DAFTAR BERITA

Senin, 21 April 2014

UN SMA Susulan 22-24 April

INFO TABAGSEL.com-Dewan Pendidikan Kota Medan berharap kepada panitia penyelenggara ujan negara Sekolah Menengah Atas susulan, 22-24 April 2014 tetap berjalan lancar, aman, tertib, dan jangan ada lagi yang mengalami kendala.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan, Dr Mutsohito Solin, MPd, di Medan, Senin, mengatakan, ujian susulan Sekolah Menegah Atas (SMA) tersebut, diikuti 23 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, dan harus berjalan sukses.

Ujian susulan tersebut dilaksanakan karena banyaknya tertukar naskah soal ujian nasional (UN) SMA yang digelar pada 14-16 April 2014.

“Pengawas harus memonitor dengan baik pelaksanaan UN SMA susulan itu, sehingga tidak ada lagi ditemui penyimpangan dan permainan,” ucap Mutsohito.

Dia menyebutkan, panitia UN SMA, sebelum mengirimkan naskah ujian susulan ke sekolah di kabupaten/kota harus lebih dahulu mencek kebenarannnya agar tidak terjadi lagi kesalahan.

“Kroschek ulang sangat diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan, kelalaian dan hal-hal negatif lainnya terhadap naskah UN tersebut,” ujar staf pengajar Universitas Negeri Medan (Unimed).

Selain itu, jelas Mutsohito, panitia UN SMA susulan yang berada di Dinas Pedidikan kabupaten/kota dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut harus lebih fokus bertugas.

“Hindari terjadinya kebocoran naskah UN SMA susulan tersebut, karena hal ini merupakan tugas dan tanggung jawab Diknas Kabupaten/Kota dan Diknas Provinsi Sumut,” ucap Ketua Dewan Pendidikan.

Sebab, katanya, kalau sempat terjadi kelalaian dan naskah UN SMA susulan tersebut beredar di masyarakat maupun orang yang tidak bertanggung jawab, maka hal ini akan merugikan nama baik Provinsi Sumut.

“Panitia penyelenggara UN SMA susulan di Sumut harus bertanggung jawab penuh dalam mengatasi hal-hal yang tidak diingini mengenai naskah ujian susulan tersebut,” kata Mutsohito.

Sebanyak 23 kabupaten/kota di Provinsi Sumut akan mengikuti UN SMA susulan tahun 2014, dan dilaksanakan pada tanggal 22-24 April.

Daerah yang tidak ikut melaksanakan UN susulan tersebut, yakni Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan Kota Sibolga.

Kemudian, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Pakpak Bharat.

Sedangkan, jumlah siswa yang mengikuti UN susulan sekitar 3 sampai 20 siswa, kecuali Kota Padang Sidempuan sebanyak 300 siswa, Kota Medan sebanyak 870 siswa dan Kabupaten Deli Serdang sebanyak 60 siswa.

Data jumlah peserta UN SMA di Provinsi Sumut, sebanyak 209.835 orang diikuti 956 SMA dengan jumlah peserta 99.563 orang, dan Madrasah Aliyah diikuti 429 sekolah dengan jumlah peserta 20.847 orang. Kemudian, SMA Luar Biasa (SMA LB) diikuti 2 sekolah dengan jumlah peserta 4 orang, SMK 819 sekolah peserta UN 85.042 orang

Tidak ada komentar: