DAFTAR BERITA

Senin, 18 Maret 2013

Enam warga India tersangka pemerkosa warga Swiss

Suami korban mengatakan pemerkosa
berjumlah delapan sampai 10 orang.
INFO TABAGSEL.com- Polisi di negara bagian Madhya Pradesh di India mengatakan telah menahan enam orang terkait kasus penganiayaan, perampokan dan perkosaan terhadap seorang perempuan Swiss yang tengah berwisata ke wilayah itu bersama pasangannya.
Senin (18/3) ini para tersangka akan dihadapkan pada seorang hakim kata pejabat polisi senior Dilip Arya seperti ditulis kantor berita Reuters.

Wanita asal Swiss yang belum diungkap identitasnya ini tengah berkemah dengan suaminya di sebuah hutan di tengah perjalanan bersepeda mereka mengunjungi Taj Mahal.

Saat berhenti di sebuah desa di distrik Datia Jumat (15/3) lalu, mereka mendirikan kemah untuk menginap dan malam harinya tiba-tiba sekelompok orang datang memukuli, mengikat dan memperkosa korban perempuan ini di depan suaminya.

Barang berharga milik pasangan naas ini turut diambil para pelaku namun kini telah ditemukan kembali kata polisi.

Dilip Arya mengatakan keenam tersangka berusia antara 20-25 tahun dan merupakan warga setempat.

Dua puluhan orang lainnya diperiksa terkait kasus mengerikan ini kata polisi setempat, SM Afzal kepada BBC.
Dipindahkan

Adapun kedua korban telah dipindahkan dari rumah sakit ke kedutaan besar Swiss di India, di ibu kota Delhi.

"Keputusan tentang bagaimana selanjutnya nanti... terkait dua warga Swiss ini akan ditentukan sesudahnya," kata juru bicara Perwakilan Swiss dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita Reuters.

Pada hari Minggu (17/3) seorang polisi senior membantah sejumlah laporan media yang menyebut sejumlah tersangka telah mengakui melakukan kejahatan dalam kasus ini.

Pasangan korban mulanya melakukan perjalanan bersepeda dari Orcha menuju Agra, untuk menyaksikan Taj Mahal, dengan jarak sekitar 250km, dan kemudian memutuskan berkemah malam harinya di sebuah desa.

Sebuah laporan menyebut menurut peuturan suami korban sekelompok pria datang sekitar pukul 21:30 lalu memukuli si suami dengan kayu kemudian mengikatnya dan memperkosa istrinya di hadapan suaminya.

Para penyerang juga dilaporkan mencuri barang berharga milik pasangan korban itu termasuk uang sejumlah 10.000 rupees (sekitar Rp1,75 juta) serta sebuah komputer laptop sebelum kabur ke hutan.

Insiden ini terjadi berselang tiga bulan setelah kasus perkosaan beramai-ramai sebelumnya menewaskan seorang mahasiswa usia 23 tahun saat menaiki sebuah bus di ibukota Delhi, yang kemudian memicu gelombang aksi protes massa terkait perlakuan terhadap perempuan di India.

Tidak ada komentar: