibadah puasa Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ketaqwaan dan kepedulian bagi sesama.

Dengan rasa lapar dan haus yang akan dialami selama menjalankan ibadah puasa, diharapkan bulan Ramadan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial.

Namun, ibadah tersebut juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan karena umat Islam mendapatkan penghormatan dari umat agama lain.

Dengan penghormatan atas ibadah puasa yang dijalankan, diharapkan umat Islam dapat memperkuat dan meningkatkan kebersamaan dan toleransinya.

Karena itu, masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa diharapkan dapat saling menghormati untuk membangun kebersamaan sebagai kehidupan bermasyarakat.

“Karena sesungguhnya, kebersamaan dalam entitas berbangsa dan bernegara adalah sebuah keniscayaan,” katanya.

Ia mengatakan, seluruh umat Islam di Sumut diharapkan dapat memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sebagai proses dalam peningkatan kualitas pribadi.

Dengan demikian, ibadah puasa Ramadan dapat menjadi wadah untuk merealisasikan kualitas kolektif untuk menjadi Sumut sebagai sebuah provinsi yang berdaya saing. “Atas nama masyarakat dan Pemprov Sumut, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi saudara-saudara yang beragama Islam,” ujar Gubernur.

Senin, 15 Juni 2015

18 Kabupaten akan Dilatih Peningkatan Mutu Pendidikan



INFO TABAGSEL.com-Sejumlah stake holder (pemangku kewajiban) pendidikan Sumatera Utara menggelar rapat bertajuk “Provincial Education Stakeholder Meeting”, yang diselenggarakan di Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Medan, Senin (16/6).

Dalam rapat tersebut, para stake holder sepakat untuk menyebarluaskan program USAID PRIORITAS di 18 kabupaten/kota. Artinya, para guru, pengawas dan kepala sekolah di 18 kabupaten tersebut akan mendapatkan pelatihan Pakem (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) atau CTL (Pembelajaran Konstekstual) dan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah).

Adapun kabupaten yang disepakati menjadi sasaran diseminasi program tersebut adalah daerah yang belum menjadi mitra USAID PRIORITAS yakni, Karo, Dairi, Pakpak barat, Labuhan Batu Selatan, Mandailing Natal, Simalungun, Siantar, Samosir, Asahan, Tapanuli Tengah, Padang Sidempuan, Batubara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Nias, Nias Utara, Nias Barat dan Gunung Sitoli.

Kesepakatan tersebut menjadi sinyal baik dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan. Dimana, selama ini hanya ada 15 kabupaten/kota yang menjadi mitra USAID PRIORITAS. Agar tidak menimbulkan kesenjangan, Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan Mutsyuhito Solin mengatakan sangat penting dilakukannya diseminasi program.

Selain Mutsyuhito Solin, para stake holder lain yang hadir dalam rembuk tersebut antara lain, sejumlah pejabat teras Dinas Pendidikan Sumatera Utara diantaranya Erni Mulatsih, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Luar Layanan Khusus, Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Swardi.

Selain itu, juga hadir Syahrial A Pulungan, mewakili Bappeda Sumut, Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Mahdi Ibrahim, Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan Mutsyuhito Solin, Ketua Komisi E DPRD Sumut Effendi Panjaitan dan Kepala Bagian Pendidikan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Biro Binkormsos Setda Provsu Rosmawati Nadeak.

Jumat, 29 Mei 2015

Gubernur Berduka Tewasnya 17 Pelajar Tapanuli Tengah

INFO TABAGSEL.com-Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho menyampaikan duka yang mendalam atas tewasnya 17 pelajar dalam kecelakaan truk di Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kepada wartawan di Medan, Kamis malam, Gubernur mengatakan, jajaran Pemprov Sumut berbela sungkawa atas peristiwa yang diawali dengan terbaliknya truk yang mengangkut 17 pelajar tersebut.

Gubernur berharap dan mendoakan keluarga 17 pelajar yang tewas di jalan perkebunan PT SGSR tersebut dapat tabah menghadapi cobaan itu.

Gubernur mengimbau Pemkab Tapanuli Tengah untuk berkoordinasi dengan perusahaan perkebunan itu guna memperbaiki ruas jalan tersebut.

Sebelumnya, truk dengan nomor polisi BK 8912 EA membawa sekitar 30 pelajar yang merupakan anak-anak dari karyawan PT SGSR terbalik di jalan perkebunan itu pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Kecelakaan yang diawali dengan lepasnya ban bagian depan truk tersebut menyebabkan 17 pelajar yang ada dalam kendaraan tersebut tewas di lokasi.

Korban yang tewas adalah Gabriel Laia (12), Villiana Laia (16), Rosalinda Manik (16), Risdawati Hutagalung (17), Boy Tinambunan (17), Indah Tinambunan (16), Upiana Laia (15), Bona Manik (14), Ariantinus Manalu (16), Agusman Delau (15), Ranto Manalu (16), Paulinus Tumanggor (15), Jone Hulu (13), Erwinto Nainggolan (17), Purnama Saru (17), dan Victor Delau (15).

Selain itu, tercatat lima pelajar yang mengalami luka ringan yakni Rika Andriyani (15), Roka Silalahi (16), Delima (18), Marina Ginting (11), dan Melani Halawa (15).

Sedangkan pelajar yang mengalami luka berat dan memerlukan perawatan secara serius adalah Richard Riadi Tamba (15). Seluruh korban luka telah mendapatkan perawatan medis di Puskemas Manduamas.

17 Siswa Tewas di Parit Berlumpur



INFO TABAGSEL.com-Tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kemarin pagi. Sebanyak 17 pelajar SD, SMP, dan SMA, tewas tercebur parit berlumpur sedalam 2,5 meter setelah truk yang mereka tumpangi terbalik.

Pagi itu para korban hendak berangkat sekolah dengan menumpang truk milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sinar Gunung Sawit Raya (SGSR).

Namun, saat berada di kawasan Afdeling I, Desa Mas Nauli, Kecamatan Sirandorung, roda depan truk yang dikemudikan Ramadani, 25, warga Singkil, Aceh, copot sehingga terguling masuk ke parit. Ke-17 pelajar yang meninggal bernama Gabriel Laia, 12; Villiana Laia, 16; Rosalinda Manik, 16; Risdawati Hutagalung, 16; Boy Tinambunan, 17; Indah Tinambunan, 16; Upiana Laia, 15; Bona Manik, 14; Ariantinus Manalu, 16; Arifianus Manalu, 14; Agusman Delau, 15; Ranto Manalu, 16; Paulinus Tumanggor, 15; Jones Hulu, 13; Erwinto Nainggolan, 17; Purnama Sari, 17; dan Viktor Delau, 15.

Kecelakaan tunggal ini juga mengakibatkan lima pelajar luka berat, yakni Roka Silalahi, 16; Delima, 18; Marina Ginting, 11; Melani Halawa, 15; dan Richard Riadi Tamba,15. Sementara seorang pelajar lainnya, Rika Andriyani, 15, mengalami luka ringan. Seluruhnya telah mendapatkan perawatan di klinik dr Boni Sihotang dan Puskesmas Mandumas. Para pelajar beragama Islam yang meninggal langsung dimakamkan seusai salat zuhur, sedangkan yang beragama Kristen kemungkinan akan dimakamkan, Jumat (29/5) atau Sabtu (29/5).

Di antara korban ada juga yang akan dibawa ke kampung halamannya di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), hari ini. Kasat Lantas Polres Tapteng, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Syafii mengatakan, petugas Polsek Manduamas sudah mengamankan sopir truk, Ramadhani, dan kernet, Sohibun, 43, warga SP 1. Hingga kemarin sore, kedua karyawan PT SGSR tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif. AKP M Syafii yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Darat Dinas Perhubungan Pemerintah Pemkab Tapteng, Asirin Lubis mengatakan, peristiwa itu berlangsung dramatis.

Saat itu truk colt diesel 120 PS yang dikemudikan Ramadhani membawa belasan pelajar melintas dari Afdeling 1 menuju Afdeling 2, 3, 4, 5, 6, dan 10, dalam perkebunan SGSR menuju ke beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Mandumas. Diduga ingin mengejar waktu, Ramadani mendahului dua truk lainnya dari lajur sebelah kanan badan jalan. Namun nahas, sekitar 100 meter melaju tiba- tiba ban depan sebelah kanan truk yang dikemudikan Ramadani terlepas.

“Truk pun kemudian oleng ke sebelah kanan dan terbalik bersama-sama seluruh penumpangnya ke parit berlumpur dengan kedalamannya sekitar 2,5 meter,” kata AKP M Syafii kepada KORAN SINDO MEDAN di lokasi seusai mengevakuasi seluruh korban. Dia mengungkapkan, dalam posisi truk ban di bagian atas, seluruh pelajar terjebak di tengah-tengah bak truk terbuat dari besi. Korban yang saling berhimpitan itu terbenam di lumpur dan 17 di antaranya meninggal di lokasi.

“Itu terlihat dari kondisi tubuh para pelajar yang meninggal saling berhimpit di lumpur di tengah-tengah bak truk saat dilakukan proses evakuasi,” katanya. Kernet truk, Sohibun, 43, yang dikonfirmasi sebelum dibawa ke Polsek Manduamas mengatakan, kecelakaan terjadi karena ban sebelah kanan truk terlepas sesaat setelah melewati dua truk lainnya di kawasan Afdeling 1, kebun PT SGSR Sirandorung.

“Sesaat melewati truk itu, seketika saya merasa mobil bergoyang dan tidak lama kemudian masuk ke parit. Setelah itu saya tidak tahu lagi kejadiannya,” katanya. Sohibun yang berada di bak berhasil menyelamatkan diri setelah pintu belakang bak truk berhasil dibuka pelajar. Dia dan beberapa pelajar keluar dari pintu itu, sementara lainnya keluar dari bagian depan truk. Menurut dia, Ramdani merupakan sopir PT SGSR yang sudah beberapa kali membawa truk untuk mengangkut pelajar berada di kawasan perkebunan.

Sementara Jamal Laia yang bekerja sebagai wakil koordinator teknik perbaikan dan perawatan mobil PT SGSR mengatakan, truk nahas itu masih sangat layak dioperasionalkan sekalipun keluaran pabrik 1987. Mereka senantiasa memperbaiki dan merawat kendaraan itu, bahkan untuk truk yang dikemudikan Ramdoni baru diservis sepekan lalu.

Namun, sebelumnya truk tersebut hanya digunakan untuk mengangkut hasil kebun sawit. Lantaran truk yang biasa mengangkut pelajar rusak, maka digantikan dengan truk nahas itu. Truk tersebut memiliki tenda, tapi tanpa tempat duduk. “Sopir truk itu berpengalaman dan sudah enam bulan ini dikhususkan membawa pelajar dari kebun ini,” katanya. Pantauan KORAN SINDO MEDAN , setelah peristiwa itu, Sekretaris Daerah (Sekdakab) Tapteng Henry Susanto Lumbantobing bersama jajarannya turun ke lokasi dan menjenguk ke setiap rumah duka para korban.

Dia mengharap para orang tua korban tabah menghadapi musibah ini dan pelajar yang selamat tetap giat belajar. “Pemkab Tapteng akan memberikan perhatian dan fasilitas, khususnya kepada korban yang akan dibawa dan dimakamkan keluar daerah ini, seperti ke Nias. Kami menyerahkan sepenuhnya kasus kecelakaan ini kepada penegak hukum agar diproses seadil-adilnya,” ucapnya. Henry mengungkapkan, setelah kejadian ini, pemkab akan membangun SMP di sekitar wilayah perkebunan PT SGSR, seperti permintaan masyarakat di wilayah perkebunan itu.

"Saya akan membicarakannya, mengingat jumlah masyarakat dan jumlah pelajar yang banyak di kawasan kebun ini," katanya. Hanya persoalannya status tanah yang akan dibangun sekolah harus jelas agar tidak ada permasalahan timbul pada belakangan hari. Dia berharap PT SGSR menggunakan bus untuk mengangkut para pelajar, bukan lagi menggunakan truk.

"Mungkin sudah bisa kita bayangkan bagaimana kondisi anak-anak tersebut berada di atas truk terbuka. Belum lagi debu dan panas terik yang dihadapi setiap hari. Jadi, pihak perusahaan harus memikirkan nasib anakanak ini, sebelum pembangunan sekolah direalisasikan,” katanya. Sebelumnya, Martoga, 40, warga Afedling 1 dan Ketua Komite Sekolah SMPN 1 bermarga Siahaan, berharap ada perhatian dari pemerintah membangun sekolah di kampung mereka.

"Dengan demikian anak kami yang masih duduk di bangku SMP tidak perlu harus jauh ke Manduamas. Sebenarnya kami sangat kasihan melihat anakanak setiap hari harus seperti itu. Belum lagi harus bangun pagi- pagi agar tidak ketinggalan angkutan,” ujarnya.*SInNDO