DAFTAR BERITA

Jumat, 23 November 2012

Kemdikbud beri penghargaan kepada pejuang pendidikan


INFO TABAGSEL.com-Sebanyak 29  orang mewakili lembaga pemerintah, pemerintah daerah, kelompok masyarakat, LSM, perorangan maupun media  berhasil meraih penghargaan pada puncak acara Malam Anugerah Peduli Pendidikan 2012, di  Plaza Insan Berprestasi Pendidikan, Gedung A, Kemdikbud, Jakarta, (22/11). Kegiatan APP ini merupakan yang ke-tiga kalinya diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penghargaan Anugerah ini diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh dan Wamendikbud bidang Pendidikan, Musliar Kasim  serta Wamendikbud bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti. Hadir sebagai salah satu penerima penghargaan mewakili  Yayasan Amal Abadi Beasiswa Orbit Hasri Ainun Habibie adalah mantan presiden B.J.Habibie. Kehadiran B.J. Habibie ini sangat ditunggu-tunggu  semua penerima anugerah dan hadirin yang hadir. Presiden ke-3 Republik Indonesia tersebut diminta memberikan kesan dan pesan mewakili semua penerima anugerah.

Saat naik  ke panggung untuk memberikan kesan dan pesan, Mantan Menteri Riset dan Teknologi ini mampu membuat para peserta yang hadir terpesona di usia senjanya. Semua hadirin  fokus  menyimak apa yang disampaikannya, terkait dengan dunia pendidikan dan teknologi  dalam kancah persaingan global saat ini.
B.J.Habibie mengungkapkan, bahwa bangsa indonesia adalah bangsa yang besar dan memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi lebih besar.  Sejak semula, bangsa ini dikaruniai Tuhan Yang Maha Kuasa tidak hanya berupa sumber daya alam, tetapi sumber daya manusia  yang terbarukan. “Namun sumber daya alam yang kita miliki harus pandai-pandai memanfaatkan,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan, saat ini dalam arus globalisasi sudah tidak ada lagi batas-batas informasi. Semua sudah bisa masuk ke ruang-ruang pribadi. "Oleh karena itu kita  harus mempersiapkan diri dengan tiga aspek penting, seperti kebudayaan, agama dan pengertian terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi”. Menurutnya, sinergitas budaya, agama dan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan menghasilkan manusia yang mempunyai Iman dan Taqua (imtaq) dan kita harus bertekad meraih itu semua. B.J. Habibie pun mengajak semua hadirin untuk bersama-sama mengelola sumber daya alam maupun sumber daya manusia dengan baik demi kesejahteraan bangsa indonesia ungkapnya.

Malam Anugerah Peduli Pendidikan 2012 di hadiri oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia Agus Suhartono,   Direktur Utama Bank Negara Indonesia Syariah Dinno Indiano dan para pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemdikbud. Sekitar 300 orang menghadiri kegiatan rutin tahunan yang dimulai sejak 2010 lalu ini. Tahun 2012 ini APP  mengambil tema “Menjangkau yang tidak Terjangkau”. 

Tujuh penghargaan dari Kategori Perusahaan/BUMN diberikan kepada Pertamina Regional VI, Exxonmobil  Indonesia, Pocari Sweat (PT. Amerta Indah Otsuka), PT. Bank Negara Indonesia Syariah, PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, PT. Antam (Persero) Tbk,  dan PT. UNILEVER Indonesia Tbk.

Empat penghargaan dari Kategori Kementerian/Lembaga Pemerintah dan Kabupaten/Kota diberikan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kota Surabaya (Provinsi jawa Timur), Kota Yogyakarta (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), dan Kota Pangkal Pinang (Provinsi Kepulauan Bangka Belitung).

Empat penghargaan dari Kategori Yayasan Nirlaba/Kelompok Masyarakat diberikan kepada Yayasan Amal Abadi Beasiswa Orbit Hasri Ainun Habibie, Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA), Yayasan Supersemar, dan Yayasan Sokola.

Sepuluh penghargaan dari Kategori Individual/Inovator Pendidikan diberikan kepada Sergius Womsiwor dari  Provinsi Papua, Heri Hendrayana Harris (Gol A Gong) dari  Provinsi Banten, Jumilah dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ida Fitri dari Provinsi Jawa Tengah, Agus Martoyo dari Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Adib dari Provinsi Jawa Tengah, Kiswanti dari  Provinsi  Jawa Barat, Tirta Nursari dari Provinsi Jawa Tengah, Hajjah Tjitjih Rukaesih dari Provinsi Jawa Barat, dan Dik Doank dari  Provinsi Banten.
 
Sedangkan empat penghargaan dari Kategori Program Acara Tv diberikan untuk Trans 7 dengan Program Cita-citaku, Metro TV dengan Program Eagle Awards, TvOne dengan Program Ujung Negeri, dan Kompas TV dengan Program Jalan Sesama.