DAFTAR BERITA

Minggu, 12 Oktober 2014

Madina Targetkan Tiap Desa Ada PAUD

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Ny.Ika Desika Dahlan Hasan foto bersama menggedong salah satu siswa PAUD, pada peresmian empat PAUD di Desa Malintang Julu, Sabtu (11/10), (foto : antarasumut/Mansyur Lubis)


INFO TABAGSEL.com-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Ny.Ika Desika Dahlan Hasan menyatakan, pemerintah daerah setempat menargetkan tiap desa di wilayah tersebut minimal harus ada satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Bersama dengan Dinas Pendidikan, kami menargetkan tiap desa di Kabupaten ini minimal harus memiliki satu PAUD, untuk perbaikan kualitas pendidikan generasi mendatang,” katanya di Panyabungan, Sabtu.
 

Menurut dia, keberadaan pendidikan anak usia dini sangat diperlukan, karena anak sekolah yang melalui PAUD biasanya memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan yang langsung masuk Sekolah Dasar (SD), baik dari segi perilaku, kemandirian, maupun kecerdasan.
Ny.Ika Desika mengingatkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuat komitmen tentang pentingnya peningkatan angka partisipasi anak dalam program pendidikan, yakni dengan target 75 persen tingkat partisipasi kasar (APK) pada 2015.
 

Tentunya, pemerintah daerah setempat juga harus berupaya secara optimal untuk mewujudkan program satu desa satu PAUD dengan dukungan penuh Dinas Pendidikan Kabupaten setempat serta instansi terkait lainnya.
 

Pada dasarnya, persoalan PAUD merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, sehingga Pemerintah Kabupaten Madina akan turut membantu sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
 

PAUD, lanjut Ika Desika bukan hanya sekedar pendidikan anak usia dini melainkan bagaimana harus menyiapkan anak-anak Indonesia di masa depan, khususnya generasi muda penerus bangsa dari kabupaten yang terletak di pantai barat pulau Sumatera itu.
Saat meresmikan empat PAUD di Desa Malintang Julu, Sabtu (11/10), masyarakat setempat diajak untuk terus berupaya mensejajarkan diri dengan kabupaten lainnya dalam dunia pendidikan melalui karakter yang mampu bersaing dalam era globalisasi sekarang ini.
 

Peresmian pembelajaran perdana pada empat desa masing-masing PAUD Nurul Iman di Desa Bange Nauli, PAUD Amanah di Huta Bangun, Al Ikhsan di Desa Lambou dan PAUD Al Hidayah di Desa Malintang, ditandai pengguntingan pita oleh Bunda PAUD, Ny.Ika Desika.
 

Diakuinya, sarana dan prasarana belajar di daerah tersebut masih sangat terbatas, secara kuantitatif maupun kualitatif. Bahkan, menurutnya belum 100 persen memenuhi standar pelayanan minimal, baik media belajar atau alat permainan edukatif (APE).
“Saya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini agar dapat secara bersama-sama membangun PAUD berkualitas dan terjangkau,” kata Ika Desika.
 

Subuh Nasution, seorang tokoh masyarakat menyampaikan terima kasih kepada pihak pemerintah daerah yang berhasil menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh warga, sehingga lembaga PAUD itu dapat didirikan guna meningkatkan mutu pendidikan anak.
“Kami bersyukur telah memperoleh bantuan pembangunan gedung lembaga pendidikan anak usia dini yang akan dimanfaatkan dalam mencerdaskan anak-anak di desa ini,” katanya.

Tidak ada komentar: