DAFTAR BERITA

Kamis, 20 November 2014

Gubsu Tinjau Proyek Jalan di Tabagsel

Gubsu Gatot Pujo Nugroho meninjau pembangunan jembatan Aek Godang di ruas Jalan Palsabolas-Aek Godang-Gunung Tua, Rabu (19/11). Dalam dua pekan ini, jembatan sudah bisa difungsikan.


Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho meninjau lokasi proyek sekaligus menyusuri jalan by pass sepanjang 49,5 km, Rabu (19/11). Saat ini, sepanjang 19,5 km dari jalur tersebut sudah mantap yang dibangun bersama Pemkab dan Pemprovsu.

Secara bertahap Pemprovsu membuka akses jalan lintas barat menuju lintas tengah. Jalan by pass dari Tapanuli Tengah ke Tapanuli Selatan tanpa melalui Padangsidimpuan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat. Jalan yang dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2012 itu dapat memperpendek waktu tempuh 1-1,5 jam.

Di ruas Jalan Sipenggeng- Marancar, Gubsu yang didampingi Kepala Dinas Binamarga Effendi Pohan melihat langsung penyelesaian pekerjaan peningkatan jalan sepanjang dua kilometer dan pembangunan dua unit jembatan yang didanai dari APBD Provsu tahun anggaran 2014. Dengan melintasi jalur ini, pengendara dari Tapteng ke Tapsel, tanpa ingin melewati Kota Sidimpuan dapat menghemat waktu 1-1,5 jam.

Gubsu dalam berbagai kesempatan selalu menekankan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas. Melalui penyediaan infrastruktur yang baik, khususnya jalan diyakini akan berpengaruh langsung dengan percepatan peningkatan ekonomi daerah. “Pembangunan infrastruktur akan memberi multiplier effect sehingga akan mendongkrak kemajuan ekonomi suatu wilayah,” ujar Gatot.

Berdasarkan SK SK Gubsu No. 118.44/31/KPTS/2012 tahub 2012 panjang jalan provinsi di Sumut sepanjang 3.048,5 km yang sebelumnya sepanjang 2.752,41 km.

Bertambah 269 Km

Jalan provinsi bertambah sepanjang 269 km yang sebelumnya adalah wewenang jalan kabupaten/kota dan pada umumnya dalam kondisi rusak. Panjang jalan Provinsi Sumut merupakan salah satu jalan provinsi terpanjang di Indonesia. Karenanya Gubsu terus memperjuangkan peningkatan alokasi untuk pembangunan infrastruktur kepada pemerintah pusat.

Effendi Pohan menjelaskan ruas Jalan Sipenggeng-Marancar dinaikkan statusnya menjadi jalan provinsi sejak tahun 2012 sesuai dengan SK Gubsu No. 118.44/31/KPTS/2012 tanggal 19 Januari 2012.

“Secara bertahap jalan ini ditangani sejak 2012 kerjasama antara Pemprovsu dan Pemkab Tapsel. Saat ini yang sudah ditangani 19,5 km. Ada 30 km lagi yang perlu ditingkatkan, dan akan dilakukan bertahap,” ujar Pohan kepada Gubsu.

Seorang warga setempat bermarga Siregar mengaku, peningkatan kualitas jalan Sipenggeng - Marancar sangat membantu masyarakat khususnya di kecamatan yang dilalui jalan tersebut.

Menurutnya akses semakin mudah, terutama untuk mengangkut hasil bumi. “Dulu ini jalan alternatif, hanya bisa dilalui kendaraan tertentu, karena medannya berat dan jalannya masih tanah. Sekarang kondisi sudah jauh lebih baik, dan lancar dilalui,” katanya.

Tinjau Proyek

Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan Barat Sumut itu, Gubsu menyempatkan meninjau beberapa proyek infrastruktur.

Kunjungan diawali dengan peninjauan proyek perbaikan dan pelebaran jalan batas Kota Sibolga dan Tapanuli Selatan sepanjang 36 km. Pelebaran jalan itu dikerjakan Balai Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumut yang merupakan bagian dari Western Indonesia National Roads Improvement Project (Winrip) yang menggunakan dana bantuan luar negeri dan APBN.

Dari pantauan saat ini kondisi jalan dalam keadaan rusak, sementara jalan baru akan ditenderkan pada Februari 2015. Gubsu meminta menunggu proyek dimulai, agar dilakukan pemeliharaan jalan menjelang Natal dan Tahun Baru. Harapannya agar perjalanan masyarakat yang lebih padat pada liburan Natal dan Tahun Baru tidak terhambat.

Kesempatan tersebut juga digunakan Gubsu meninjau pembangunan jembatan Aek Godang di ruas Jalan Palsabolas-Aek Godang-GunungTua. Jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 9 meter itu strukturnya selesai, dan sedang dalam tahap penyelesaian pekerjaan drainase. Dua pekan lagi jembatan sudah dapat dilalui, sehingga nantinya akan digunakan dua jalur jembatan yang lama dan yang baru. Gubsu juga didampingi Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu, Bupati Padang Lawas, Kepala Dinas Pendapatan Rajali, Kepala Dinas Pendidikan Masri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pandapotan dan Kepala Badan Perijinan Terpadu Sarmadan.