DAFTAR BERITA

Jumat, 14 Desember 2012

Bung Karno Maestro Monte Carlo Karya Siswa Bengkulu Juara LPSSA 2012

INFO TABAGSEL.com-Bung Karno Maestro Monte Carlo Karya Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Juara 1 Lomba Penggalian Sumber Sejarah dalam Bentuk Audio Visual (LPSSA) 2012 yang digelar Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Ditjen Kebudayaan Kemdikbud untuk siswa SMA/SMK se-Indonesia. 

Juara 1 Lomba ini mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar 25 juta rupiah. Juara kedua diraih SMKN 2 Banjarmasin dengan karyanya yang berjudul Sasilangan Kain Adat Warisan Leluhur Banjar, dengan hadiah sebesar 20 juta rupiah. Juara ketiga diraih SMAN 1 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dengan karyanya yang berjudul Pulau Penyengat Indra Sakti, dengan hadiah sebesar 15 juta rupiah.

Pengumuman pemenang berlangsung di Gedung Galeri Nasional, Jakarta,Kamis (13/12/2012).Sebelumnya, para peserta lomba (satu tim terdiri dari dua orang) telah mengikuti workshop di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tanggal 6-9 Agustus 2012. Selama workshop, para peserta dibimbing oleh pengajar dari IKJ dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Materi yang diajarkan mencakup langkah-langkah penelitian dalam ilmu sejarah serta konsep dasar dalam produksi dokumenter, meliputi bahasa visual, penulisan naskah, videografi, editing, dan teknik perekaman suara.


Sementara untuk juara harapan pertama berhasil diraih SMAN 1 Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, dengan karyanya Yu Gun Jang Fu, dan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 12 juta rupiah. Juara harapan kedua diraih SMAN 1 Lembang, Jawa Barat, dengan karyanya Puncak Intaian Terakhir, dan mendapatkan hadiah sebesar 10 juta rupiah. Sedangkan juara harapan ketiga diraih SMKN 2 Kota Tangerang Selatan, Banten, dengan karyanya, Mesjid Agung Banten Lama, dan mendapatkan hadiah sebesar 8 juta rupiah. Seluruh hadiah belum termasuk potongan pajak.

Dalam sambutannya, Direktur Sejarah dan Nilai Budaya Kemdikbud, Endjat Djaenudradjat, yang dibacakan Kasubdit Dokumentasi dan Publikasi, Triana Wulandari, mengatakan bahwa para peserta dan finalis diharapkan bisa menjadi generasi emas yang berkarakter dan menghargai nilai sejarah serta nilai budaya. (DM)

Tidak ada komentar: