DAFTAR BERITA

Minggu, 23 Desember 2012

Penerimaan Bea Cukai Sudah Lampaui Target 2012


INFO TABAGSEL.com-Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandonomengatakan, penerimaan negara dari bea dan cukai sepanjang tahun 2012 telah dipastikanmelewati target yang dipatok Pemerintah dalam APBN-P 2012. "Sampai dengan 18 Desember2012, penerimaan negara dari sektor ini telah mencapai Rp139,85 triliun. Padahal targetpemerintah hingga akhir tahun diharapkan tercapai Rp131,2 triliun," kata Agung di Kantor PusatDJBC, Jakarta, Jumat (21/12).


“Jadi sudah terlewati untuk penerimaan bea dan cukai. Insya Allah hingga akhir tahun kita bisamenambah beberapa triliun lagi untuk secara nasional bisa menambah shortage, kalau terjadi,”jelasnya.


Agung memaparkan, secara total penerimaan negara yang telah dibukukan DJBC saat ini telahmencapai lebih dari Rp310 triliun. Nilai ini ditambah Pajak Dalam Rangka Impor, per 14Desember 2012 yang telah mencapai lebih dari Rp172 triliun. “Pungutan ini menjadi persepsipenerimaan pajak, namun yang memungut bea dan cukai. Karena dipungut atas barang,” jelasAgung. PDRI terdiri dari PPN Impor, PPn BM Impor, PPh Pasal 22 Impor, dan PPN Cukai HasilTembakau.


Namun, dengan perolehan penerimaan negara yang sudah mencapai Rp139 triliun, telahmendorong DJBC untuk membuat target baru. "Sampai akhir tahun ini kami targetkan Rp 143triliun," kata Agung.


Selain penerimaan negara dari bea dan cukai, lanjut Agung, DJBC juga menyelamatkan kerugiannegara yang nilai mencapai Rp193,4 miliar. Potensi kerugian ini berasal dari pencegahanpelanggaran kepabeanan yang berasal dari produk tekstil, seluler, hasil tembakau, dan MMEA.Agung juga memaparkan, jumlah kasus penindakan pencegahan yang berhasil dilakukanmencapai 3.286 kasus.


Adapun untuk obat-obatan terlarang, sepanjang 2012, DJBC telah berhasil menggagalkanpengiriman 538.980 gram atau lebih dari 538 kilogram zat berbahaya yang masuk dari berbagaipelabuhan dan bandara di Indonesia.

Tidak ada komentar: