INFO TABAGSEL.com-Badan Meteorologi Jepang pada bulan Maret tahun depan akan menghentikan penyediaan informasi tsunami ke negara-negara di Samudra Hindia. Disebutkan bahwa beberapa negara di kawasan itu kini telah memiliki sistem informasinya sendiri.
Hari ini menandai 8 tahun terjadinya tsunami Samudra Hindia yang menyebabkan 220.000 orang tewas atau hilang. Negara-negara di kawasan Samudra Hindia saat itu tidak dilengkapi dengan sistem peringatan.
Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan buletin informasi tsunami kepada 24 negara di kawasan tersebut sejak tahun 2005, setahun pasca bencana terjadi. Badan juga telah menerbitkan 46 buletin termasuk pada tanggal 11 April tahun ini, menyusul sebuah gempa besar di lepas pantai Sumatera. Badan itu juga melakukan pelatihan kepada para teknisi Indonesia dalam penggunaan sistem informasi tsunami.
Badan itu juga menyatakan sistem informasi tsunami telah terbentuk di Indonesia, India dan Australia. Pihaknya akan mengakhiri layanan informasinya pada tanggal 31 Maret setelah mendapatkan persetujuan dari negara-negara terkait.NHK
Hari ini menandai 8 tahun terjadinya tsunami Samudra Hindia yang menyebabkan 220.000 orang tewas atau hilang. Negara-negara di kawasan Samudra Hindia saat itu tidak dilengkapi dengan sistem peringatan.
Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan buletin informasi tsunami kepada 24 negara di kawasan tersebut sejak tahun 2005, setahun pasca bencana terjadi. Badan juga telah menerbitkan 46 buletin termasuk pada tanggal 11 April tahun ini, menyusul sebuah gempa besar di lepas pantai Sumatera. Badan itu juga melakukan pelatihan kepada para teknisi Indonesia dalam penggunaan sistem informasi tsunami.
Badan itu juga menyatakan sistem informasi tsunami telah terbentuk di Indonesia, India dan Australia. Pihaknya akan mengakhiri layanan informasinya pada tanggal 31 Maret setelah mendapatkan persetujuan dari negara-negara terkait.NHK







Tidak ada komentar:
Posting Komentar