INFO TABAGSEL.com-Dari pantauan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) masih ada kementeraian yang harus lebih giat lagi untuk mencapai target proritas yang telah ditetapkan. "Presiden meminta semua koreksi, temuan, dan kritik dari UKP4 diterima dengan baik dan segera dilakukan perbaikan agar dua tahun sisa masa bakti ini betul-betul digunakan untuk mengejar target yang telah ditetapkan," kata Mensesneg Sudi Silalahi.
Sudi Silalahi menyampaikan hal ini dalam keterangan pers seusai rapat paripurna kabinet yang dipimpin Presiden SBY di Kantor Presiden, Kamis (27/12) sore. Rapat mendengarkan pertimbangan dan rekomendasi UKP4 dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengenai kinerja pemerintah setahun terakhir.
Menurut Mensesneg, pada triwulan pertama 2013 mendatang akan dilakukan konsolidasi atas temuan yang telah dipaparkan Watimpres dan UKP4 dalam rapat tadi. "Pada evaluasi tersebut sekaligus sudah ada solusi dan langkah konkret guna mengejar target prioritas pemerintah yang akan berakhir kurang lebih dua tahun dari sekarang," Sudi menambahkan.
Sementara itu, Sekretaris Dipo Alam yang memberi keterangan sebelum Sudi Silalahi menjelaskan, UKP4 juga menyampaikan perlunya perbaikan dalam mekanisme dan pembahasan anggaran antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan dan DPR. Pembahasan anggaran ini dirasa terlalu lama sehingga ketika anggaran tersebut disetujui, waktu pelaksanaannya sudah mepet.
"Kita harapkan ada perbaikan masalah manajemen anggaran ini," ujar Dipo Alam.
Dalam rapat tadi, Ketua Wantimpres Emil Salim memaparkan persoalan pertumbuhan penduduk dan displacementAPBN dan APBD. "Wantimpres menyampaikan agar pembangunan lebih fokus ke daerah Indonesia Timur karena masih dirasakan ada ketimpangan yang perlu dipangkas dalam dua tahun ke depan. Semua kementerian, sesuai dengan arahan Presiden dan masukan watimpres, nanti akan menyesuaikan dalam APBN-nya masing-masing," Dipo menjelaskan.
Wantimpres, lanjut Dipo, juga menyarankan perlunya peningkatan data yang lebih akurat mengenai pembangunan infrastuktur di daerah. Penyerapan anggaran 2012 juga masih perlu perbaikan.
Di awal keterangan persnya Dipo menjelaskan bahwa rapat paripurna kabinet kali ini lebih berisikan evaluasi 2012 dan masukan untuk menyosong tahun 2013 dan 2014. "Ini adalah suatu sistem manjemen dalam pemerintahan SBY, setiap tahun dilakukan evaluasi yang baik," ujar Dipo. "Banyak capaian positif, tetapi juga ada hal-hal yang perlu untuk ditingkatkan," Dipo menambahkan. (dit)
Sudi Silalahi menyampaikan hal ini dalam keterangan pers seusai rapat paripurna kabinet yang dipimpin Presiden SBY di Kantor Presiden, Kamis (27/12) sore. Rapat mendengarkan pertimbangan dan rekomendasi UKP4 dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengenai kinerja pemerintah setahun terakhir.
Menurut Mensesneg, pada triwulan pertama 2013 mendatang akan dilakukan konsolidasi atas temuan yang telah dipaparkan Watimpres dan UKP4 dalam rapat tadi. "Pada evaluasi tersebut sekaligus sudah ada solusi dan langkah konkret guna mengejar target prioritas pemerintah yang akan berakhir kurang lebih dua tahun dari sekarang," Sudi menambahkan.
Sementara itu, Sekretaris Dipo Alam yang memberi keterangan sebelum Sudi Silalahi menjelaskan, UKP4 juga menyampaikan perlunya perbaikan dalam mekanisme dan pembahasan anggaran antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan dan DPR. Pembahasan anggaran ini dirasa terlalu lama sehingga ketika anggaran tersebut disetujui, waktu pelaksanaannya sudah mepet.
"Kita harapkan ada perbaikan masalah manajemen anggaran ini," ujar Dipo Alam.
Dalam rapat tadi, Ketua Wantimpres Emil Salim memaparkan persoalan pertumbuhan penduduk dan displacementAPBN dan APBD. "Wantimpres menyampaikan agar pembangunan lebih fokus ke daerah Indonesia Timur karena masih dirasakan ada ketimpangan yang perlu dipangkas dalam dua tahun ke depan. Semua kementerian, sesuai dengan arahan Presiden dan masukan watimpres, nanti akan menyesuaikan dalam APBN-nya masing-masing," Dipo menjelaskan.
Wantimpres, lanjut Dipo, juga menyarankan perlunya peningkatan data yang lebih akurat mengenai pembangunan infrastuktur di daerah. Penyerapan anggaran 2012 juga masih perlu perbaikan.
Di awal keterangan persnya Dipo menjelaskan bahwa rapat paripurna kabinet kali ini lebih berisikan evaluasi 2012 dan masukan untuk menyosong tahun 2013 dan 2014. "Ini adalah suatu sistem manjemen dalam pemerintahan SBY, setiap tahun dilakukan evaluasi yang baik," ujar Dipo. "Banyak capaian positif, tetapi juga ada hal-hal yang perlu untuk ditingkatkan," Dipo menambahkan. (dit)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
KOMENTAR TIDAK BERBAU SARA,PORNOGRAFI DAN PELECEHAN INDIVIDU