INFO TABAGSEL.com-Stanislas Wawrinka mengaku tak mengira menjadi juara Australia Terbuka dan tak percaya apakah dia sedang bermimpi, usai menang secara mengejutkan dari Rafael Nadal yang dibelit cedera pada final Australia Terbuka 2014.
"Saya
mengira saya sedang bermimpi. Ini perasaan yang aneh. Saya sudah
menyaksikan begitu banyak final. Saya selalu mencoba menyaksikan final
Grand Slam karena dari situ para pemain terbaik bermain.
"Sebelum
hari ini, bagi saya, itu bukanlah mimpi. Saya tak pernah mengira bisa
bermain di final. Saya tak pernah menyangka menjuarai Grand Slam. Dan
baru saja saya melakukannya."
Dia menambahkan,
"Mengalahkan Rafa, sekalipun dia cedera, saya kira saya telah memainkan
set pertama terbaik saya selama pertandingan ini. Saya sudah siap
bermain empat atau lima jam untuk mengalahkan Novak di perempatfinal,
mengalahkan Tomas Berdych di semifinal."
Wawrinka
menjadi pemain pertama sejak Sergi Bruguera pada Prancis Terbuka 1993
yang mengalahkan dua petenis teratas dunia, yaitu Nadal dan Djokovic.
Dia
mengaku telah berbicara dengan pelatihnya yang asal Swedia Magnus
Norman mengenai bermain di final Grand Slam, dan dia mengaku terkejut
betapa tenang dia memulai pertandingan.
"Magnus
bilang pada saya adalah penting untuk tak memikirkan hasil
pertandingan, namun pikirkanlah cara kamu ingin bermain, cara yang kamu
inginkan untuk memenangkan setiap poin," kata dia seperti dikutip AFP.
"Saya
kaget sendiri betapa tenang saya memulai pertandingan. Pada awalnya,
dia memang bagus, dia bugar, dia tidak cedera. Dan saya sendiri
memainkan tenis yang luar biasa.
"Lalu pada set
kedua pertandingan itu di mana saya harus tetap tenang dan hanya
mencoba tetap agresif karena dia lagi cedera, tapi dia masih saya
berusaha menggigit.
"Itu bukan pertandingan
yang mudah. Saya memulainya dengan sangat gugup karena saya mulai
menyadari bahwa saya bisa menjuarai Grand Slam. Namun pada akhirnya saya
kembali ke permainan dan fokus pada apa yang saya ingin lakukan."







Tidak ada komentar:
Posting Komentar