INFO TABAGSEL.com-Langkah
terbaik Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya terhenti di posisi
runner up Yonex All England Open 2015, Minggu (8/3). Tak sesuai dengan
target untuk menjadi juara, Tontowi/Liliyana mengaku banyak mengambil
pelajaran dari pertandingan hari ini.
“Peak performance
kami sepertinya di semifinal kemarin. Hari ini selain lawan yang main
lebih siap, kami juga banyak terbawa permainan mereka. Kami juga banyak
tertekan dan melakukan kesalahan sendiri. Ini menjadi pelajaran bagi
kami,” kata Liliyana usai pertandingan di Barclaycard Arena, Birmingham.
Berhadapan dengan ganda Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Tontowi/Liliyana kalah straight game dengan skor 10-21 dan 10-21.
Game
pertama, Tontowi/Liliyana langsung tertinggal 1-7. Kerap mendapat
tekanan dari lawan, Tontowi/Liliyana pun beberapa kali melakukan
kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Hal tersebut berlangsung
hingga interval pertama, 5-11 untuk Zhang/Zhao.
Tontowi/Liliyana seolah tak mampu keluar dari tekanan lawan. Keduanya tertinggal 18-9, sebelum akhirnya kalah 10-21 di game pertama.
"Di game pertama kami banyak melakukan kesalahan. Terlalu mudah bagi lawan untuk memperoleh poin. Jadi mereka juga seperti di atas angin terus. Mereka hari ini main lebih rapi. Sementara kami terlalu terburu-buru, padahal harusnya kami lebih tenang, karena kami sudah tiga kali juara,” kata Liliyana lagi.
Tontowi/Liliyana seolah tak mampu keluar dari tekanan lawan. Keduanya tertinggal 18-9, sebelum akhirnya kalah 10-21 di game pertama.
"Di game pertama kami banyak melakukan kesalahan. Terlalu mudah bagi lawan untuk memperoleh poin. Jadi mereka juga seperti di atas angin terus. Mereka hari ini main lebih rapi. Sementara kami terlalu terburu-buru, padahal harusnya kami lebih tenang, karena kami sudah tiga kali juara,” kata Liliyana lagi.
“Saya
pribadi main hari ini banyak tertekan, permainan saya tidak keluar
secara maksimal, banyak eror sendiri. Kami banyak ambil pelajaran dari
pertandingan hari ini, harus evaluasi lagi kedepannya,” tambah Tontowi.
Di game kedua Tontowi/Liliyana pun kerap tertinggal, 3-5, 15-7 dan 17-9. Skor 10-21 akhir memupuskan harapan Tontowi/Liliyana untuk kembali menjadi juara.
Di game kedua Tontowi/Liliyana pun kerap tertinggal, 3-5, 15-7 dan 17-9. Skor 10-21 akhir memupuskan harapan Tontowi/Liliyana untuk kembali menjadi juara.
Tontowi/Liliyana
sendiri memiliki catatan yang baik di Yonex All England Open
sebelumnya. Pasangan nomor tiga dunia ini sukses mencetak hattrick usai
menang pada tahun 2012, 2013 dan 2014.
“Kami
tidak puas dengan hasil ini. Tapi kami sudah berusaha di lapangan.
Mereka tampil lebih baik, kami harus mengakui itu. Kami banyak mengambil
pelajaran dari game hari ini. Kedepannya banyak yang menjadi target
kami,” ungkap Liliyana.
Hasil babak final Yonex All England Open 2015 selengkapnya, bisa diakses di sini.