DAFTAR BERITA

Sabtu, 29 September 2012

Awak pesawat akrobatik Bravo 202 meninggal dunia

Pesawat akrobatik Bravo 202 jatuh sekitar pukul 11.42 WIB saat bermanuver di ajang Bandung Air Show di Lanud Husein Sastranegara, Bandung. (Ilustrasi/Kyronmusing)

Jakarta (ANTARA News) - Dua awak pesawat akrobatik Bravo 202 yang jatuh saat melakukan manuver dalam ajang Bandung Air Show (BAS) 2012 meninggal dunia, kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang Ervan.

"Awak dari pesawat itu dinyatakan meninggal dunia," kata Bambang Ervan di Jakarta, Sabtu.

Kedua awak pesawat nahas tersebut adalah Marsekal Muda (Purn) Dr Noorman T Lubis sebagai pilot dan Letkol (Purn) Toni Hartono sebagai co-pilot.

Ia menambahkan saat ini lokasi penyelenggaraan BAS 2012, Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, ditutup untuk sementara. Petugas meminta pengunjung BAS 2012 untuk keluar dari lokasi itu.

Bambang mengatakan, saat ini pemerintah belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan dan akan melakukan investigas untuk mencari tahu penyebabnya.

"Tidak bisa diambil kesimpulan dengan segera karena biasanya penyebab dari kecelakaan seperti itu tidak hanya satu tapi kemungkinan ada beberapa faktor," katanya tentang pesawat akrobatik yang jatuh sekitar pukul 11.42 WIB.

Tidak ada komentar: