DAFTAR BERITA

Rabu, 18 Januari 2012

UJI KOMPETENSI GURU DIGELAR 25 FEBRUARI 2012


INFO PALUTA.com-Mulai saat ini, guru-guru calon peserta sertifikasi guru harus mulai rajin belajar. Pasalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan uji kompetensi sebagai syarat penetapan peserta sertifikasi guru digelar 25 Februari mendatang. Jika ada guru yang tidak lulus, diberi kesempatan mengulang hingga empat kali.
 Mendikbud Muhammad Nuh menjelaskan, uji kompetensi ini dilakukan khusus untuk guru yang akan ikut sertifikasi guru musim 2012. "Para guru tidak perlu resah dan galau," tandasnya saat menggelar telekonferensi dengan tujuh provinsi sekaligus di Situation Room Kemendikbud Jakarta, kemarin (16/1). Dia menegaskan, guru yang selalu memberikan ujian untuk siswanya tidak perlu takut jika diuji balik.
 Dengan penerapan uji kompetensi ini, tegas menteri asal Surabaya itu, tidak akan mengganggu para guru yang sudah disertifikasi sebelumnya. Ujian kompentensi ini, katanya, merupakan alat untuk mengukur kompetensi guru sebelum diloloskan ikut program sertifikasi guru.
 Menurut Nuh, guru merupakan sebuah profesi. Untuk itu, dia menegaskan Kemendikbud ingin benar-benar menjaring pendidik profesional untuk ikut program sertifikasi. Nuh mengatakan, siapapun tidak akan rela jika sanak keluarganya diajar oleh guru-guru yang tidak jelas kompetensi mengajarnya.
 Dalam uji kompetensi ini, akan diukur empat kompetensi yang harus dipenuhi guru. Yaitu kompetensi akademik, pedagogik, sosial, dan profesi. Dengan kondisi ini, Nuh menjelaskan Kemendikbud bersikukuh melaksanakan uji kompetensi. Mereka menghiraukan desakan dari organisasi profesi guru yang menginginkan uji kompetensi dibatalkan. Nuh berujar uji kompetensi ini akan dihentikan jika dikemudian hari ditemukan alat yang tepat untuk mengukur kompetensi guru.
 Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik (Kapusbangprodik) BPSDP-PMP (Badan Pengembangan Sumbadaya Pendidik dan Penjaminan Mutu Pendidikan) Kemendikbud Unifah Rosyidi memastikan jika uji kompetensi ini digelar 25 Februari mendatang. Pelaksanaan ujian ini hampir menyerupai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang dilakukan dengan meminjam ruang di beberapa sekolah. "Di satu daerah, pesertanya kan bisa ribuan," tandasnya. Untuk selanjutnya tinggal distribusi naskah soal uji kompetensi.
 Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sudah melansir nama-nama bakal calon peserta sertifikasi guru. Nama-nama ini beberapa saat lagi akan diverifikasi terakhir untuk menetapkan daftar calon peserta sertifikasi guru. Unifah juga menjelaskan, kuota sertifikasi guru sudah dibagi per-kabupaten atau kota. "Jika ada nama-nama yang gagal ferifikasi dari bakal calon sertifikasi guru, akan digantikan urutan di bawahnya," tandas Unifah.
 Dengan cara ini, Unifah menekankan bisa menutup rapat peluang terjadinya kong-kalikong antara guru dengan oknum dinas pendidikan kabupaten dan kota. Unifah mengatakan, masyarakat bisa mengecek umur bakal calon peserta sertifikasi yang sudah diurut dari yang paling tua ke yang termuda.
 Unifah juga menuturkan, para guru tidak perlu khawatir untuk ikut uji kompetensi ini. Sebab, jika dalam pelaksanaan uji kompetensi perdana ada guru yang tidak lolos, akan diberi kesempatan ujian ulangan hinggal empat kali. Disela-sela ujian ulangan ini, para guru akan dibimbing intensif.
 

Tidak ada komentar: