DAFTAR BERITA

Sabtu, 30 Agustus 2014

Jokowi Beberkan Rahasia Kemenangan di Pilpres


INFO TABAGSEL.com-Presiden terpilih Joko Widodo mengungkapkan rahasia kemenangannya di depan ratusan tokoh dan ulama Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok Jawa Barat. Apabila pengamat menyebutkan kemenangan Pilpres ditentukan pada etape terakhir, Jokowi menyebutkan bahwa kemenangannya ditentukan melalui tiga tahap.

“Katanya pengamat katanya orang-orang survei kemarin kemenangan Jokowi JK ditentukan pada etape terakhir ini katanya, benar tidaknya saya tidak tahu.Yang pasti pertama kemenangan kemarin ditentukan oleh para relawan yang bekerja pada pagi siang malam,pagi siang malam,” ujar Jokowi saat bersilaturahmi dengan ratusan tokoh dan kiai Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2014).

Jokowi mengatakan dirinya tidak mengeluarkan sepeserpun uang kepada relawan yang telah membantunya dalam pemenangan pemilihan presiden. Para relawan yang membantunya bekerja secara sukarela.

“Dalam hal ini bapak ibu ada di sini menjadi relawan. Yang namanya relawan jadi memang harus rela tidak diberi apa-apa dan saya tidak memberikan apa-apa serupiah pun saya tidak memberikan apa apa keepada bapak ibu semuanya, iya kan?,” ujar Jokowi yang disambut gelak tawa para tokoh dan kiai tersebut.

Kedua lanjut Jokowi, faktor yang memberikan kontribusi pada kemenangannya adalah santri. Lanjut Jokowi setelah mengunjungi sejumlah santri dan pesantren, ada yang menyebut dirinya sinting dan hal tersebut mendongkrak raihan suara.

"Yang kedua karena dari santri saat itu disampaikan di pesantren di Jawa Timur saya lupa dimana karena sudah malam, saya sampaikan Insya Allah nanti saya perjuangkan, kemudian ada seseorang yang menulis Jokowi sinting, nah dari situ nadanya tiga juta, Alhamdulilah yah hal seperti itu,” ujar Jokowi.

Jokowi mengungkapkan raihan suara lainnya diperoleh setelah beredarnya foto yang menyebutkan dirinya salah mengenakan pakaian Ikhram saat umrah. Namun lanjut Jokowi dia tidak menghitung berapa jumlah suara yang diperoleh dari beredarnya foto yang berisi fitnah tersebut.

“Etape terakhirnya ya umrah, tapi enggak dihitung efeknya berapa juta itu, tapi yang saya heran waktu umrah ada lah ada yang sempet sempetnya memfoto, memakai baju ikhram saja kok diramein, diramein yang negatif karena salah memakai, kok salah wong bersama Hasyim Muzadi gimana bisa keliru beliau kan orangnya teliti dan hati hati, saya bersama dan disamping beliau terus sewaktu umrah,” ujar Jokowi.

Tidak ada komentar: