INFO TABAGSEL.com-Hujan kembang api menandai pembukaan Musabaqoh Tiwatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten dilapangan sepakbola Sipaitte Desa Hapsesong Baru Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (2/3) pagi.
Acara pembukaan juga diisi dengan upacara bendera, tari konfigurasi, penyerahan bantuan mobil PMI serta bantuan uang Rp 57 juta kepada 57 rumah tangga muskin se-kecamatan Batangtoru.
Dalam sambutannya Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengatakan, MTQ mempunyai tujuan yang sangat mulia, bukan hanya sekadar memperlihatkan keterampilan qori dan qoriah dalam melantunkan ayat - ayat suci Alquran namun juga menyampaikan pesan-pesan suci bahwa Alquran adalah sumber kebenaran, kebaikan, kesejahteraan dan keselamatan, baik keselamatan dunia maupun akhirat.
Selain itu, alquran mengandung nilai-nilai dalam membentuk akhlak manusia paripurna, yang tentunya sangat penting bagi kita, khususnya dalam melanjutkan pembangunan Tapanuli Selatan.
Dikatakan, pembangunan yang dilaksanakan adalah pembangunan yang menyeluruh dalam arti menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat meski harus diakui sangat banyak harapan yang ditumpukan masyarakat kepada pemerintah.
"Mengingat keterbatasan dana, maka belum seluruhnya harapan tersebut dapat dipenuhi atau direalisasikan namun demikian, kita tidak boleh berputus asa, kami akan tetap berupanya semaksimal mencari peluang-peluang, baik dengan cara efisiensi, melalui dana propinsi maupun dana pusat, yang mungkin pada masa-masa sebelumnya belum dilakukan pendekatan yang optimal, " terangnya.
Diharapkannya, masyarakat Batangtoru umumnya dan desa Hapesong Baru khususnya, agar dapat menjadi tuan rumah yang baik, yaitu dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh kontingen dan pengunjung yang akan menyaksikan mtq ini.
Kepada dewan hakim, Bupati meminta agar propesional, dalam arti, jujur, adil serta bertanggung jawab dan tidak memihak. sehingga hasilnya benar-benar memperolah kualitas yang terbaik dari yang baik-baik. karena para pemenang nantinya akan menjadi duta tapanuli selatan pada pelaksanaan mtqn tingkat propinsi.
Sedangkan kepada panitia serta aparat keamanan diminta bekerja keras, demi suksesnya pelaksanaan MTQ. "Kesucian Alquran yang diperlombakan, hendaknya jangan dikotori dengan perbuatan atau tindakan yang dapat merugikan orang lain, " ujarnya.
Ketua Panitia H. Pardamean Daulay melaporkan, tujuan digelarnya MTQ ini sebagai upaya dalam memberantas buta huruf Alquran dan mencari duta daerah yang akan mewakili Tapsel ditingkat provinsi Sumatera Utara.
"Total kafilah dalam MTQ ke- 45 ini adealah 510 orang dengan rincian 254 putra dan 225 putri berasal dari 14 kecamatan se-Kabupaten Tapsel, " terangnya sembari menyebut cabang yang diperlombakan antara lain tilawah, tafsir, fahmil qur’an, khottil quran, kaligrafi dan lainnya.
Pembukaan MTQ ke- 45 tersebut diawali dengan pawai taaruf dari Desa Napa menuju kantor camat Batangtoru dan pemukulan beduk oleh Bupati Tapsel disaksikan para Muspida diarena MTQ.
Turut menyampaikan kata sambutan, Ketua MUI Tapsel Drs H. Kosim AR , Kankemenag Tapsel Amran, Camat Batangtoru.
Hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Tapsel Aldinz Rapolo Siregar, Sekdakab Aswin Siregar, Manager ANJ Agri Tri Hidayat, mewakli DPRD Tapsel Suyatmo, PKK, Dharmawanita, pimpinan perbankan, perusahaan, pesantren, perguruan tinggi, OKP, Ormas, NNB, karang taruna, tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat Batangoru. (Analisa)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar