DAFTAR BERITA

Selasa, 21 Juli 2015

Kapolri: Surat Edaran Asli, Tapi Sudah Dicabut



INFO TABAGSEL.com-Kepolisian Republik Indonesia (Polri), menyatakan surat edaran Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), yang melarang umat Islam untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, asli adanya.

"Surat itu memang asli dikeluarkan oleh GIDI," kata Kapolri Jenderal Pol Badroddin Haiti kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/7).

Namun, kata Kapolri, surat itu tidak resmi lantaran tidak disepakati oleh Presiden GIDI. "Jadi, betul surat itu asli, tetapi setelah Polres koordinasikan dengan Presiden GIDI, ternyata isi surat itu tidak disepakati oleh Presiden GIDI," ungkap Kapolri.

Selanjutnya, agar warga Muslim dapat melakukan salat Idul Fitri dengan aman dan khusyuk, pihak Polres berkoordinasi dengan Bupati meminta izin agar surat tersebut dicabut. "Surat edaran sudah dicabut, namun Polres tidak menerima dokumen tanda pencabutan tersebut," kata Kapolri.

Selanjutnya, saat umat Muslim sedang merayakan Idul Fitri di bawah pengamanan aparat, tiba-tiba muncul sekelompok massa protes dan semakin banyak sehingga terjadi gesekan. "Kita tidak tahu apakah pencabutan surat itu benar atau hanya sebagai alasan," tandasnya.

Tidak ada komentar: