DAFTAR BERITA

Sabtu, 21 Maret 2015

Parah, Orangtua Ini Nekat Panjat Gedung Sekolah Demi Beri Contekan ke Anak

Para orangtua memanjat gedung sekolah. (U-Report)


INFO TABAGSEL.com-Semua orang tua pasti mengharapkan yang terbaik bagi putra-putrinya, termasuk dalam hal pendidikan di sekolah. Untuk mewujudkan semua itu, orang tua bahkan rela banting tulang siang malam, hanya untuk kebaikan masa depan anak-anaknya kelak.

Namun, justru apa yang dilakukan oleh orang tua di India ini benar-benar di luar batas dan tidak patut dicontoh. Dalam sebuah rekaman video yang diambil dari kawasan distrik Hajipur, India, memperlihatkan puluhan orang tua sedang merangkak-rangkak memanjat tingginya dinding sekolah layaknya Spiderman.

Mereka nekat melakukan itu karena ingin memberikan contekan (kunci jawaban) yang disampaikan melalui pintu jendela kepada anak-anaknya, yang saat itu sedang menjalani tes ujian Sekolah Menengah Pertama.

Tidak hanya orangtua saja, bahkan adik, kakak, keluarga, termasuk teman – temannya juga ikut membantu perbuatan tercela tersebut. Rekaman itu kemudian disiarkan oleh stasion TV lokal India sehingga langsung cepat menyebar ke dunia maya.

Kecurangan pada saat ujian sekolah sudah dianggap biasa di daerah ini, bahkan menurut laporan lokal banyak siswa yang masih bisa menyembunyikan buku – buku contekan ke dalam ruangan kelas meski berbagai upaya pengamanan ketat telah dilakukan.

Menanggapi laporan tersebut, pemerintah India hanya bisa pasrah menerima kenyataan.

“Apa yang bisa pemerintah lakukan untuk menghentikan kecurangan jika para orangtua dan kerabat tidak siap untuk saling bekerjasama?”. Kata menteri pendidikan Bihar, PK Shahi, kepada Times of India, seperti dikutip Gitanews dari laman Mirror (20/03/2015).

Pemerintah mengatakan telah mengeluarkan 400 siswa lebih dari sekolah karena kasus menyontek. Kecurangan dalam ujian sekolah juga dapat mengakibatkan siswa tersebut dilarang untuk mengikuti ujian – ujian berikutnya. Tapi dalam kasus yang lebih jarang, mereka juga bisa dipenjara atau diwajibkan untuk membayar sejumlah denda.