DAFTAR BERITA

Senin, 04 Maret 2013

Kampanye Terakhir GusMan di Padangsidimpuan Dipadati Warga

 Puluhan ribu massa memadati stadion HM Nurdin Padangsidimpuan pada kampanye akbar Cagubsu-Cawagubsu No.1, Gus Irawan Pasaribu-Sokirman, Minggu (3/3).

INFO TABAGSEL.com-Puluhan ribu warga memadati lokasi kampanye Gus Irawan Pasaribu dan Soekirman pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 yang terpusat di kampung halamannya Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan, Minggu (3/2).
Puluhan ribu massa itu berteriak histeris dan mengumandangkan takbir ketika mendengar Cagubsu idamannya menyatakan pemekaran Prov. Sumatera Tenggara dari Sumatera Utara.

Kampanye akbar terakhir Gus Irawan mendapat sabutan sangat antusias dari warga Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Apalagi Cagubsu No.1 ini sejak awal hingga akhir orasi menggunakan bahasa daerah.

"Selama ini pemekaran Sumteng hanya dijadikan komoditas politik. Sudah sekian lama kita menunggu, tak pernah terealisasi. Maka sudah saatnya kita putera Tabagsel memimpin Sumut, sehingga niat dan cita-cita itu segera terealisasi. Anggo inda halak hita paturena, ise dope (kalau bukan kita yang menggerakkan, siapa lagi ?)," kata Gus Irawan dan mendapat sambutan histeris ribuan massa.

Didampingi anggota DPR RI dari PAN, Yahdil Abdi Harahap, Ketua DPW PAN Sumut Syah Affandin alias Ondim, Ketua DPD PAN, Gerindra, dan partai pengusung se-Tabagsel, Gus menyebut di Sumut sudah terlalu banyak sekolah. Tetapi banyak lulusannya yang menjadi pengangguran. Maka jika terpilih pada Pilgubsu 7 Maret nanti, GusMan akan menjadikan lulusan SMA sebagai wirausahawan muda dengan pendidikan keterampilan dan bantuan modal bergulir.

Kontrak politik

Mengenai jenjang pendidikan perguruan tinggi di Tabagsel, GusMan sudah membuat kontrak politik untuk memperjuangkan peningkatan status Universitas Graha Nusantara (UGN) sebagai perguruan tinggi negeri. "Saat ini penegerian UGN masih terkendala karena tidak mendapat rekomendasi dari Gubsu yang sekarang," katanya.

Sementara untuk warga Sumut secara menyeluruh, GusMan akan mewujudkan peningkatan kesejahteraannya. Yakni dengan cara memberikan bantuan kredit modal bagi 50.000 pengusaha kecil setiap tahunnya. Sedangkan untuk petani, akan dibuat program ketersediaan pupuk setiap saat dan menjaga stabilitas harga gabah padi setiap musim panen. Sehingga petani Sumut tidak terjebak permainan spekulan dan benar-benar menikmati hasil panennya.

Putra asli Kota Padangsidimpuan ini lebih lanjut meyatakan keprihatinannya terhadap kondisi pembangunan infrastruktur jalan di Tabagsel. Dia mengatakan, kondisi infrastruktur di wilayah Sumut pada umumnya cukup memprihatinkan, hampir seluruh jalan nasional dan provinsi dalam keadaan rusak berat. Namun nasib daerah di Pantai Barat Sumut selalu seperti dianak tirikan.

"Mari sama-sama membangun untuk peningkatan infrastruktur di Sumut khususnya di Kota Padangsidimpuan sekitar,"ujarnya di depan puluhan ribu massa. Selain menyoroti permasalahan infrastruktur, anak pedagang beras itu juga merasa prihatin dengan lambannya peningkatan ekonomi rakyat di Sumut. Padahal, pemerintah pusat sudah memberikan peluang yang banyak untuk meningkatkan ekonomi rakyat.

"Peningkatan ekonomi atau kesejahteraan rakyat merupakan fokus utama kinerja kami bersama Soekirman jika diamanahkan memimpin Sumut periode 2013-2018. Sumut Sejahtera, itu tujuan utama kami," tegas Gus Irawan dengan logat bahasa Batak Angkola.

Usai orasi Gus Irawan, Ketua DPC PKB juga Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Muhammad Isnandar Nasution S.Sos, mengaku sangat respek dan terharu begitu mendengar janji politik GusMan akan pemekaran Sumteng. Menurutnya, masalah pekmekaran inlah yang tidak pernah terucap dan dipikirkan Cagubsu-Cawagubsu lain.

"Selaku Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa, saya mengimbau seluruh kader dan simpatisan untuk mendukung dan memilih GusMan di Pilgubsu 7 Maret nanti," kata Isnandar yang baru tepat dua bulan menjabat Wakil Wali Kota Padangsidimpuan.

 (Analisa)

Tidak ada komentar: