DAFTAR BERITA

Rabu, 07 Maret 2012

ARTIKEL :Pilkada Sidimpuan, "Perang" Anak Pejabat


                                                      Oleh : Hairul Iman Hasibuan
Sejak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padangsidimpuan menetapkan jadwal Pemilihan Umum Langsung Kepala Daerah (Pemilukada) pada 11 Oktober 2012, sejumlah nama bakal calon Walikota mulai muncul. Diantaranya, Andar Amin Harahap, Dedi Harahap, Rahmat Nasution dan Habib Lubis.

Dari empat nama bakal calon itu, ada dua nama yang aktif melakukan sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media. Kedua nama itu merupakan putra dua pejabat asal Kota Padang Sidimpuan masing-masing, Dedi Harahap putra dari Walikota Medan Rahudman Harahap, dan Andar Amin Harahap putra dari Bupati Padanglawas Utara (Paluta) Bachrum Harahap.

Selain putra kepala daerah, keduanya juga merupakan alumni STPDN. Persaingan kedua alumni STPDN itu dalam meraih pucuk pimpinan tertinggi di Kota Sidimpuan, kian memanas. Mulai dari perebutan perahu politik, hingga perang spanduk dan poster-poster kerap terlihat mewarnai perjalanan keduanya meraih "Salak I".

Ada beberapa fakta menarik dari kedua calon itu diantaranya, tempat tinggal sama-sama dikawasan Kelurahan Ujung Padang atau seputaran Jalan Kenanga.

Usia masing-masing 30 tahun, satu angkatan di STPDN dan ayah keduanya pernah menduduki jabatan penting di Pemkab dan DPRD Tapsel yang saat ini orang nomor satu didua daerah di Sumut.

Kemunculan keduanya, juga sekaligus memperpanjang daftar persaingan antara putra-putra kawasan Jalan Kenanga yang selama beberapa dekade mampu mengukir namanya.

Dari beberapa kepala daerah di kawasan Tabagsel hingga Kota Medan yang masih aktif dan tidak, rata-rata berdomisili di Kelurahan Ujung Padang atau kawasan Jalan Kenanga seperti, Walikota Sidimpuan Drs Zulkarnaen Nasution, Bupati Paluta Bachrum Harahap, Bupati Palas Basyarah Lubis, mantan Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan dan lainnya.

Artinya, setiap tahunnya kawasan Jalan Kenanga Kota P. Sidimpuan selalu melahirkan putra-putra terbaiknya untuk duduk di jabatan-jabatan sentral di pemerintahan maupun legislatif.

Patut Disyukuri

Munculnya nama Andar dan Dedi patut disyukuri dikarenakan pemilukada Sidimpuan tinggal 7 bulan lagi.

Selain nama Andar dan Dedi yang telah terang-terangan menabuh genderang perang, nama Rahmat Nasution juga merupakan sosok yang kerap terlontar dari perbincangan warga sebagai figur yang layak dan bakal meraih pucuk pimpinan kota dalihan natolu ini.

Menurut mereka, Rahmat merupakan sosok yang cukup peduli dan memiliki rasa empati terhadap masyarakat, baik saat menjadi warga biasa hingga meraih jabatan Ketua DPRD Tapsel saat ini.

Pengamat sosial politik Kota Sidimpuan Muhammad Asroi Hasibuan menilai, kemunculan Andar-Dedi dalam bursa kandidat Walikota Padang Sidimpuan secara tidak langsung telah mampu mengejutkan masyarakat yang selama ini tidak mau tahu terhadap Pilkada.

"Bayangkan, setahun jelang Pilkada masih banyak masyarakat yang tidak tahu, bahkan tidak mau tahu jika daerahnya akan dilakukan pemilihan kepala daerah. Munculnya Andar dan Dedi menyemarakkan persaingan merebut "Salak I"," ujarnya.

Asroi menilai, Pemilukada nantinya akan berlangsung seru karena diikuti calon-calon kuat yang bukan hanya memiliki pengaruh kuat, namun juga cadangan finansial yang kabarnya tidak akan habis tujuh turunan.

"Saya yakin, Pemilukada Sidimpuan akan berlangsung dua putaran, karena diikuti oleh figur-figur berpengaruh dikota ini. Semoga, Pilkada ini melahirkan pemimpin yang dipilih bukan karena banyaknya uang, namun, figur yang dipercaya mampu mengemban tugas sebagai kepala daerah yang mampu membawa perkembangan atau kemajuan pembangunan serta kemakmuran masyarakat kota ini," terangnya.

Oleh : Hairul Iman Hasibuan.