INFO TABAGSEL.com-Shinta Nuriyah, istri mendiang Presiden RI ke-empat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), memberikan kopiah suaminya sebagai penghargaan kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang dinilai memiliki filosofi kepemimpinan yang hampir sama dengan suaminya.

"Filosofi kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) ini mirip dengan Abdurrahman Wahid seperti 'gitu aja kok repot' dan langsung turun ke lapangan," kata Yenny Wahid, putri Shinta Nuriyah dan Gus Dur di perayaan ulang tahun ke-9 The Wahid Institute Jakarta, Kamis.

Shinta memberikan kopiah atau peci itu, setelah Jokowi menyampaikan presentasi mengenai gaya kepemimpinan figur yang mempopulerkan istilah "blusukan" itu, dan juga perencanaan solusi masalah-masalah Jakarta.

Jokowi mengaku gaya memimpinnya selalu menonjolkan pendekatan personal kepada rakyat, terjun langsung ke lapangan, dan berani mendobrak birokrasi yang penuh formalitas.

Mantan Wali Kota Surakarta itu juga mengaku dalam berbagai kebijakannya selalu mengutamakan kepentingan rakyat banyak, dan bertekad mengurangi kesenjangan kesejahteraan orang kaya dengan yang miskin.

"Makanya saya buat Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar untuk menekan kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan," kata Jokowi.

Filosofi kepemimpinan Jokowi yang mirip Gus Dur, menurut Yenny Wahid, di antaranya keberanian memangkas birokrasi untuk kepentingan masyarakat dan menjalin komunikasi informal kepada rakyat.

"Sikap dia yang mendukung toleransi juga mirip dengan mendiang Bapak," ujar Yenny, seusai acara.

Jokowi yang tersipu malu setelah menerima kopiah itu, terus mengenakan benda berwarna krem itu di sepanjang acara, dan tidak melepasnya, walaupun dia harus meninggalkan lokasi acara terlebih dahulu untuk mengunjungi warga Waduk Ria-Rio.