Tampilkan postingan dengan label PEMILU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEMILU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Oktober 2014

JK pakai sepatu Cibaduyut di pelantikan

Foto Sepatu yang diunggah Jusuf Kalla dalam akun Twitternya @Pak_JK (twitter.com/Pak_JK)

INFO TABAGSEL.com-Wakil presiden terpilih, Jusuf Kalla, mengunggah foto sepatu yang akan ia kenakan dalam pelantikannya esok Senin (20/10) di jejaring sosial Twitter.

Foto tersebut diposting dalam akun pribadi miliknya @Pak_JK, Sabtu (18/9) pukul 18.25 WIB.

"InShaAllah, sepatu JK Collection dari Cibaduyut Bandung ini akan dikenakan saat pelantikan 20 Oktober nanti," tulis JK menerangkan postingan gambar sepatunya.

Sepasang pantofel yang diunggah JK ini berwarna hitam tersebut memiliki ukuran 39 dan berlabel JK Collection.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Pelantikan Presiden lebih murah ketimbang pelantikan bupati



INFO TABAGSEL.com-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan anggaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia hanya Rp1 miliar sehingga lebih murah dibandingkan anggaran untuk pelantikan bupati sekalipun.

"Anggaran pelantikan Rp1 miliar, anggaran (kami keluarkan) sehemat mungkin," kata Zulkifli di Kantor Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu.

Zulkifli mengatakan jumlah ini lebih kecil dibandingkan pelantikan bupati atau kepala daerah. Anggaran itu sudah termasuk rendah jika melihat 1.200 undangan yang akan hadir, termasuk 690 anggota MPR dan perwakilan negara-negara sahabat.

"Biaya Rp1 miliar dengan 1.200 undangan saya rasa tidak kecil namun juga tidak terlalu berlebihan," ujar Zulkifli, namun tidak merinci pos pengeluaran dari anggaran tersebut.

Pimpinan MPR sepekan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih mengunjungi dan mengundang para tokoh nasional, tokoh agama, dan ketua umum partai politik, antara lain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Presiden terpilih Joko Widodo, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ketiga B.J Habibie, dan Ketua PBNU Said Aqil Sirodj.

Selanjutnnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Lalu, delapan kepala negara dan 10 pejabat setingkat menteri dari negara sahabat akan menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Senin nanti itu.

Pertemuan Jokowi-Prabowo 'mencairkan' kebekuan politik

Pertemuan Jokowi-Prabowo diyakini akan menenangkan masyarakat dan investor.


INFO TABAGASEL.com-Kunjungan Presiden terpilih Jokowi kepada pimpinan kubu oposisi, Prabowo Subianto, akan mencairkan kebekuan politik, menenangkan masyarakat dan kalangan investor, demikian analisa pengamat politik.

"Ini peristiwa besar, ketika konstelasi politik dalam beberapa bulan terakhir terjadi pertarungan yang cukup keras sehingga bangsa terbelah, dari sisi media, masyarakat dan kekuatan politik," kata pengamat politik Yunarto Wijaya kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Jumat (17/10) siang.

Jokowi menemui Prabowo di kediaman keluarga besarnya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat siang, yang merupakan pertemuan pertama semenjak pencoblosan pemilihan presiden, di mana keduanya bersaing keras dan ketat.

Pertemuan kedua tokoh ini dapat dikatakan sebagai salah satu puncak "safari politik" Jokowi menjelang pelantikannya pada 20 Oktober nanti.

Lebih lanjut Yunarto Wijaya mengatakan, pertemuan Jokowi-Prabowo ini juga menjadi penting di tengah beredarnya isu pemboikotan pelantikan Jokowi sebagai Presiden.

Karena itu, "Simbolisasi pertemuan antar dua tokoh ini minimal akan menenangkan suasana politik menjelang pelantikan," kata Yunanto.

Menurutnya, ucapan Prabowo yang akan mendukung kepemimpinan dan pemerintahan Jokowi, merupakan jaminan tidak akan ada pemboikotan acara pelantikan tersebut.
 

Bukan politik balas dendam
Yunarto Wijaya juga menganggap pertemuan Jokowi-Prabowo ini sebagai "momentum pembuka" bahwa dalam pertarungan politik ke depan yang harus muncul "bukan politik balas dendam".

Simbolisasi pertemuan kedua tokoh ini, menurutnya, akan menenangkan masyarakat dan investor.

"Ini membuat masyarakat dan investor melihat ada stabilitas yang bisa dimungkinkan dan kita tidak akan terus terjebak dalam politik balas dendam," katanya.


Dimintai komentar sejauhmana pernyataan Prabowo yang mendukung pemerintahan Jokowi akan diikuti oleh Koalisi Merah Putih, Yunarto mengatakan, hal ini akan terlihat dalam pemilihan alat kelengkapan DPR yang akan digelar pekan depan.

"Kalau kemudian masih ada pola zero sum game, voting, yang intinya masih menghabiskan nama-nama dari kubu Indonesia Hebat, maka ucapan Prabowo itu hanya kosmetik politik," katanya, menganalisa.

"Karena," lanjutnya, "seharusnya pemilihan kelengkapan DPR, yang mesti dikedepankan adalah aspek musyawarah mufakat, aspek proporsional, bukan voting."

 

Lebih efektif

Kesediaan Presiden terpilih Jokowi menemui pimpinan kelompok oposisi, Prabowo Subianto, menurut Yunarto, juga memperlihatkan bahwa mantan Wali Kota Solo itu mampu melakukan lobi politik yang efektif.

Itulah sebabnya, Yunarto mengatakan, dia tidak setuju terhadap asumsi yang mengatakan Jokowi kalah 5-0 dari kubu Prabowo Subianto dalam pertarungan politik pasca pilpres.

"Yang sudah kalah 5-o itu PDI Perjuangan, bukan Jokowi," katanya.

Hal ini, lanjutnya, terbukti dari "safari politik" yang dilakukan Jokowi -setelah memegang tongkat kendali- dengan menemui pimpinan DPR, MPR, DPD, pimpinan beberapa partai besar pendukung Prabowo, yang dianggapnya berjalan efektif.

"Yang dilakukan seminggu terakhir, baik pertemuan dengan petinggi lembaga negara, lalu pertemuan dengan Aburizal Bakrie dan hari ini dengan luar biasa presiden terpilih mendatangi lawan politiknya ini menunjukkan bahwa beliau (Jokowi) negarawan," jelasnya.

Menurutnya, langkah seperti ini sudah tepat dilakukan Jokowi yang tidak disibukkan soal kalah-menang.

"Secara taktis, Pak Jokowi harus memegang kendali langsung konstelasi politik," ujarnya.


"Dan terbukti, ketika kendali dipegang oleh Jokowi langsung, dan bukan hanya dipegang pimpinan partai, akhirnya (lobi dan komunikasi politik) lebih efektif."
Saling membutuhkan

Yunarto menyatakan dirinya yakin bahwa pertemuan Jokowi-Prabowo ini akan mencairkan sikap pimpinan partai-partai pendukung Prabowo Subianto di luar Partai Gerindra.

Hal ini, menurutnya, sudah terlihat dari keberhasilan Jokowi menemui Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Umum PAN Hatta Radjasa.

"Jadi, saya kira, tidak ada politik balas dendam yang abadi dalam pertaungan pasca pilpres, karena semua saling membutuhkan," katanya.

Yunarto kemudian menekankan: "Kecairan akan lebih terasa ketika Prabowo sendiri, sebagai simbol yang ekstrim yang disebut-sebut akan menolak Jokowi, ternyata bisa mengucapkan mendukung pemerintahan Jokowi."

"Menurut saya, ini kalimat pertama yang pernah muncul dari Prabowo yang mendukung presiden terpilih. Jadi menurut saya, partai lain akan ikut mencair pula".

PM Malaysia akan hadiri pelantikan Jokowi-JK


INFO TABAGSEL.com-Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dijadwalkan akan mendarat di Jakarta pada Minggu (19/10) untuk menghadiri pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Senin (20/10).

"Perdana Menteri Najib Razak sudah konfirmasi kedatangan pada tanggal 19 Oktober, namun kita belum memfinalisasi agenda beliau selama di jakarta selain menghadiri pelantikan pak Jokowi," kata  Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kemungkinan Perdana Menteri Najib Razak akan melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi sejumlah negara selama berada di Jakarta, termasuk bertemu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry yang juga dijadwalkan akan menghadiri pelantikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia periode 2014-2019


"Semua sedang dirancang tapi belum final," kata Dubes.

Jumat, 17 Oktober 2014

Pertemuan Jokowi-Prabowo diwarnai canda

INFO TABAGSEL.com-Canda mewarnai pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan, Jumat pagi.

Keduanya tampak rileks dan santai usai pertemuan yang hanya berlangsung 15 menit tersebut. Keduanya beberapa kali melontarkan candaan.

Selain itu, untuk yang pertama kalinya, Prabowo mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi menjadi presiden di hadapan awak media.

"Dalam pertemuan yang penuh keakraban persahabatan ini, saya menyampaikan ucapan selamat saya atas dilantiknya menjadi presiden 2014-2018," kata Prabowo usai pertemuan di rumah ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo, yang halamannya jadi asri dengan deretan bunga warna-warni dari para relasi.

"Saya yakin Beliau seorang patriot, keinginan kami sama yakni menjaga keutuhan RI, UUD, Pancasila Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sebagai komitmen kita, " katanya.

Prabowo juga menyatakan akan mendukung pemerintahan Jokowi tapi tetap akan kontrol dari pemerintah.

"Saya sampaikan ke pendukung saya pertarungan politik adalah wajar, kita sering beretorika keras tapi ujungnya kita hanya meinginkan keselamatan, kebaikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat, karena itu saya harap semua pendukung saya tidak menganggap perbedaan politik dan pandangan serta persaingan politik harus menjadi sumber perpecahan. Kita satu bangsa dan satu nusa harus satu," kata Prabowo.

Prabowo bahkan mengundang Jokowi untuk datang ke kediamannya di Hambalang untuk bernyanyi.

"Dalam waktu yang agak singkat jelang pelantikan saya harap Pak Jokowi ke Hambalang, jadi walaupun sudah jadi presiden Beliau akan ke Hambalang. Itu akan jadi kehormatan bagi saya. Saya akan minta Beliau nyanyi di Hambalang," katanya.

Jokowi berterima kasih atas penerimaan Prabowo atas inisiatifnya untuk bertemu.

"Saya sampaikan ucapan terima kasih aas penerimaan pagi hari ini, saya memang ingin berkunjung ke Pak Prabowo dan kemarin menyampaikan bisa di terima di sini," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan siap dikritisi oleh Prabowo saat menjadi presiden.

"Ke depan, kalau ada hal-hal yang perlu dikritisi dari pemerintah yang baru nanti, saya juga sampaikan saya siap karena memang keseimbangan dalam menejemen kenegaraan ada yang kontrol mengawasi dan kritisi itu sangat baik," katanya.

Jokowi tiba di tempat pertemuan sekitar pukul 10.00 WIB. Prabowo tiba 45 menit lebih awal dari kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Jokowi, yang mengenakan kemeja putih, datang bersama Ketua Tim Transisi Rini Soemarno dan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto.

Prabowo minta simpatisannya dukung pemerintahan Jokowi


INFO TABAGSEL.com-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak para simpatisannya mendukung pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo, selama programnya baik untuk rakyat.

"Saya sampaikan partai yang saya pimpin, teman-teman saya yang mendukung saya, saya minta untuk mendukung (pemerintahan) Joko Widodo," kata Prabowo seusai menerima Jokowi di Rumah Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat.

Prabowo meyakini Jokowi berjiwa patriot dan sama-sama ingin menjaga keutuhan bangsa, nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia mengatakan apabila dalam masa pemerintahan Jokowi ada hal-hal yang dinilai tidak menguntungkan bagi rakyat, maka dirinya beserta partai dan segenap simpatisan tidak segan menyampaikan kritikan.

"Itu yang saya sampaikan dan itu lah demokrasi," kata Prabowo.

Prabowo mengaku merasa terhormat didatangi oleh Jokowi. Dalam pertemuan yang disebutnya penuh persahabatan itu, Prabowo mengaku mengucapkan selamat atas keterpilihan Jokowi sebagai Presiden.

Prabowo menyampaikan bahwa pertarungan politik wajar terjadi, yang terpenting menurutnya keinginan untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat.

"Semua pendukung saya tidak menganggap perbedaan politik dan pandangan politik menjadi sumber perpecahan. Kita satu nusa satu bangsa," ujar Prabowo.

Terkait undangan menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-Jusuf Kalla Senin, 20 Oktober 2014, Prabowo mengatakan bahwa undangan akan disampaikan pimpinan MPR kepada dirinya sore hari ini.

"Katanya nanti sore akan diantar pimpinan MPR. Sebagai seorang warga negara, seorang anak bangsa, kalau diundang itu wajib hadir. Tetapi saya ada masalah pribadi, saya harus ke luar negeri, namun kalau bisa saya selesaikan itu Minggu (19/10) malam, maka saya berusaha keras hadir," papar Prabowo.

Pada hari ini Jokowi bertemu dengan Prabowo di kediaman almarhum ayah Prabowo di Rumah Kertanegara nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pertemuan ini sejalan dengan rencana Jokowi menemui sejumlah petinggi partai menjelang pelantikannya sebagai Presiden terpilih. Sebelumnya Jokowi sudah bertemu dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan petinggi PPP.

Prabowo dukung pemerintahan Joko Widodo

INFO TABAGSEL.com-Prabowo Subianto menegaskan pihaknya dan Partai Gerindra mendukung Joko Widodo dan pemerintah mendatang yang ia pimpin.

Penegasan ini disampaikan Prabowo usai menerima Joko Widodo di kediaman keluarga Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat pagi (17/10).

"Selaku pimpinan Gerindra, saya meminta partai dan kawan-kawan lain untuk mendukung Saudara Joko Widodo dan pemerintah yang akan ia pimpin," kata Prabowo, yang saat memberikan keterangan pers, berdiri di samping Joko Widodo.

"Dan saya katakan juga, kami tidak segan-segan untuk memberikan masukan atau kritik jika ada hal-hal (dari pemerintah Joko Widodo) yang tidak menguntungkan bangsa dan rakyat," kata Prabowo.

Joko Widodo sendiri mengatakan bertertima kasih bisa bertemu dengan Prabowo.

Soal kritik dan masukan dari kubu Prabowo, Joko Widodo mengatakan pemerintah memang perlu kekuatan penyeimbang.

"Keseimbangan penting sekali, ada yang melakukan, ada yang mengontrol, mengkritisi dan saya sudah menyampaikan terima kasih kepada Pak Prabowo," kata Joko Widodo, tokoh nasional yang akrab disapa Jokowi tersebut.

Bagi keduanya ini adalah pertemuan pertama sejak pencoblosan pemilihan presiden, di mana keduanya bersaing.

Banyak kalangan mengatakan persaingan pilpres kali ini adalah yang paling keras dan ketat.

Pertemuan dengan Prabowo bisa dikatakan salah satu puncak "safari politik" Jokowi menjelang pelantikannya pada 20 Oktober.

Sebelumnya Jokowi bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

Jumat, 10 Oktober 2014

Jokowi tak gentar diancam kekuasaannya bakal dijegal

INFO TABAGSEL.com-Presiden terpilih Joko Widodo menyatakan tidak gentar oleh ancaman siapa pun yang akan menjegal pemerintahannya mendatang.
Salah satu yang mengancam Jokowi adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo yang berkata pada beberapa media asing bahwa karena Jokowi dianggapnya telah berkhianat dengan tidak menjadi Gubernur DKI selama lima tahun maka dia akan menghambat Jokowi saat memerintah.

Kepada Reuters, Rabu (8/10), Hashim mengancam akan menyelidiki keterlibatan Jokowi dalam proyek pengadaan bus Transjakarta senilai Rp1,1 triliun saat Jokowi menjadi Gubernur.

"Kami akan menggunakan kekuatan kami untuk menginvestigasi dan menghambat," kata Hashim pada Reuters.

Namun Jokowi menilai ancaman adik Prabowo Subianto ini tidak masuk akal karena sistem pemerintahan yang dianut Indonesia adalah sistem presidensial di mana parlemen tidak berwenang mencopot presiden.

"Kita ini sistemnya apa? Presidensial kan? Yang kedua, semangat kita mestinya setelah Pilpres haruslah sama, yakni membenahi negara. Mensejahterakan rakyat. Tidak ada jegal menjegal," kata Jokowi di Balaikota, Kamis.

Jokowi mengatakan kalau memang masih ada kubu yang ingin bertarung, maka sebaiknya itu dilakukan lima tahun mendatang pada pemilu 2019.

"Nanti tarungnya lima tahun lagi pas pemilu. Lagipula ini untuk kepentingan rakyat lho, bukan untuk kepentingan Jokowi," katanya.

Jokowi menegaskan akan senantiasa berpihak pada rakyat. Bahkan jika ada kubu yang akan menjegalnya, Jokowi akan senantiasa bersama rakyat.

"Intinya dengar rakyat, dekat dengan rakyat," tegas Jokowi.

Soal Veto 100 Posisi, Hashim Dianggap Tak Paham UU

INFO TABAGSEL.com-Pengajar Fakultas Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar mengatakan adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, tidak paham hukum tata negara. Zainal mengatakan walaupun DPR bisa menolak sejumlah nama untuk mengisi posisi di lembaga atau institusi strategis, tetap yang mengajukan nama untuk posisi itu adalah presiden. "Dia harus baca undang-undang dulu," ujar Zainal kepada Tempo, Jumat, 10 Oktober 2014.

Dalam wawancaranya dengan harian The Wall Street Journal yang diterbitkan Kamis, 9 Oktober 2014, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengatakan siap menggagalkan agenda pemerintahan Jokowi. Bahkan, ia menegaskan koalisi pendukung Prabowo akan mengajukan kekuatan veto atas seratus posisi yang berada dalam kewenangan Presiden Jokowi, di antaranya kepala Kepolisian Republik Indonesia, Panglima Tentara Nasional Indonesia, para anggota Mahkamah Agung, dan Mahkamah Konstitusi.

Keyakinan Hashim yang ingin menggagalkan pemerintahan Jokowi bermula dari keberhasilan Prabowo dan para sekutunya membentuk koalisi yang menjadi suara mayoritas di DPR dan MPR. Prabowo dan Hashim sukses menggiring lima dari sepuluh partai untuk berkoalisi dengan mereka. Dengan dukungan partai keenam, koalisi itu mendapat 63 persen kursi di DPR. Salah satu kemenangan pertama mereka adalah diloloskannya Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah yang akan mengakhiri pemilihan umum kepala daerah langsung.

Zainal menjelaskan koalisi Prabowo kecil kemungkinan meloloskan nama-nama calonnya kepada presiden. "Kalau presiden mengajukan si A, kan, DPR tak mungkin minta si E kalau memang tak diajukan," katanya. Apalagi untuk posisi komisi nasional, kata Zainal, pemilihannya melalui tim seleksi, kemudian DPR harus memilih dari beberapa nama yang disodorkan.

"Kalau yang diusulkan A,B,C,D, kan, tidak mungkin DPR memilih E,F,G," ujarnya. Namun, ia mengatakan DPR mungkin saja melakukan hal itu untuk Kepala Polisi RI, Badan Pemeriksa Keuangan, dan tiga hakim konstitusi dan hakim agung. "Itu mungkin diblok, tapi kalau presiden tak mencalonkan orang yang mereka inginkan, ya tidak bisa terpilih," ujarnya. )

Rabu, 08 Oktober 2014

Fadli Zon buka kesepakatan baru untuk PPP



INFO TABAGSEL.com- Wakil Ketua DPR dari Partai Gerindra, Fadli Zon, menyatakan terbuka bakal ada kesepakatan baru bagiPartai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sempat berbeda pandangan dengan Koalisi Merah Putih (KMP) dalam pemilihan pimpinan MPR.

"Yang semalam tidak sesuai kesepakatan, tentu ada kesepakatan lagi," kata Fadli Zon di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.

Namun, ia menimpali, soal kesepakatan dengan PPP akan dipelajari lebih jauh.

"Matrik soal komposisi komisi-komisi itu tak ada, tak ada matrik itu, tidak benar. Pekan depan akan dibicarakan," katanya.

Sekretaris Jenderal PPP Syaifullah Tamliha secara terpisah mengatakan, partainya tidak mempermasalahkan bila KMP tidak memberikan apapun untuk PPP di DPR.

"Kekuasaan bukan suatu yang absolut. Ini adalah keteledoran pimpinan PPP yang tidak kompak sehingga tak dapat kursi di DPR RI," katanya menambahkan.


Jokowi pastikan PPP dapat satu kursi menteri



INFO TABAGSEL.comPresiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bergabung dengman Koalisi Indonesia Hebat.

"Iya, insya Allah permanen," kata Jokowi di Balaikota, Rabu.

Jokowi juga memastikan dengan bergabungnya PPP, maka partai berlambang Ka'bah itu akan mendapatkan jatah satu kursi dalam kabinet.

"Kalau sudah gabung ya tentu saja iya (dapat jatah satu kursi di kabinet)," katanya.

Namun Jokowi mengingatkan bahwa politik sangatlah cair, semua hak bisa berubah dalam waktu singkat.

"Tapi semua masih proses. Politik itu dinamis bisa berubah setiap detik," katanya.

Setelah PPP, Jokowi memastikan akan ada partai lain yang bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat.

"Iya satu-satu. Tidak usah tergesa-gesa, nanti kamu lihat saja," katanya.

Koalisi Merah Putih mendominasi parlemen. Anggota KMP antara lain Partai Golkar, Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara partai pendukung Jokowi-JK antara lain Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem dan Partai Hati Nurani Rakyat dan ditambah PPP yang terakhir bergabung.

Menang Tipis,Zulkifli Hasan dari KMP menjadi Ketua MPR



INFO TABAGSEL.com-Zulkifli Hasan terpilih menjadi Ketua MPR periode 2014-2015 lewat Sidang Paripurna yang berlangsung hingga Rabu (07/10) subuh.

Menteri Kehutanan ini diajukan lewat paket yang didukung oleh fraksi partai Koalisi Merah Putih -yang merupakan oposisi atas presiden terpilih, Jokowi- dan dipilih mayoritas anggota MPR yang hadir.

Paket ini terdiri dari Zulkifli Hasan (PAN) sebagai calon ketua MPR, didampingi empat calon wakil ketua MPR, yaitu Mahyudin (Golkar), EE Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), dan Oesman Sapta (DPD).

Paket Koalisi Merah Putih lewat pemungutankmenang tipis.KMP  memperoleh 347 suara sementara paket koalisi partai pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla, mendapatkan 330 suara.

Beberapa pihak memang sudah memperkirakan bahwa Koalisi Merah Putih akan memenangkan pemilihan Ketua MPR ini.

Paket Koalisi Indonesia Hebat terdiri dari Oesman menjadi calon ketua, didampingi empat calon wakil ketua, yakni Ahmad Basarah (PDI-P), Imam Nachrawi (PKB), Patrice Rio Capella (Nasdem) dan Hasrul Azwar (PPP).

Sidang paripurna yang berlangsung selama hampir lima jam berakhir pada pukul 04.15 WIB, dan dipimpin oleh Maimanah Umar yang didampingi Ade Rezki Pratama.

Sebelumnya Koalisi Partai Merah Putih juga berhasil menempatkan calon-calonnya di jabatan pimpinan DPR.

Selasa, 07 Oktober 2014

Gerindra-PPP tidak dapat jatah pimpinan MPR, kata Fadli Zon

INFO TABAGSEL.com-Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengemukakan dua partai politik anggota Koalisi Merah Putih (KMP) tidak mendapat jatah pada paket calon pimpinan MPR yang diusulkan KMP.

"Kedua partai tersebut adalah Partai Gerindra dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan)," katanya di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Senin.

Fadli Zon mengatakan hal itu menjelang rapat paripurna pemilihan pimpinan MPR periode 2014-2019 yang akan diselenggarakan pada Senin malam.

Komposisi paket calon pimpinan MPR dari KMP, kata dia, sudah final dan sudah diputuskan pada rapat pimpinan partai politik anggota KMP yakni Partai Demokrat (PD), Partai Golkar (PG), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan DPD.

"Pada paket calon pimpinan MPR itu, PPP batal mendapat jatah, sedangkan Gerindra memang mengalah karena ingin mengisi pos lain di DPR," katanya.

Wakil Ketua DPR ini mengatakan, PPP belum mendapat posisi pada pimpinan MPR karena masih ada persoalan di internal partai tersebut.

KMP, kata dia, juga tidak khawatir jika PPP pindah ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH) karena tidak mendapat posisi pada pimpinan DPR dan pimpinan MPR.

"Kita harapkan PPP tetap berada di dalam KPM, karena sudah ada kesepakatan. Posisi-posisi yang akan diisi tidak hanya pimpinan DPR dan MPR, tapi komisi-komisi dan alat kelengkapan Dewan juga belum diisi," katanya.

Sebelumnya, beredar beberapa nama yang disebut-sebut akan mengisi paket calon pimpinan MPR dari KMP yakni Syarif Hasan dan Nurhayati Ali Assegaf (PD), Mahyuddin (PG), Hidayat Nur Wahid (PKS), dan Zulkifli Hasan (PAN).

Sedangkan, satu nama dari DPD yang akan diusung dalam paket dari KMP disebut-sebut adalah Achmad Muqowam dari PPP.

PDIP Sebut Kerjasama PPP di Paket MPR Langkah untuk Koalisi Kabinet


INFO TABAGSEL.com-Setelah melalui serangkaian lobi yang alot, Partai Persatuan Pembangunan akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat. Partai berlambang Kakbah itu akan bersama PDI perjuangan, PKB, Partai NasDem, Partai Hanura dan DPD untuk mengusung paket calon pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyebut, bergabungnya PPP ke dalam kubu Koalisi Indonesia Hebat merupakan langkah awal untuk kerjasama berikutnya.

"Selain mewakili fraksi, saya kebetulan juga DPP PDIP dengan ini mudah-mudahan ini adalah langkah awal dari kerja besar kita," kata Basarah dalam sambutan kerjasama di ruang Fraksi PPP di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (7/10/2014).

‎Hadir dalam kesempatan itu, TB Hasanuddin dan Trimedya dari PDIP, Syaifuddin Sudding, Saleh Husin (Hanura), Abdul Kadir Kading (PKB), Victor Laiskodak (NasDem) dan Bambang Sadono (DPD). Mereka pun sepat untuk membubuhkan tandatangan dalam sebuah surat kerjasama.

"Saya yakin betul, haqqul yakin bahkan ainul yakin, PPP tidak mungkin dapat mengurus umat Islam tanpa bekerjasama dengan pemerintah," kata Basarah yang mengundang tawa sumringah.

Basarah menerangkan, malam penandatanganan kerjasama dalam paket pimpinan MPR ini menjadi malam bersejarah bagi PPP dan Koalisi PDIP Cs. Pihaknya berterimakasih atas kerjasama itu. "Mudah-mudahan kerjasama PPP dengan Koalisi Indonesia Hebat dan DPD adalah langkah 'ihdinas shiratal mustaqim (jalan lurus). Ini langkah awal PPP untuk mengrus umat Islam," tegas Basarah.

Nyebrang ke KIH, PPP tak takut kehilangan komisi

INFO TABAGSEL.com-Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa mengaku tak takut kehilangan posisi di komisi-komisi bila PPP menyebrang dan mendukung Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam pemilihan pimpinan MPR RI.

"Kita tidak takut. Kita tidak bicara soal posisi di Komisi-Komisi yang ada di DPR RI," kata Suharso di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.

Bagi PPP, kata Suharso, lobi yang sudah dilakukan oleh KMP telah terlambat.

"Lobi yang dilakukan telat, sudah habis waktunya," kata Suharso.

Saat ini telah berkumpul petinggi partai pendukung Prabowo-Hatta. Terlihat Ketua DPR RI, Setya Novanto, Sekjen PPP, Romahurmuziy, Waketum PPP Suharso Monoarfa, Ketua Fraksi PPP, Hazrul Azwar.

PPP putuskan berkoalisi dengan KIH

INFO TABAGSEL.com- Rapat pleno Fraksi PPP memutuskan untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam memilih pimpinan MPR RI. Namun, untuk di parlemen (DPR) PPP tetap bersama Koalisi Merah Putih (KMP).

"Hasil rapat kami, kami fix ke KIH. Tetap di KMP, tetapi untuk pemilihan MPR RI berada di KIH," kata Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan, bergabungnya PPP ke KIH karena sudah ada pembicaraan yang lebih jauh antara Hazrul Azwar dengan KIH.

"Karena ternyata sudah ada proses lebih jauh ke KIH yang dilakukan oleh pak Hazrul," katanya.

Suryadharma Ali juga mengatakan, apa yang dilakukan PPP tersebut belum diketahui oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical.

"Beliau belum tahu dengan keputusan ini," kata Suryadharma Ali.

PPP Akhirnya Dapat Jatah Kursi MPR



INFO TABAGSEL.com-Politik di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelang Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR berjalan dinamis.

PPP sepertinya akan mengurungkan niatnya untuk mundur dari Koalisi Merah Putih (KMP) lantaran tidak mendapatkan kursi salah satu wakil ketua MPR.

Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) menyebut partainya akan mendapatkan jatah kursi calon pemimpin MPR.

Kata dia, Koalisi Merah Putih akhirnya mengembalikan kursi pimpinan MPR ke PPP seperti yang pernah disepakati.

"Ada tawaran perubahan hak PPP dikembalikan, (pimpinan MPR) dengan Pak Hasrul (Waketum PPP)," kata SDA di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Dia menyampaikan, PPP mendapatkan kembali kursi pimpinan MPR yang sebelumnya diberikan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), namun bukan berarti mereka merebutnya.

"Enggak diganti (kursi pimpinan MPR). Bukan mengalah, (tetapi) mengembalikan," kata dia.

Meski begitu, mantan Menteri Agama ini menegaskan hingga kini mereka belum mengetahui arah dukungan fraksinya untuk pemilihan pimpinan MPR. "Keputusan kemana saya belum (tahu), kita lihat nanti," katanya.

Senin, 06 Oktober 2014

Dimyati: PPP harus dapat kursi pimpinan MPR

INFO TABAGSEL.com-Politisi PPP Dimyati Natakusumah menyatakan partainya harus memperoleh kursi pimpinan MPR RI, apapun mekanisme pemilihan dalam Sidang Paripurna yang dijadwalkan berlangsung Selasa (7/10) besok.

"Harus dapat dong (kursi pimpinan MPR). Ini kan power sharing," ujar Dimyati di sela-sela pertemuan sejumlah politisi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin malam.

Dia mengatakan sejauh ini PPP telah mendukung penuh susunan pimpinan DPR RI oleh partai Koalisi Merah Putih, meskipun dalam susunan itu PPP tidak mendapatkan kursi. Sehingga, kata dia, PPP sudah selayaknya mendapat kursi di MPR RI.

"Kita mendukung penuh di DPR, masa di MPR gak dapat. Ini kita lagi lobi-lobi," umbar dia.

Menurut Dimyati, PPP pun menyambut baik adanya usulan susunan pimpinan MPR dari partai Koalisi Indonesia Hebat, selama PPP memperoleh jatah kursi pimpinan MPR RI.

Dimyati mengatakan PPP tidak berencana mengambil kursi Ketua MPR, PPP menurutnya cukup memperoleh kursi Wakil Ketua MPR RI.

Pada Senin malam, sejumlah politisi berkumpul di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Beberapa politisi yang tampak hadir di sana antara lain, Ra
chel dan Ahmad Muzani dari Gerindra, Dimyati Natakusumah dan Ahmad Yani dari PPP, Setya Novanto dan Idrus Marham dari Golkar, Zulkifli Hasan dari PAN, Effendy Simbolon dari PDIP, Syarifudin Suding dari Hanura, serta Sutiyoso dari PKPI.

Politisi Gerindra Ahmad Muzani menyatakan dalam pertemuan itu dilakukan konsolidasi terkait pemilihan pimpinan MPR RI.

Minggu, 05 Oktober 2014

Dua Partai KMP yang Tak Masuk Paket Pimpinan MPR Diminta Legawa



INFO TABAGSEL.com-Koalisi Merah Putih memastikan paket calon pimpinan MPR yang akan diajukan dalam sidang paripurna besok akan terdiri dari empat parpol koalisi dan satu Dewan Perwakilan Daerah. Partai Demokrat yang saat ini berstatus sebagai penyeimbang, disebut-sebut masuk di dalamnya. Dengan demikian, akan ada dua partai di KMP yang tersisih dari paket tersebut.

"Jadi yang tak masuk harus legawa, menerima. Nanti hari Senin ketahuan," kata juru bicara Koalisi Merah Putih (KMP) Tantowi seusai pertemuan tertutup dengan elite parpol KMP di kediaman Ketua Presidium KMP Aburizal Bakrie, Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2014) dini hari.

Hadir dalam pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, dan elite KMP lain. Turut hadir pula Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua.

"Tadi kita putuskan dengan musyawarah mufakat. Tidak ada pertentangan, kita putuskan dengan kesadaran penuh, yang penting kekompakan. Yang tidak masuk harus legawa menerima demi kesolidan," kata Tantowi.

Tantowi belum mau membuka partai mana saja yang masuk atau tidak masuk ke dalam paket. Namun, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memastikan Demokrat akan diberi jatah calon pimpinan MPR. Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani juga memastikan bahwa partainya akan diakomodasi masuk dalam paket pimpinan MPR setelah mereka tak mendapat kesempatan menjadi pimpinan DPR.

Status empat partai lain, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, dan PKS, hingga sejauh ini belum ada yang mengonfirmasi. Namun bila melihat hasil perolehan suara di pemilu legislatif lalu, PAN dan PKS adalah dua partai yang memiliki raihan paling minim.

Sebelumnya, KMP mengajukan paket calon pimpinan DPR dengan mengakomodasi Partai Demokrat dan mencoret PPP. KMP akhirnya berhasil mendapatkan empat kursi pimpinan DPR, yakni Setya Novanto (Golkar) sebagai Ketua DPR dan tiga Wakil Ketua DPR, yakni Fahri Hamzah (PKS), Taufik Kurniawan (PAN), dan Fadli Zon (Gerindra). Satu kursi terakhir diberikan kepada politisi Partai Demokrat, Agus Hermanto.

Koalisi Indonesia Hebat berkumpul bahas situasi di DPR


INFO TABAGSEL.com-
Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, menyatakan pertemuan para ketua umum partai koalisi Indonesia Hebat akan membicarakan isu-isu terkini, termasuk tak ada satupun jatah Indonesia Hebat di parlemen.

"Pertemuan ini dalam rangka Idul Adha, silaturahmi. Kalau ketum-ketum sudah ketemu, tak jauh bicara soal politik, termasuk dengan isu terkini yang terjadi di DPR," kata Saleh di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Minggu.

Ia menambahkan, materi pembicaraan lainnya adalah terkait pemilihan pimpinan MPR RI yang akan dilakukan esok malam.

"Ya termasuk itu juga. Pokoknya isu-isu terkini lah," ujarnya.

Terlihat Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, Ketua Umum PKPI, Sutiyoso, Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, Sekjen Partai Nasden, Rio Patrice Capella, Wasekjen PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, sudah hadir di kediaman Megawati.

Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla, Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, juga sudah terlihat di lokasi pertemuan.