Presiden meninggalkan Jakarta pada 3 Maret lalu. Tujuan pertamanya adalah Jerman. Di Berlin, ibu kota Jerman, Presiden SBY melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Federal Jerman Joachim Gauck dan Kanselir Angela Merkel. Presiden juga menghadiri pembukaan International Tourism Bourse (ITB). Indonesia bertindak sebagai mitra penyelenggara.
Kunjungan ini menghasilkan banyak langkah kerja sama konkret Indonesia dan Jerman. Diantaranya usulan dibentuknya Indonesia-Germany Advisory Group (IGAG) yang merupakan produk dari Deklarasi Jakarta.
Pada 6 Maret, Presiden menuju Hungaria. Di Budapest, ibu kota Hungaria, Presiden SBY melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Republik Hungaria Janos Ader dan PM Viktor Orban. Kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama ekonomi, terutama perdagangan dan investasi. RI-Hungaria juga sepakat kerja sama dalam pengelolaan air.
Dalam kesempatan itu pula ditandatangani MoU kerja sama pelatihan diplomatik antar kedua kementerian luar negeri kedua negara. Penandatanganan dilakukan oleh Menlu Marty Natalegawa dan Menlu Hungaria Janos Martonyi.
Menyertai Presiden SBY dalam lawatan ke Jerman dan Hungaria ini, antara lain, Menlu Marty Natalegawa, Mendag Gita Wirjawan, Menperin MS Hidayat, Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Seskab Dipo Alam. Turut pula Kepala BKPM Muhammad Chatib Basri, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.







1 komentar:
Admin padanglawasutarajaya tolong di masukan dong info loker untuk daerah kotanopan atau panyabungan :)
terima kasih
Posting Komentar