Minggu, 28 Desember 2014

GP Ansor ungkap jadi diri pembuat video ISIS

INFO TABAGSEL.com-Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur mengungkap jati diri pembuat video ancaman dari kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditemukan Densus 99/Asmaul Husna pimpinan Syukron Dossi, berdasarkan paspornya.

"Tim Densus 99 itu langsung turun ke Malang dan Pasuruan. Hasilnya, identitas pembuat video terungkap bernama Salim Mubarok sesuai data paspor, yakni kelahiran Pasuruan, 25 Agustus 1972," kata Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Rudi Triwachid di Surabaya, Sabtu.

Dalam rekaman yang diunggah di Youtube pada 24 Desember 2014, seorang pria yang kini teridentifikasi sebagai Salim Mubarok Attamimi mengancam Panglima TNI, Polri, dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama.

Menyikapi ancaman itu, Ansor Jawa Timur menggelar rapat terbatas di Graha Ansor Jatim, Gayungsari, Surabaya, yang menyepakati pembentukan tim investigasi Densus 99/Asmaul Husna.

"Beredarnya video itu memang sempat membuat banyak kalangan menghubungi Ansor Jatim. Ini cukup beralasan karena basis utama Ansor-Banser memang ada di Jatim," katanya.

Rudi memaparkan, rumah Salim Mubarok berada di RT 5 RW 6, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggung, Kota Pasuruan. Rumah itu warisan dari orangtua Salim, namun di memilih pindah ke Malang bersama istri dan anaknya dengan menyewa sebuah rumah di daerah Kedungkandang.

Salim berasal dari keturunan Arab Yaman Bani At Tamimi karena itu dia dikenal dengan nama lengkap "Salim Mubarok Attamimi".

Pada Mei 2014, Salim bersama istri dan lima anaknya, tiga anak kandung, dua anak angkat, berangkat ke Suriah.

Sebelum memboyong istri dan lima anaknya itu, Salim sebenarnya telah bergabung dengan ISIS di Suriah, dan sempat beberapa kali kembali ke Pasuruan dan Malang.

Sebelum ke Suriah dan bergabung bersama ISIS, Salim pernah berada di Yaman bergabung bersama AQAP, sebuah organisasi sayap Alqaeda di Yaman.

Saat berada di Yaman itu, Salim diketahui beberapa kali masuk daerah perbatasan Turki - Suriah.

"Yang jelas, model ISIS itu bukan cermin dakwah Islam, karena dakwah Islam dalam Alquran dan hadits justru tidak menganjurkan cara-cara kekerasan, melainkan cara bijaksana dan dengan ajakan yang santun," katanya.

Bahkan, Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa kafir dzimmi pun wajib dilindungi.

"Nabi juga menyatakan perang dalam Islam itu hanya bersifat pertahanan diri. Jadi, Islam itu tidak suka dengan cara-cara kekerasan, jadi cara ISIS itu bukan cara Islam, ISIS hanya main klaim dengan Islam, padahal ISIS tidak Islami sama sekali," tegas Rudi.

Jumat, 26 Desember 2014

Polisi telusuri pembuat dan pengunggah video ISIS


INFO TABAGSEL.com-Polri sedang menelusuri pembuat dan pengunggah video di YouTube yang berisi pernyataan seorang pria, yang mengaku anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dan menantang TNI serta Polri untuk menghadapi gerakan itu di medan perang.

Pria yang disebutnya sebagai Abu Jandal itu menantang Indonesia yang ditudingnya ingin membantu Amerika Serikat memerangi ISIS. Pria itu menantang aparat keamanan Indonesia dengan pernyataan kerasnya dalam Bahasa Indonesia yang begitu fasih.

"Video tersebut bisa dibuat oleh siapa saja. Kami berupaya menelusuri siapa pembuatnya," kata Karopenmas Divhumas Polri Kombes Pol Agus Rianto, di Jakarta, Jumat.

Ia pun mengaku merasa khawatir terkait isi video tersebut. Pihaknya pun berupaya meningkatkan kewaspadaan jajaran Polri agar tidak terpengaruh isu-isu yang bisa mengganggu kamtibmas.

"Anggota yang bertugas di pos agar lebih aktif lagi mengawasi lingkungan. Dari lima orang yang bertugas, biasanya dua orang tidur, tiga orang berjaga. Upayakan yang berjaga empat orang, hanya satu orang yang tidur," katanya.

Agus juga meminta masyarakat untuk membantu Polri memberikan informasi bila mengetahui adanya kegiatan di lingkungan sekitar mereka yang mencurigakan.

Jagad dunia maya dihebohkan dengan adanya tayangan video berdurasi 4 menit satu detik yang diunggah ke situs Youtube pada Kamis (25/12).
Dalam video tersebut, seorang pria berjanggut dan mengenakan pakaian serba hitam yang disebut dalam judul video, bernama Abu Jandal, menantang panglima TNI, Polri termasuk Densus 88 dan Barisan Anshor Serbaguna (Banser) untuk turun ke medan perang. Ia mengatakan pihaknya tidak gentar untuk membela tegaknya syariat Islam di muka bumi.

"Pesan ini saya tujukan kepada Moeldoko Panglima TNI, Polri, Banser, kami menunggu kedatangan kalian. Kami telah mendengar bahwa kalian menginginkan untuk membantu pasukan koalisi untuk melenyapkan daulah khilafah ini," katanya.

Video yang direkam di sebuah ruangan itu pun berisi ancaman bahwa mereka tidak segan untuk membantai para aparat yang turut bergabung dengan negara Barat dalam memerangi ISIS.

Aceh gelar puncak peringatan 10 tahun tsunami

Puncak peringatan 10 tahun tsunami akan dihadiri Wapres Jusuf Kalla


INFO TABAGSEL.com-Puncak peringatan 10 tahun tsunami Aceh digelar Jumat pagi (26/12) di Banda Aceh untuk mengenang bencana yang menewaskan 127.000 orang dan 90.000 hilang.

Acara akan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah duta besar dan berbagai organisasi yang terlibat dalam penanganan bencana dan rekonstruksi.

Hujan terus menerus selama beberapa hari terakhir baru berhenti sekitar Kamis tengah malam sehingga lapangan becek. Panitia penyelenggara berusaha mengurangi genangan air dengan membuat saluran-saluran kecil.

Selain pejabat tinggi dan duta besar dari negara penyumbang, upacara puncak juga terbuka bagi warga. Namun belum diketahui apakah mereka akan memadati lapangan karena kondisi lokasi dan cuaca yang mendung.

Hari ini juga di kampung-kampung pesisir diadakan acara doa dan acara kumpul-kumpul warga untuk mengenang para korban bencana gempa dan tsunami 26 Desember 2004.

Acara doa bersama rutin diadakan setiap tanggal tersebut, bahkan di berbagai kampung berlangsung selama beberapa hari menjelang peringatan puncak.

Meskipun tsunami ganas telah terjadi 10 tahun lalu dan proyek rekonstruksi serta rehabilitasi berakhir, sejumlah masalah terkait penanganan bencana di Aceh itu masih tersisa, di antaranya puluhan KK korban tsunami yang belum mendapatkan bantuan rumah sementara banyak bangunan bantuan terbengkelai dan mulai lapuk.

Wapres pimpin peringatan 10 tahun tsunami

 
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunggah foto dalam akun Twitternya di mana ia sedang menabur bunga di pemakan massal tsunami dalam peringatan 10 tahun tsunami Aceh, Jumat (26/12). (https://twitter.com/Pak_JK)

INFO TABAGSEL.com-Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin peringatan 10 tahun tsunami yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, yang juga diikuti seribuan masyarakat dari dalam dan luar negeri.

Wartawan Antara dari Banda Aceh, Jumat, melaporkan, dengan dihadiri Ibu Mufidah Jusuf Kalla, para menteri Kabinet Kerja, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, duta besar, perwakilan negara asing, serta masyarakat Indonesia, peringatan berlangsung dimulai pada pukul 08.45 WIB.

Sebelum memimpin peringatan tersebut, Wapres Jusuf Kalla dan rombongan terbatas ziarah ke makam massal Siron selama 10 menit, tempat dimakamkannya ribuan warga Aceh yang tewas saat diterjang tsunami.

Suasana khidmad dan hening mewarnai peringatan 10 tahun tsunami yang membawa bencana nasional bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Aceh.

Sejumlah tamu dan masyarakat yang turut hadir dalam peringatan tersebut tampak tidak kuasa menahan air mata, mengingat saudara atau handai taulan yang tewas 10 tahun lalu.

Bencana tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan 9,3 SR yang berpusat di 3,3 LU - 95,98 BT. Gempa tersebut menimbulkan getaran kuat dan patahan sepanjang sekitar 1.200 km yang membentang dari Aceh sampai ke Andaman.

Berdasarkan data dari Pemerintah Daerah Aceh, tsunami mengakibatkan 126.741 jiwa meninggal, 93.285 jiwa hilang, 500.000 orang kehilangan tempat tinggal, dan hampir 750.00
0 orang kehilangan pekerjaan.

Video :ISIS Ancam TNI dan Polri


ISIS Ancam TNI Beredar di YouTube


INFO TABAGSEL.com-Video orang Indonesia yang mengaku sebagai anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali muncul di YouTube. Kali ini, beredar video berisi ancaman anggota ISIS terhadap Panglima TNI, Polri, serta Barisan Serbaguna (Banser) Anshor Nahdlatul Ulama.

Video berjudul "Ancaman wahabi terhadap Polisi, TNI dan Densus 88, Banser" itu diunggah pada 24 Desember 2014 oleh akun al-faqir ibnu faqir. Video berdurasi 4:01 menit itu menampilkan seorang pria berkumis dan berjenggot yang mengenakan baju army look. Pria yang memakai kupluk dan bersarung tangan itu berbicara dalam bahasa Indonesia, dengan sedikit logat Arab, sembari sesekali mengutip ayat Al-Quran.

Dalam video tersebut, pria yang tak diketahui identitasnya itu mengaku sebagai anggota ISIS. Pada awal tayangan, dia langsung menyebut Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kepolisian, dan Banser dengan sebutan Laknatullah. Pria itu mengatakan menunggu kedatangan TNI, Polri, dan Banser yang dikabarkan akan ikut memerangi ISIS. "Apabila kalian tidak datang kepada kami, kami akan datang kepada kalian," ujarnya.

Pria itu juga memberi sinyal bahwa dirinya tengah berada di luar negeri, dengan mengatakan akan kembali ke Indonesia. Dia lantas kembali menebar ancaman akan membantai TNI, Polri, dan Banser. "Kita buktikan siapa yang Allah menangkan, kalian pasukan iblis atau kami pasukan Allah," katanya.

Belum diketahui di mana video ini diambil. Namun video ini sudah ditonton oleh 3.315 viewer. Ada juga beberapa akun lain yang mengunggah video ini, tapi dengan judul berbeda.


Tonton Video 

Kamis, 25 Desember 2014

FOTO PASAR SIBUHUAN TAHUN 1930

PASAR SIBUHUAN TAHUN 1930,FOTO: Koninklijk Instituut voor Taal Land-en Volkenkunde (KTILV) Universitas Leiden Belanda

Benarkah Cut Nyak Dien Berjilbab?



INFO TABAGSEL.com-Dunia maya di Indonesia, dihebohkan berbagai protes terhadap potret resmi pahlawan nasional yang berasal dari Nangroe Aceh Darussalam, Cut Nyak Dien.

Protes tersebut, terfokus pada foto lukisan resmi wanita panglima perang heroik itu yang tidak memakai hijab atau jilbab. Padahal, Cut Nyak Dien merupakan perempuan muslimah dari daerah yang juga dikenal sebagai "Serambi Mekkah."

Lebih menghebohkan lagi, satu akun Facebook bernama "Seuramoe Mekkah", mengunggah foto resmi istri Teuku Umar tersebut dan disandingkan dengan potret perempuan berjilbab yang ia sebut sebagai foto asli Cut Nyak Dien.

"..foto seorang muslimah yang menjaga kehormatannya dengan menutup auratnya, sanggup mereka rubah menjadi gambar wanita yang terbuka auratnya, walaupun itu seorang wanita pahlawan nasional sekalipun," kecamnya.

Kontan, unggahan yang diokomentari hampir mencapai seribu netizen tersebut menimbulkan kebingungan.

Namun, benarkah foto perempuan berjilbab itu Cut Nyak Dien? Mengikuti penelusuran netizen, Tribunnews.com mendapatkan foto wanita berjilbab itu bukanlah Cut Nyak Dien.

Dalam laman Koninklijk Instituut voor Taal Land-en Volkenkunde (KTILV) Universitas Leiden Belanda, wanita itu ternyata istri Panglima Polem dari Sigli, yang juga didaulat sebagai pahlawan Indonesia (fotonya lihat di http://goo.gl/2rm67v). Bahkan, pada foto lainnya, istri Panglima Polem tersebut tak memakai jilbab.

Untuk diketahui, KTILV merupakan lembaga penelitian yang memiliki jutaan koleksi foto, peta, dan bukti sejarah Indonesia pada masa penjajahan Belanda.

Selain itu, potret lukisan resmi Coet Nyak Dien yang tak memakai jilbab justru memiliki bukti otentik dari foto sang pahlawan koleksi KTILV (lihat di sini http://goo.gl/nX2r2K).





Dalam foto tersebut, Cut Nyak Dien yang telah renta duduk di tengah empat lelaki Aceh. Ia tidak memakai jilbab. Alhasil, klaim Seuramoe Mekkah yang membingungkan tersebut justru menjadi bulan-bulanan perundungan netizen.

Bagi mereka, berjilbab atau tidak, Cut Nyak Dien tetaplah muslimah yang berada pada keyakinan agamanya bahwa penjajahan itu adalah suatu dosa dan harus dilawan.

Terlebih, Cut Nyak Dien, berjilbab atau tidak, adalah pahlawan dan contoh perempuan yang mengungguli zamannya sendiri. Dirinya, menjadi contoh perempuan emansipatoris yang mendobrak budaya feodal patriarkis.

"Jilbaban atau tidak, beliau tetep pahlawan besar dan saya pikir bisa menginspirasi wanita-wanita dr generasi ke generasi," tulis netizen bernama Hanantyo Wibisono.

Ujian Nasional Dihapus


INFO TABAGSEL.com-Arah evaluasi ujian nasional (unas) pemerintah Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin jelas. Yakni menghapus unas, kemudian menggantikannya dengan evaluasi nasional (enas). Kepastian perubahan ini diperkirakan muncul pekan depan.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) selaku penyelenggara unas, yang bakal berganti enas, terus menggeber rapat-rapat teknis persiapan penyelenggaraan periode 2015. Kemarin misalnya, tim BSNP menggelar rapat dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud.

"Kami berharap pekan depan sudah ada titik jelasnya. Sekarang masih tahap usulan dari unas menjadi evaluasi nasional," kata anggota BSNP Teuku Ramli Zakaria di Jakarta kemarin.

Menurut dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu, perubahan dari unas ke enas tidak sekedar pergantian nama saja.

Pria kelahiran Banda Aceh, 2 September 1952 itu menjelaskan, perubahan itu misinya ingin mengembalikan fungsi ujian tahunan itu.

"Kita ingin mengembalikan kembali ke fungsi evaluasi," jelas dia. Mulai dari evaluasi sekolah, guru, hingga satuan pendidikannya.

Menurut Ramli, pengubahan ini muncul dari kajian-kajian dan penyerapan aspirasi dari beberapa pihak. Jadi tidak ditetapkan sepihak oleh Kemendikbud atau BSNP saja. Tetapi juga menjaring persepsi dari masyarakat terkait pelaksanaan unas selama ini. Seperti persepsi bahwa unas itu menjadi ujian "mati-matian" para siswa untuk mengejar kelulusan.

Selain memastikan perubahan itu, Ramli menuturkan rapat-rapat digeber untuk penetapan standar unas 2015. Karena belum ada keputusan resmi, saat ini acuan kelulusan unas 2015 tetap merujuk pada Permendikbud 44/2014.

Di dalam peraturan yang diteken mantan Mendikbud Mohammad Nuh itu, nilai akhir kelulusan didapat dari penggabungan nilai unas murni dan nilai sekolah. Porsi dua unsur itu sama besar, yakni 50 persen.

Informasi di internal Kemendikbud, rencana pengubahan unas menjadi enas ini sudah berseliweran. Diantaranya ada yang menyebut bahwa penentuan kelulusan ujian 2015 nanti dikembalikan ke sekolah. Peran pemerintah pusat untuk urusan kelulusan mulai dikurangi.

Dikonfirmasi terpisah, Mendikbud Anies Baswedan tidak mengeluarkan pernyataan pasti. Menteri asal Kuningan, Jawa Barat itu tidak membantah, tetapi juga tidak membenarkannya. Dia mengatakan saat ini Kemendikbud sedang fokus pada urusan evaluasi Kurikulum 2013 (K13).

"Akan saya jelaskan setelah urusan ini (K-13) selesai. Nanti ada waktunya," kata Anies lantas tersenyum.
Dia juga enggan mengomentari kecenderungan pemerintah saat ini yang terkesan "pokoknya beda" dengan pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Seperti diketahui program Bantuan Siswa Miskin (BSM) di era SBY, diganti menjadi program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di era Jokowi. Kemudian program BPJS Kesehatan didompleng program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Lalu program keluarga harapan (PKH) di era SBY, diganti menjadi kartu simpanan keluarga sejahtera (KSKS).

DWP Madina Peringati HUT ke 15



INFO TABAGSEL.com-Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mandailing Natal memperingati Dirgahayu yang ke-15 di Pendopo rumah dinas bupati, Rabu.

Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Madina Ny. Neni Aries Yusuf mengatakan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Madina sebagai organisasi istri para Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak terasa sudah 15 tahun ikut berpartisipasi dalam membangun bangsa.

Pelaksanaan peringatan ini sesuai dengan hadirnya pemerintahan yang baru dan tantangan yang dihadapi semakin berat. Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang makmur, sejahtera dan mandiri bukanlah persoalan mudah, sehingga perlu kebersamaannya dalam mewujudkannya.

Dalam hal ini DWP perlu mengetahui dan mendukung upaya yang dilakukan pemerintah terutama pelaksanaan reformasi birokrasi. Kedepan DWP diharapkan lebih percaya diri mewujudkan program-program dan menjalin kemitraan dengan pihak pemerintah khususnya menyangkut kepentingan perempuan.

Sementara Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution melalui Asisten III Sahdan Lubis mengharapkan perjalanan DWP semakin baik dan terarah, dimana kader-kader organisasi telah bermunculan yang merupakan hasil pembinaan dari 15 tahun terakhir ini.

DWP agar dapat dijadikan sebagai wadah untuk introspeksi diri dan berusaha untuk melakukan yang terbaik demi kepentingan masyarakat. “anita adalah tiang Negara seperti apabila wanita rapuh maka Negara akan rapuh, apabila wanita kokoh maka Negara akan kokoh,” katanya.

Pelaksanaan Dirgahayu DWP Madina yang ke-15 juga diikuti oleh Pimpinan SKPD, Camat, Organisasi Kewanitaan serta seluruh pengurus DWP Mandailing Natal.

Rabu, 24 Desember 2014

Honorer K2 Paluta Terima SK CPNS

INFO TABAGSEL.com-Akhirnya para tenaga honorer K2 Padang Lawas Utara (Paluta) yang dinyatakan lulus tes CPNS beberapa waktu yang lalu bisa bernafas lega, pasalnya hal yang ditunggu-tungu selama ini bisa diterima. Impian untuk mendapatkan pengakuan syah dari Pemerintah dalam menjadi aparatur negara bisa terwujud dengan diterimanya sebuah Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi CPNS. 



Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap , menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Tenaga Honorer Kategori II (K2) dan Formasi Khusus Tenaga Dokter menjadi CPNS Daerah Kabupaten Paluta Tahun Aggaran 2014, di halaman Kantor Bupati Paluta Jl Lintas Gunung Tua-PSP Km 3, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak , Rabu (24/12).

Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Paluta Idris Tanjung menyebutkan,SK  yang diserahkan berjumlah 327  CPNS yang terdiri dari 314 CPNS berasal dari formasi honorer K2 dan 13 CPNS Formasi Khusus Tenaga Dokter.Lebih lanjut Idris mengatakan,327  SK CPNS tersebut terdiri atas Golongan 1 sebanyak 5  CPNS,golongan 2  sebanyak  226  CPNS  ,golongan 3  sebanyak 96  CPNS 

Bupati Paluta Bachrum Harahap dalam amanatnya menekankan 4 hal yang salah satunya pentingnya etos kerja. 

Selasa, 23 Desember 2014

Aminuddin Harahap,Adik Bupati Palas Ditangkap

INFO TABAGSEL.com- Aminuddin Harahap, tersangka Korupsi Bantuan Bencana Daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), ditangkap pihak Kejatisu, Senin (22/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Anggota DPRD Palas yang akrab disapa Poltak ini, ditangkap di salah satu perkebunan dekat sungai di Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun.

Penangkapan adik kandung Bupati Palas Ali Sutan Harahap alias TSO ini dibenarkan Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Sumut Chandra Purnama.

“Iya, kita sudah panggil paksa (tangkap) dia (adik Bupati Palas) langsung ke daerahnya. Sebab, sudah beberapa kali disurati tak pernah diindahkan. Penangkapan itu berlangsung dilakukan oleh tim gabungan,” sebut Chandra melalui telepon seluler.

Dikatakannya lagi, tersangka ditangkap tanpa perlawanan. “Cuma dia yang dibawa, soalnya tinggal dia tersangka yang belum di Tipikor, sementara yang lainnya sudah di sana (Tipikor) semua,” katanya.

Sampai saat ini petugas yang dibantu Kejari Palas dan Polres Palas tersebut masih di perjalanan. “Tadi, mereka berangkat jam 6 sore. Mungkin jam 6 pagi ini tiba,” ucapnya. Diterangkannya, dalam perjalanan tersebut mobil yang ditumpangi tersangka dikawal dua mobil. “Ada 3 mobil yang berangkat,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah anggota dewan baik yang satu partai dengan Poltak atau dari partai lainnya merasa terkejut dengan dengan berita penangkapan tersebut. Pasalnya, kemarin di hari penjadwalan pembahasan R-APBD 2015, sejumlah anggota dewan masih melihat Poltak datang ke kantor DPRD Palas.

Bahkan, salahsatu anggota dewan Midi Pasaribu juga sempat berkomunikasi dengan yang bersangkutan sekitar pukul 10.00 pagi. “Kalau tidak dikasih tahu dinda saya tidak tahu, karena tadi sekitar jam 10 kami masih berkomunikasi untuk memastikan jadi tidaknya pembahasan itu. Itu lah yang terakhir kami berkomunikasi, mengenai penangkapan ini saya tidak tahu,” ujar Midi Pasaribu saat dikonfirmasi via selulernya.

Hal sama juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD dari partai Hanura H Irsan Bangun Harahap dan Raja Parlindungan Nasution dari fraksi PPP saat dihubungi keduanya mengaku terkejut dengan penangkapan ini.

Meski tidak bertemu hari ini dengan yang bersangkutan, namun penangkapan ini tidak diketahui sama sekali. Dan, selaku pimpinan dewan bahkan belum ada menerima surat penangkapan yang biasanya ditembuskan ke dewan. “Saya tidak tahu itu dinda, dan biasanya kalau demikian adanya itu surat ke kita, setahu saya tidak ada,” ungkap Irsan.

Sementara itu ketua DPRD Palas H Syahwil Nasution yang juga Sekretaris partai DPD Golkar tidak berhasil dikonfirmasi saat beberapa kali dicoba dihubungi.

Poltak terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Bantuan Bencana Daerah tahun anggaran 2010 Kabupaten Palas yang bersumber dari dana bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat sebesar Rp5 miliar.

Dana tersebut diperuntukkan untuk pembuatan beronjong yang dipecah menjadi 11 paket, lalu 5 dari 11 paket tersebut berdasarkan temuan penyidik dan hasil audit BPKP telah terjadi kecurangan tindak pidana korupsi yang mana telah merugikan negara sebesar Rp2 miliar.
Kemudian pada tanggal 14 Maret 2013 pihak kejaksaan tinggi telah menetapkan tersangka sebanyak 7 orang; lima orang merupakan rekanan atau pihak ketiga sedangkan dua orang lagi merupakan pegawai negeri sipil.

Mereka adalah Muhammad Zein Nasution direktur perusahaan CV Usaha Dagang, Aswin Matondang direktur dari CV Hamido Utama, Malkan Hasibuan direktur CV Asoka Piramid, Endang Daniati direktur CV Kurnia Agung, Aminuddin Harahap direktur CV Gading Mas, Darman Hasibuan pejabat pembuat komitmen, dan Muhammad Fahmi pejabat penanggung jawab kegiatan.

Dan,kelima terdakwa yang dijatuhi vonis 1 tahun 2 bulan penjara yakni Direktur CV Usaha Mandiri Muhammad Zein Nasution, Direktur CV Hamido Utama Aswin Matondang, Direktur CV Asoka Piramid Malkan Hasibuan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Darman Hasibuan, dan Pejabat Penanggungjawab Operasional Kegiatan (PJOK) Pemkab Palas Muhammad Fahmi. Sementara vonis setahun penjara dijatuhkan kepada Direktur CV Kurnia Agung Endang Daniati.

Hukuman terhadap keenam terdakwa dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Zul Fahmi. Hakim mengatakan Muhammad Zein Nasution, Aswin Matondang, Endang Daniati, Malkan Hasibuan, Darman Hasibuan, dan Muhammad Fahmi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1. (MS)

Elpiji 3 Kg Hilang di Sidimpuan

INFO TABAGSEL.com- Pascakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), gas elpiji ukuran 3 Kg menghilang di sejumlah distri­butor di Kota Padangsidimpuan. Pantauan  Jumat (19/12), para distributor elpiji hanya melayani tabung beru­kuran 12 kg karena persediaan berukuran 3 kg habis.

“Persedian gas elpiji kita hanya tersisa tabung berukuran 12 kg, “ ujar Cindy, seorang pekerja toko di Kota P. Sidimpuan.

Cindy mengatakan, pihaknya sudah meme­san gas 3 kg ke kantor pusat namun hingga saat ini belum juga datang. “Sudah tiga pekan kiriman gas berukuran 3 kg tidak da­tang, mungkin akibat keterbatasan perse­dian di kantor pusat,“ katanya sembari menye­but untuk gas berukuran 12 kg tidak ada masalah.

Aeorang warga Sihitang kecamatan P. Si­dimpuan Teng­gara Ikhwan Nasution me­nga­ku, harus beralih ke kayu bakar akibat lang­kanya elpiji 3 kg tersebut. “ Sudah sebulan saya mema­kai kayu bakar untuk memasak aki­bat hilangnya gas berukuran 3 kg,“ ungkapnya.

Disinggung mengapa tidak beralih ke gas berukuran 12 Kg Ikhwan mengaku tidak sanggup beli karena harganya mencapai 125 ribu. “Bagaimana mungkin saya beralih ke gas berukuran 12 Kg, sementara usaha saya hanya kecil-kecilan,“ ujar Ikhwan yang sehari-harinya berjualan gore­ngan.

Hal senada dikatakan Kodir Pohan warga Silayang-Silayang yang berharap, agar pemerintah segera mengatasi kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg ini. “Pemerintah harusnya ber­gerak cepat, jangan setelah usaha masyarakat tutup baru bergerak, itu sama saja membunuh kami secara berlahan-lahan, “ katanya.

Terpisah, Pengamat Ekonomi P. Sidim­puan Mohot Lubis menilai, hilangnya gas el­piji 3 kg itu bukti ketidaksiapan pe­me­rintah pusat dalam meng­antisipasi dampak ke­naikan harga BBM. “Ini bukti pemerintah pusat, hanya mampu membuat kebi­jakan tanpa memikirkan efek negatifnya kepada masyarakat,“ cetusnya.

Harusnya, kata Mohot, sebu­ah kebijakan ha­rus diimbangi dengan pengawasan tinggi hi­ng­ga tidak malah menyu­sahkan rakyat. “Pe­lajari dulu benar-benar, baru menge­luar­kan kebijakan, dengan demikian dam­pak­nya akan lebih mamapu dimi­nimalisir, “ te­rangnya.

Diharapkannya, pemerintah dapat segera mengatasi hilang­nya gas elpiji 3 kg di Kota P. Sidimpuan agar tidak semakin banyak dan lama masyarakat menderita. (Analisa)

Senin, 22 Desember 2014

Sinta Nuriyah: Perempuan Selalu Dirugikan Setiap Konflik

Istri mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Ibu Shinta Nurriyah Wahid memasangkan peci suaminya kepada Joko Widodo pada peringatan HUT ke-9 The Wahid Institute di Jakarta, Kamis (26 September 2013). 

INFO TBAGAESL.com-Ketua Pelapor Khusus Kebebasan Beragama Sinta Nuriyah Wahid menyatakan perempuan selalu menjadi pihak yang dirugikan setiap kali terjadi konflik.  Terlebih, pada konflik sosial berbau agama, kalangan ibu dan anak-anak sering mengalami trauma yang panjang.

"Dampak kekerasan yang paling mengalami, merasakan adalah kaum perempuan. Ini lebih dari yang kebanyakan orang bayangkan selama ini," kata Sinta di Pancoran, Jakarta, Senin 22 Desember 2014.

Sinta tak memungkiri jika korban kekerasan sosial horizontal tidak hanya kaum perempuan. Namun, korban laki-laki pada umumnya dengan cepat bisa menghindar dibanding perempuan.

"Perempuan tidak, mereka bahkan sering dilempar sandal, telur busuk atau batu," jelasnya.

Sinta melanjutkan, dalam aksi kekerasan atas nama agama dan keyakinan, kaum perempuan lebih banyak mengalami kerugian. Kekerasan yang dialami mereka bukan saja kekerasan psikis, tetapi fisik, ekomoni bahkan seksual atau pemerkosaan.

"Ini menyebabkan hilangnya rasa aman, cemas pada pendidikan dan keselamatan anak, perceraian atau poligami dan lainnya," imbuhnya.

Untuk diketahui, Sinta bersama Komnas Perempuan melaporkan hasil temuan terkait penderitaan kaum perempuan akibat aksi diskriminasi dan kekerasan pada mereka. Laporan itu disampaikan tepat di hari Ibu yakni 22 Desember 2014.

Dia berharap, laporan tersebut dapat membuka kesadaran baik pemerintah pusat dan daerah serta kalangan tokoh masyarakat dan agama tentang dampak buruk kekerasan terhadap perempuan.

Lima terdakwa kasus JIS divonis penjara


Para terdakwa kasus kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS), Agun Iskandar (kiri), Syahrial (kedua kiri), Afrischa Setyani (tengah), Zainal Abidin (kedua kanan) dan Virgiawan (kanan) saat menunggu sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (22/10). 


INFO TABAGSEL.com-Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman penjara kepada lima terdakwa kasus pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS), Senin (22/12).

Dalam sidang yang diketuai Ahmad Yunus itu, semua terdakwa dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan aksi kekerasan seksual terhadap siswa taman kanak-kanak (TK) di JIS.

Dari kelima terdakwa, hanya Afrischa Setyani yang divonis hukuman penjara selama tujuh tahun dengan denda Rp100 juta subsider tiga bulan penjara.

Sedangkan empat terdakwa lainnya, yakni Agun Iskandar, Zainal Abidin, Virgiawan Amin, dan Syahrial sama-sama divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan penjara.

Menurut Yunus, kelima terdakwa terbukti melakukan kejahatan seksual sekaligus melanggar Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 55 ayat (1) KUHP juncto Pasal 64 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Seusai vonis dijatuhkan, Afrischa menangis. Pengacaranya, Isdarwati Aprihadi, menegaskan kliennya tidak bersalah dan hendak naik banding.

Kasus ini berawal pada Maret 2014 lalu, ketika kasus pelecehan seksual terhadap murid mengemuka di JIS.

Seorang murid di TK JIS diyakini diperkosa beramai-ramai oleh enam petugas kebersihan, namun seorang di antara mereka belakangan bunuh diri.

Orang tua murid mengajukan gugatan dan meminta ganti rugi US$12,5 juta terhadap JIS.

Kemudian pada Juni muncul kasus kedua ketika orang tua murid mengklaim bahwa anak mereka menjadi korban pelecehan seksual. Kasus kedua ini menjerat Neil Bantleman dan Ferdi Tjiong, dua guru di JIS.

Presiden Jokowi Hadiri Hari Ibu


INFO TABAGSEL.com-Presiden Joko Widodo mengatakan, perjuangan untuk menegakkan hak perempuan termasuk kaum ibu guna mendapatkan hak yang selaras, serasi, dan seimbang di tengah masyarakat bukan hanya merupakan pekerjaan pemerintah, namun pekerjaan kita semua.

"Selamat memperingati Hari Ibu ke-86, semoga yang kita cita-citakan semua bisa tercapai," kata presiden saat memberikan sambutan dalam puncak acara Peringatan Hari Ibu yang digelar di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur, Senin (22/12/2014).

Menurut Presiden, saat ini masih terjadi ketimpangan yang besar dengan yang dihadapi kaum ibu. Misalnya, kaum ibu yang ada di Provinsi DKI Jakarta berbeda dengan apa yang dihadapi kaum ibu di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Presiden Jokowi memang baru saja kembali dari kunjungannya ke Provinsi NTT.

Untuk itu, Jokowi mengemukakan bahwa fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan besar yang harus dihadapi antara lain untuk meningkatkan taraf kesejahteraan kaum perempuan, termasuk ibu-ibu.

"Inilah pekerjaan kita semuanya, bukan hanya presiden, wakil presiden, dan para menteri," ucapnya.

Presiden juga menginginkan agar berbagai pihak melihat nasib ibu-ibu di kampung dan pedesaan untuk melihat fakta bagaimana kondisi sebetulnya kondisi kaum ibu di daerah tersebut. Menurut dia, hal itu perlu benar-benar diperhatikan agar jelas siapa yang perlu mendapatkan perhatian.

Saat berada di Ciracas, Jokowi juga mengajak tiga warga untuk berdialog. Seorang ibu, Sulasmi mengatakan bahwa dirinya bertekad untuk mendidik keenam anaknya menjadi anak yang saleh dan berbakti. Ketika ditanyakan Presiden mengenai nasib anak-anaknya, Sulasmi mengatakan bahwa dua anaknya telah menjadi guru, tetapi masih ada dua anaknya yang juga masih belum lulus.

Seorang ibu lainnya mengutarakan harapannya agar para ibu bisa memberikan contoh dengan bekerja keras seperti yang dilakukan dirinya dengan menanam cabai, sehingga tidak perlu membeli cabai di pasar yang harganya bisa mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Presiden Jokowi mendengar hal itu juga menyatakan persetujuannya terhadap hal-hal kecil, namun sangat bermanfaat yang dilakukan oleh kaum ibu.

"Saya juga ingin agar semua rumah tangga ada halaman kecil yang digunakan untuk menanam," ujarnya.

Presiden yang ditemani dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga memberikan grasi secara simbolik kepada aktivis Eva Bande, seorang ibu yang memperjuangkan hak-hak agraria para petani di Sulawesi Tengah. Presiden dan Ibu Negara setelah memberikan kata sambutan juga meninjau layanan kesehatan yang juga memiliki manfaat besar untuk kaum ibu-ibu di sekitar lokasi acara.

Marahalim Cup 2015: Eksibisi PSMS vs Persija

 

INFO TABAGSEL.com-Untuk memeriahkan turnamen sepakbola internasional Marahalim Cup Ke-20, pihak panitia akan melakukan partai eksibisi antara PSMS Medan melawan Persija Jakarta.

Ketua Panitia Marahalim Cup ke-20, Tursilo di Medan, Minggu, mengatakan, pertandingan eksibisi ini agar masyarakat dapat menyaksikan aksi tim besar Liga Indonesia yang dihuni pemain bintang yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat pecinta sepakbola. Kedua tim merupakan musuh bebuyutan dalam kancah sepakbola nasional.

Turnamen Marahalim Cup ke-20 akan digelar di Stadion Teladan Medan, pada tanggal 7-13 Januari 2015, mendatang.

Persija yang saat ini ditangani pelatih Rahmad Darmawan dengan pemain bintang Bambang Pamungkas yang merupakan mantan pemain timnas, tentunya penampilannya cukup menjual untuk disaksikan oleh publik Medan.

Namun, tidak kalah dengan PSMS Medan yang ditangani trio pelatih, Legirin, Saari Gultom dan Colin Misrun juga bertabur pemain-pemain bintang mantan timnas, yakni, Mayadi Panggabean, Saktiawan Sinaga dan Legirin Rahardjo.

Tidak dipungkuri, sebut Tursilo, pertandingan kedua tim merupakan pertandingan seru yang telah lama dinanti masyarakat Medan, maupun Sumut sebagai pecinta sepakbola untuk menyaksikan pertandingan di ajang Marahalim Cup.

Apalagi pertandingan kedua tim tentunya akan menyuguhkan permainan yang enak ditonton dan tentunya akan memuaskan masyarakat.

Lebih lanjut Tursilo menjelaskan, turnamen Marahalim Cup diikuti empat tim, yakni PSMS Medan sebagai tuan rumah, Timnas U-23. Timnas Myanmar U-20 dan Perth Glory yang merupakan tim Liga Super Australia yang juara liga tahun 2014.

Diundangnya tim Australia dan Myanmar, sebagai ajang pemanasan bagi timnas Indonesia, juga sebagai ajang evaluasi dan pembenahan dengan misi untuk membentuk tim yang handal dan tangguh.

Selain itu, bagi Timnas Myanmar, Marahalim Cup sebagai ajang pemanasan dalam menghadapi Piala Dunia U-20.

Ketika disinggung harga tiket, Tursilo menjelaskan, untuk harga tiket Marahhalim Cup pihak panitia akan melakukan musyawarah dan koordinasi.

Intinya harga tiket tidak mahal dan terjangkau masyarakat, sehingga masyarakat dapat menyaksikan turnamen tersebut.

"Keberhasilan dan kesuksesan turnamen ini, tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang datang ke Stadion Teladan untuk menyaksikan pertandingan," katanya.

Menpora Tutup POM ASEAN 2014

 

INFO TABAGSEL.com- Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN 2014 resmi ditutup, Minggu 21 Desember 2014 malam WIB.  Menpora Imam Nahrawi hadir untuk menutup secara resmi event dua tahunan di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang.

Indonesia selaku tuanr rumah sukses baik dari segi penyelenggaraan maupun prestasi. Menurut data resmi dari situs resmi POM ASEAN, aug17indonesia.com, Kontingen Indonesia menyabet juara umum usai mengoleksi 64 emas, 77 perak dan 45 perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan Indonesia telah mampu menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa se-Asia Tenggara yang baik karena berjalan sukses.

"Namun semuanya itu berkat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyelenggara," ujar Imam saat memberikan pidato di acara penutupan.

"Yang jelas, kami merasa bangga atas keberhasilan tuan rumah dalam POM ASEAN itu," katanya.

Namun, lanjut menteri, keberhasilan yang telah dicapai selama pelaksanaan pesta olahraga bagi kalangan mahasiswa tersebut harus ditingkatkan.

Selain itu, pihaknya juga minta maaf bila ada kekurangan dalam pelaksanaan pesta olahraga mahasiswa tersebut.

"Bila ada kekurangan kesemuanya itu karena keterbatasan yang dimiliki," ujar menteri.

Menurut dia, POM ASEAN mendatang akan dilaksanakan di Singapura. "Jadi mari bersama-sama mendukung agar POM mendatang berjalan sukses juga," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, pihaknya bangga atas dipercayainya Palembang menjadi tuan rumah POM ASEAN. Bahkan, pada 2018, Sumsel bersama DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Games.

POM ASEAN mempertandingkan 20 cabang olahraga, di antaranya sepak bola, basket, takraw, renang, panahan, pencak silat, futsal, bulutangkis, catur, anggar, voli dan tenis.

Dalam acara penutupan itu, para kontingen dari 11 negara diguyur hujan gemiris, namun sebagian ada yang bertahan mengikuti upacara. Selain itu juga tampil penyanyi ternama dari ibu kota untuk menghibur peserta dan penonton. (ANT)

Indonesia Juara Umum POM Asean



INFO TABAGSEL.com- Kontingen Indonesia akhirnya sukses menjadi juara umum pada ajang Pekan Olahraga (POM) ASEAN 2014 (ASEAN University Games), meski sebelumnya mendapat perlawanan sengit dari Thailand.

Ya, dalam event akbar olahraga untuk Mahasiswa se-Asia Tenggara ini, Thailand sempat menguasai perolehan medali. Beruntung, jelang berakhirnya turnamen yang berlangsung 11-19 Desember 2014 ini, skuat "Merah Putih" berhasil merebut kembali posisi puncak hingga akhirnya jadi juara umum.

Dari 20 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia sukses mengumpulkan total 187 medali. Rinciannya; 64 emas, 77 perak, dan 46 perunggu.

Sementara itu, Thailand harus puas berada di posisi kedua dengan raihan 52 emas, diikuti Malaysia di posisi tiga (38 emas), Vietnam (27 emas), dan Filipina di posisi lima besar dengan 11 emas.

Dengan sukses ini, Indonesia mentahbiskan diri sebagai negara dengan koleksi gelar juara terbanyak di POM ASEAN. Sejak pertama kali digelar pada 1981, Indonesia sudah mengoleksi 12 gelar juara, jauh mengungguli Thailand yang baru tiga kali jadi juara umum ASEAN University Games.

Malam nanti, upacara penutupan POM ASEAN akan digelar di Stadion Jakabaring, Palembang. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi dijadwalkan hadir untuk menutup secara resmi event dua tahunan tersebut.

Berikut perolehan akhir medali POM ASEAN 2014:
Negara Emas Perak Perunggu Total
1. Indonesia 64 77 45 186
2. Thailand 52 34 23 109
3. Malaysia 38 39 49 126
4. Vietnam 24 14 2 40
5. Filipina 10 11 21 42
6. Laos 7 6 13 26
7. Singapura 4 6 13 23
8. Myanmar 0 3 7 10
9. Kamboja 0 3 0 3
10. Timor Leste 0 0 1 1
11. Brunei 0 0 0 0

TNI AL kembali tenggelamkan kapal ikan asing

 
Pangarmatim Laksda TNI Arie Henrycus Sembiring (kanan) meninjau proses penenggelaman dua kapal ikan ilegal berbendera Papua Nugini di perairan Teluk Ambon, Maluku, Minggu (21/12). Kedua kapal tersebut yaitu KM Century 4 (200 GT) dan KM Century 7 (250 GT) ditangkap saat mencuri ikan di Laut Arafura dengan 45 ABK warga Thailand dan 17 ABK warga Kamboja. (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)

INFO TABAGSEL.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut kembali menenggelamkan kapal ikan asing, yakni dua kapal ikan asing di Perairan Ambon.

"Dua kapal ikan asing berbendera Papua Nugini itu ditangkap Selasa (9/12), kemudian ditenggelamkan pada hari ini (21/12)," kata Kasubdispenum Dinas Penerangan TNI AL Kolonel Laut (P) Suradi Agung Slamet melaporkan dari Ambon kepada Antara di Surabaya, Minggu.

Sebelumnya, TNI AL menenggelamkan tiga kapal asing berbendera Vietnam di Pulau Anambas, Kepulauan Riau (5/12).

Suradi Agung Slametmenyebutkan dua kapal ikan asing itu adalah Century 4 dan Century 7. Keduanya telah terbukti mencuri ikan di Perairan Arafuru, Maluku. Saat ditangkap pada tanggal 9 Desember lalu, Century 4 bermuatan 43 ton ikan dan Century 7 membawa 20 ton ikan.

Kedua kapal dengan ABK asal Thailand dan Kamboja tersebut ditangkap karena menangkap ikan di wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dokumen perizinan penangkapan ikan.

Setelah melalui proses hukum, dua kapal berbendera Papua Nugini tersebut dieksekusi dengan cara ditenggelamkan pada hari Minggu (21/12).

Kapal bermuatan ikan puluhan ton itu ditenggelamkan dengan cara diledakkan oleh anggota Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon di perairan Teluk Ambon, Maluku.

Penenggelaman disaksikan dari KRI Panana-817 oleh Pangarmatim Laksamana Muda TNI Arie H. Sembiring, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku I Gede Sujiatmaja, Wakapuspen TNI Laksma TNI F.X. Agus Susilo, dan Kadispenal Laksma TNI Mahanan Simorangkir.

Selain itu, Danlantamal IX Laksma TNI Aru Sukmono, Danguskamlatim Laksma TNI Heru Kuswanto, Danrem Ambon Kol. Inf. Ahmad Marzuki, Danlanud Kol. Pnb. Bob Hendry Panggabean, dan Dirpolair Polda Maluku Kombes Pol. Mansyur.

Bupati; RSUD Tapsel di Sipirok Akan Dibenahi

Bupati Tapsel,H Syahrul M Pasaribu bersama Direktur RSUD Tapsel dr Meini Basyariah berkeliling meninjau kondisi RSUD.


INFO TABAGSEL.com- Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab Tapsel merencanakan peningkatan kualitas fasilitas, SDM dan sarana prasarana di RSUD Tapsel di Sipirok. Keseriusan ini disampaikan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH, Sabtu (20/12) saat melakukan kunjungan ke rumah sakit tersebut.

“Tahun 2015, saya ingin rumah sakit kita ini dibenahi, baik dari peralatan, SDM yang ada, dan juga dari sarana prasarana, sehingga benar-benar menjadi rumah sakit yang dapat melakukan pelayanan maksimal bagi masyarakat, khusunya masyarakat kita,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan naiknya RAPBD Tapsel melebihi Rp1triliun lebih pada tahun 2015, mantan anggota DPRD Sumut tiga periode dari Partai Golkar tersebut merencanakan peningkatan porsi pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Khusus untuk RSUD ini, kita siapkan dana Rp4 miliar lebih untuk pembenahan itu, itupun di luar DAK. Untuk DAK, hampir dapat dipastikan rumah sakit kita juga mendapat porsi sekitar Rp2 miliar,” terangnya.

Diutarakannya, dalam mewujudkan rencana pembenahan tersebut, telah meminta manajemen rumah sakit baik kepada direktur maupun kepala bagian tata usaha agar menyusun dan merincikan item yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan.

“Jauh sebalum RAPBD 2015 kita disahkan, saya sudah berkomunikasi dengan pimpinan rumah sakit, dan saya minta supaya mereka secepatnya membuat rincian sebelum perda kita keluarkan. Saya ingin rumah sakit ini benar benar menjadi tujuan utama di wilayah Tabagsel, tentu harus kita siapkan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUD Tapsel dr Meini Basyariah didampingi KTU Addy Pariuddin Pane pada METRO mengatakan, sangat berterima kasih atas perhatian bupati untuk rencana pembangunan di RSUD.

“Mudah-mudahan dengan rencana pengalokasian dana tersebut, kita bisa membenahi fasilitas, seperti, rehabilitasi fisik, baik ruangan, pagar, dan taman, serta fasilitas penunjang seperti air, listrik dan peningkatakn SDM tenaga yang ada serta lainnya,” ungkap keduanya. (METROSIANTAR.com)

Jangan Hanya Ingat Allah Saat Susah



INFO TABAGSEL.com- Al-Ustadz Dr Azhar Sitompul mengungkapkan keimanan setiap orang terus berfluktuasi sejalan dengan tingkat kemampuannya untuk mengabdi dan beriman kepada Allah SWT pada kondisi dan situasi yang berbeda, sehingga sebagian umat Islam selalu mengingat Allah saat susah.
“Kita terbiasa kalau sedang susah ingat Allah, terjepit ingat Allah, senang lupa sama Allah. Itulah kita,” kata Ustadz Azhar Sitompul di hadapan seribuan jamaah dari berbagai kalangan seperti pengajian Al-Ikhlas dan santri Ponpes Darul Istiqomah, Huta Padang, Kec.P.Sidimpuan Tenggara, P.Sidimpuan pada acara Road to Dakwah (RtD) Harian Waspada di Masjid Raya Al-Abror, P.Sidimpuan, Kamis (18/12).
Hadir Pemimpin Umum Harian Waspada dr Hj Rayati Syafrin diwakili Wapenjab Sofyan Harahap, Wakil WaliKota P.Sidimpuan diwakili Staf Ahli Bid. Kemasyarakat Abdul Rosad Lubis, Ketua MUI Zulpan Efendi Hasibuan, Wakil Rektor III IAINP. Sidimpuan Samsuddin Pulung, Sekretaris RtD Harian Waspada Irham Hagabean Nasution dan Tim Dompet Duafa Waspada.
Menurut Azhar Sitompul, faktor utama yang menyebabkan sesorang lebih ingat pada Allah saat menghadapi masalah karena lebih mengedepankan kepentingan duniawi dari pada kepentingan akhirat. ”Kita yang hadir di sini lagi naik keimanannya, tapi begitu keluar rasakan sendiri perubahan dalam diri kita masing-masing,” jelas Ustadz.
Untuk itu ustadz menyarankan kepada Jamaah untuk mengevaluasi diri masing masing, sebab kalau iman landasannya semua yang dikerjakan karena Allah sehingga sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk beriman kepada Allah. ”Hari ini banyak orang mengerjakan sesuatu tapi tidak tahu untuk apa,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Wapenjab Waspada Sofyan Harahap didampingi Ketua RtD H Erwan Efendi, Sekretaris Irham Hagabean Nasution, Zul Tamsir dan Aji Wahyudi (pemasaran), Hendrik Prayetne dan Tim Domper Duafa Waspada menyerahkan bantuan sajadah dan Alquran kepada dua masjid di Tapsel serta bantuan kepada Panti Asuhan Maimun Batang Angkola.
Waspada juga memberikan cenderamata dan baju Hari Ulang Tahun (HUT) Waspada kepada Bupati Tapsel dibalas dengan pemberian bingkisan kain Sutra hasil tenunan Tapsel kepada tim RtD.
Untuk meringankan beban korban Sinabung, tim RtD bersama dompet duafa berhasi lmengumpulkan sumbangan jamaah Rp 2.580.000. Sofyan pada kesempatan itu mengatakan jelang HUT Waspada Ke-68, pimpinan Waspada memilih Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) dan Aceh sebagai tujuan Road To Dakwah karena memiliki basis pembaca yang setia yang didominasi umat muslim. ”Ini merupakan kegiatan syiar Islam jelang HUT Waspada ke-68,” katanya.
Harian Waspada sebagai mitra Majelis Ulama Indonesia (MUI),kata Sofyan, bukan hanya melakukan dakwah di berbagai daerah,tapi juga melakukan kegiatan terutama menyangkut pendidikan.
Anggota DPR RI Gus Irawan Pasaribu yang hadir pada Rtd di P.Sidimpuan karena bertepan dengan masa reses mengapresiasi kegiatan syiar Islam yang diselenggarakan Harian Waspada. ”Kegiatan seperti ini pantas kita dukung karena berguna untuk dunia dan akhirat, apalagi Harian Waspada selalu konsen membela kepentingan ummat Islam,” Kata Gus Irawan.
Gus mengungkapkan kerukunan umat beragama dan antarumat beragama di wilayah Tabagsel termasuk P.Sidimpuan dapat menjadi cerminan untuk penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. ”Kearifan lokal yang mengikat satu sama lain yang diikat dengan Dalihan Natolu harus dipertahankan demi keutuhan bangsa,” jelas Gus Irawan.
Wali Kota P.Sidimpuan diwakili Staf Ahli Bid.Kemasyarakat Abdul Rosad Lubis mengatakan Harian Waspada merupakan media perjuangan yang mempunyai peranan penting dalam penyampaian informasi kepada publik. ”Pers bukan hanya melakukan fungsi informasi tapi juga harus menegakkan fungsi edukasi pada publik,” katanya,
Pada kesempatan itu Waspada memberikan bantuan berupa sajadan dan Alquran kepada Masjid Samora, Masjid Al-Abrordan Masjid Taqwa P.Sidimpuan.Kemudian memberikan cendramata kepada Wali Kota yang diserahkan Wakil Penanggung Jawab Harian Waspada Sofyan Harahap dan diterima Wali Kota P.Sidimpuan diwakili Staf Ahli Bid.Kemasyarakat Abdul Rosad Lubis.
Selain itu tim RtD Harian Waspada menyaksikan pemberian bantuan kepada empat orang yang baru memeluk agama Islam. Mereka ini datang dari Medan tujuan Padang, namun kehabisan dana sehingga singgah di P.Sidimpuan.

Minggu, 21 Desember 2014

Istri Gubernur Sumut Raih Penghargaan dari Presiden



INFO TABAGSEL.com-Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial atau BK3S Sumatera Utara Hj Sutias Handayani yang juga istri Gubernur Gatot Pujo Nugroho mendapat penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Joko Widodo.

”Penyerahan penghargaan Presiden diberikan melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo pada puncak acara peringatan HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional) di Jambi Selatan, Provinsi Jambi, Sabtu (20/12),” kata Sutias sepulang dari Jambi di Medan, Minggu.

Penghargaan yang dinilai dari aktivitasnya sebagai Ketua BK3S Sumut dan dianggap berjasa atas upaya mendorong peningkatan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat itu, menurut Sutias bukan hanya membanggakan, tetapi juga jadi pendorong dan tantangan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Satya Lencana Kebaktian Sosial memang merupakan penghargaan dari Presiden yang diberikan kepada warga negara yang mempunyai prestasi di bidang sosial dan kemanusiaan.

Diakui, melalui aktivitasnya di BK3S, dia aktif menumbuhkembangkan semangat kesetiakawanan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Sutias yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sumut itu menggagas berbagai program yang melibatkan unsur Pemerintah, swasta dan masyarakat.

Salah satunya adalah melalui integrasi program Pemerintah dan “Corporate Social Responsibility” atau CSR perusahaan dan lainnya.

Program yang dilakukan misalnya melaksanakan perbaikan rumah tidak layak yang dihuni para lanjut usia di Medan.

”Dengan anggaran dari berbagai pihak yang berhasil digalang BK3S Sumut serta dibantu gotong royong warga sekitar, dewasa ini sudah puluhan warga lanjut usia dapat menikmati hunian yang layak,” katanya.

Di samping itu, Sutias juga aktif membantu pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung melalui penggalangan bantuan-bantuan dari berbagai pihak.

Agar para pengungsi dapat hidup lebih layak, Sutias bukan hanya menyerahkan bantuan dana dan keperluan harian warga, tetapi juga memotivasi korban bencana untuk bisa tetap berkarya dan semangat menjalani hidup di pengungsian.

Motivasi dan bantuan juga diberikan kepada penyandang disabilitas di Sumut khususnya anak-anak untuk tegar dan semangat dalam meraih cita-cita.

Dia menegaskan, adalah kewajiban bagi semua untuk saling membantu kepada sesama tanpa mengenal agama, suku dan golongan karena ajaran agama semunya menganjurkan untuk saling membantu.

”Penghargaan ini, membuat saya semakin tertantang berbuat lebih banyak untuk masyarakat,” katanya.

Mengutip pidato tertulis Presiden Joko Widodo yang dibacakan Menteri Indroyono dalam acara peringatan HKSN di Jambi itu, Sutias menyebutkan Presiden mengingatkan bahwa semangat KSN adalabh nilai yang maha agung.

Presiden menegaskan, hanya dengan semangat kesetiakawanan sosial, bangsa Indonesia dapat melakukan perjuangan dan meraih kemenangan. Setelah Jambi, HKSN 2015 direncanakan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur.

Sabtu, 20 Desember 2014

Dicari .... 7.000 relawan ASEAN Games 2018



INFO TABAGSEL.com-Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka lowongan untuk mengisi tenaga relawan sebanyak 5.000--7.000 orang untuk membantu pelaksanaan ASEAN Games 2018 yang dihelat di Indonesia.

"Mulai Februari 2015, Kemenpora membuka pendaftaran bagi tenaga relawan ini dan kami ingin kampus-kampus di Tanah Air juga terlibat. Saya juga tidak ingin ASEAN Games ini hanya bergema dan diketahui di Jakarta atau Malang saja, tapi juga bergema secara internasional," tegas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrowi, ketika memberikan kuliah tamu di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Sabtu.

Ia mengemukakan saat ini Keputusan Presiden (Keppres) terkait ASEAN Games baru selesai dan akan dibahas pada awal tahun 2015 secara detail, baik peraturan maupun ketentuan dalam ASEAN Games mendatang.

Menurut dia, direkrutnya relawan sebanyak itu, nantinya akan ditempatkan sebagai guide, bagian administrasi, teknologi informasi (TI) dan pendamping selama ASEAN Games berlangsung karena atlet dari penjuru dunia bergabung dan hadir.

Selain itu, katanya, para relawan itu nanti juga bertugas mengenalkan kekayaan dan ragam budaya bangsa Indonesia. Sebab, pemerintah ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya sukses penyelenggaraannya, tapi juga mampu keluar sebagai juara umum.

"Saat ini sarana dan fasilitas mulai pembangunan dan perbaikannya, kualitas atlet tiap cabang olahraga juga kami genjot terus agar mampu mendulang medali emas sebanyak-banyaknya, sehingga prestasi di ASEAN Games 2018 bisa lebih baik dari sebelumnya,"ujarnya

Selain membuka lowongan untuk relawan, Kemenpora juga membuka pendaftaran untuk sayembara desain logo, maskot dan jingle ASEAN Games 2018.

Sebelumnya Vietnam ditunjuk sebagai tuan rumah ASEAN Games 2019, namun karena krisis finansial, Vietnam mengundukan diri dan akhirnya Indonesia yang ditunjuk menggantikan Vietnam, namun ASEAN Games digelar pada tahun 2018 karena tahun 2019 bersamaan dengan pemilihan umum.

Pemuda Tapsel bikin kue talam raksasa 2,2 meter

 
Kue Talam raksasa. ©2014 merdeka.com/istimewa

INFO TABAGSEL.com-Pemuda Naposo Nauli Bulung (NNB) yang ada di Desa Napa mengadakan kegiatan bazar Silua di Kantor Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan pada Senin (15/12). Uniknya dalam acara ini para pemuda NNB bersama ibu PKK membuat kue talam ubi raksasa yang berdiameter 2,2 meter. Kue ubi talam ini merupakan kue terbesar se Tapanuli, tak heran jika ibu-ibu PKK antusias membuatnya.

Kegiatan ini merupakan program kerjasama antara Tambang Emas Mertabe dan PKK Kecamatan Batangtoru. Hadir pula dalam pembuatan kue talam raksasa ketua PKK dari dua kecamatan, yakni Erika ketua PKK dari Kecamatan Muara Batangtoru dan Apriliana Raja Nasution dari Kecamatan Batangtoru.

Selain itu, Ketua PKK dari Tapanuli Selatan Hj Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu juga ikut serta dalam acara yang bertema masak talam bersama. Ketiga ketua PKK tersebut terlihat kompak mengaduk-aduk adonan kue talam raksasa.

Setelah selesai pembuatannya, kue tersebut dipotong untuk dibagikan kepada warga yang hadir. Pemotongan pun dilakukan oleh ketiga ketua PKK serta disaksikan oleh Perwakilan dari NNB Desa Napa, yaitu Juanda dan Johannes. Serta Eksa Santika Superintendent Pengembangan Bisnis Lokal, mewakili Manajemen Tambang Emas Martabe dengan disambut sorak sorai tepuk tangan.

Bupati Madina Minta Kejelasan Tapal Batas TNBG



INFO TABAGSEL.com-Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution minta kejelasan tapal batas Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).

“Sejak Tahun 2004 ataupun sudah selama 10 tahun di Mandailing Natal dimana TNBG tidak memiliki tapal batas sehingga dia mengharapkan agar kejelasan tapal batas dan kontribusi PAD Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) kepada Mandailing Natal,”katanya saat menghadiri temu silaturahmi, penandatanganan MOU program TFCU Sumatera di Aula Hotel Rindang Panyabungan, Jumat.

Dia mengharapkan dalam sisa jabatannya selama satu setengah tahun lagi agar persoalan tapal batas TNBG dapat dituntaskan, termasuk kontribusinya bagi Kabupaten Mandailing Natal. Apalagi salah satu desa di Kecamatan Ulu Pungkut letaknya telah dikelilingi wilayah hutan lindung dan TNBG.

“Bagaimana lagi rakyatku bisa bekerja kalau hanya seperti ini, apalagi mengingat letak pemukiman masyarakat Mandailing Natal sudah ada sejak zaman dahulu dengan garis keturunan yang sudah panjang, katanya.

Dalam kesempatan itu dia meminta agar dipertemukan dengan Menteri Kehutanan secepat mungkin. Guna menyampaikan aspirasi masyarakat Mandailing Natal. Sehingga nantinya masyarakat yang pemukimannya berada terkena kawasan bisa dikeluarkan dan akhirnya masyarakat benar-benar merasakan apa arti kemerdekaan.

Dahlan Hasan bertekad akan terus berjuang, meskipun jabatan sebagai tantangannya.Saat ini dari jumlah 115 desa yang berada di Kawasan Hutan Lindung, Alhamdulillah saat ini tinggal 16 desa lagi dan saya akan terus berusaha dan berjuang untuk mengeluarkan pemukiman yang terkena kawasan hutan lindung, katanya.

Sementara Jefri Kasubbid Kawasan Pelestarian Alam dan Taman Kementerian Kehutanan mengatakan mengenai tapal batas sudah ada panitianya yang terdiri dari Tim Direktorat Jenderal Planologi Medan yang ada di BPKH Pusat. Mengenai kontribusi Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) secara finansial berupa PAD nantinya akan ada beberapa program.

Balai hanya pelaksana tugas dari peraturan yang berlaku menjaga kawasan hutan yang sudah ditetapkan menjadi kawasan hutan taman nasional agar tetap dipelihara terutama isi keanekaragaman hayatinya. Mengenai 16 desa yang terkena kawasan untuk pengurangan sesuai yang diharapkan Bupati Madina nantinya akan kita lakukan melalui revisi dan memiliki prosedur, aturan bahkan sudah dilakukan oleh pemerintah Kab. Madina dan pemerintah Prov. Sumut, melibatkan tim terpadu dari LIPI, Universitas dan Kehutanan. Nantinya akan menilai layak atau tidaknya untuk dikeluarkan dari kawasan katanya.

Acara dihadiri oleh Direktur Program Konsorsium SRI, Ketua DPRD Madina Hj. Leli Hartati, S.Ag., Wakapolres Madina Kompol Nurhakim, H. serta perwakilan SKPD Madina dan mahasiswa juga beberapa elemen masyarakat Mandailing Natal.

RAPBD Madina Rp1,1 Triliun

INFO TABAGSEL.com-Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution me­nyampaikan Ran­cangan Ang­garan Pendapatan Belanja Da­erah (RAPBD) Kabupaten Man­dailing Natal (Madina) TA 2015 sebesar Rp1,1 triliun.

Hal itu disampaikannya da­lam acara paripurna RAPBD yang dipim­pin langsung oleh Ketua DPRD Madina Lely Artati, Rabu (17/12) pukul 22.00 WIB.

Bupati mengatakan, anggaran tersebut me­rupakan belanja langsung dan tidak langsung. "Belanja lang­sung adalah belanja pegawai Rp­644.265.­294.428, belanja hibah Rp.2.745.­000.000, belanja Ban­sos Rp. 3.850­.­000.000, belanja bantuan keuangan Rp. 41.­670.821.453, dan belanja tidak langsung sebesar Rp.2.­000.­000.­000 sementara belanja langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp. 5.780.804.250, belanja barang jasa Rp. 250.­116.650.573 dan belanja modal sebesar Rp. 194.515.176.003," katanya.

Lebih lanjut disampaikan bupati, dari belanja itu terdiri dari rencana pendapatan pda tahun 2015 sebesar Rp. 1.117.­562.580.281. Terdiri dari target pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.65.720.594.820, dana perimbangan sebesar Rp. 866.­945.­211.000 serta lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 184.896.­774.461.

"Selain itu dana perimbangan terdiri dari dana bagi hasil pajak dan dana bagi hasil sumber daya alam sebesar Rp. 65.740.­403.000, kemu­dian dana alokasi umum sebesar Rp. 722.­942.­098.000 dan dana alokasi khusus sebesar Rp. 78.262.710.000, lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 184.896.774.461," sebut­nya.

Dalam pidato pengantar RAPBD 2015 tersebut Bupati juga mengata­kan, pem­biayaan daerah adalah semua penerimaan yang perlu dibayar kem­bali dan atau pengeluaran yang akan diterima kembali. Baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun tahun anggaran berikut­nya.

"Penerimaan pembiayaan diren­canakan sebesar Rp29.­381.166.426 yang berasal dari perkiraan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2014 dan piutang DBH Provinsi tahun 2013," terangnya. (man)

Minggu, 14 Desember 2014

DKI Jakarta juara umum Kejurnas STE 2014,Sumut Peringkat 2

 
 Petinju Riau Hasamusasta (kanan) memukul petinju Kaltim Hanafi Sutrisno saat bertanding di kelas Terbang 52 kg pada Kejurnas Sarung Tinju Emas (STE) ke-32 di Medan, Sumut. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

INFO TABAGSEL.om-Para petinju DKI Jakarta akhirnya berhasil memenuhi takadnya tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional Sarung Tinju Emas (STE) yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, 9-13 Desember 2014.

DKI Jakarta berhasil meraih empat medali emas, dua perak dan dua perunggu.

Emas DKI Jakarta masing-masing diraih Novita Sinadia di kelas 51 kg putri, setelah di babak final Sabtu malam, berhasil mengalahkan petinju Sumatera Utara Suzen R Simangunsung dengan kemenangan angka.

Emas kedua diraih Rafli Langi yang berlaga di kelas 58 kg putra, yang dibabak final menang TKO atas petinju Sumatera Utara Rahmad Febriansyah, emas berikutnya diraih Mathias Mandiangin di kelas 60 kg putra yang menang angka atas Gresti Alfons, petinu asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berikutnya emas ke empat DKI Jakarta berhasil disumbangkan Vinki Montolalu yang menang angka atas Abdul Sada dari Sulawesi Selatan, sekaligus melengkapi gelar juara umum DKI Jakarta pada STE ke-33 ini.

Sementara tuan rumah Sumatera Utara harus puas di posisi kedua setelah hanya mampu meraih tiga medali emas, empat perak dan delapan perunggu, sekaligus gagal mempertahankan juara umum kejuaraan yang sama tahun 2013.

Ketua Umum PP Pertina, Reza Ali usai menutup kejuaraan tersebut mengatakan, peta kekuatan tinju di Indonesai cukup merata yang dibuktikan dengan meratanya perolehan medali yang diraih masing-masinmg daerah di kejuaraan tersebut.

Ia berpesan kepada petinju yang berhasil meraih medali diharapkan tidak langsung merasa berbesar hati, melainkan harus terus berlatih dengan keras mengingat tahun depan banyak kejuaraan yang akan dihadapi baik nasional maupun internasional.

"Kepada petinju yang belum berhasil, saya harap tidak patah semangat, namun jadikan kegagalan ini sebagai ajang evaluasi," katanya.